Setelah Brexit, Ayah PM Inggris Justru Ingin Jadi Warga Prancis

Reza Gunadha, Rima Suliastini

Jum'at, 01 Januari 2021 | 09:11 WIB
Setelah Brexit, Ayah PM Inggris Justru Ingin Jadi Warga Prancis
Ilustrasi Brexit. [Shutterstock]

Suara.com - Stanley Johnson, ayah dari Perdana Menteri Inggris Boris Johnson berkata ingin pindah kewarganegaraan jika Inggris sudah resmi keluar Uni Eropa alias Brexit.

Menyadur CNN Jumat (01/01), Stanley diketahui ingin jadi warga Prancis dengan alasan "ingin selamanya menjadi warga Eropa". Pernyataan ini meluncur beberapa jam sebelum transisi Brexit berakhir.

"Ini bukan soal menjadi orang Prancis. Jika saya mengerti dengan benar, saya adalah orang Prancis," katanya kepada RTL dalam bahasa Prancis.

Stanley Johnson mengatakan ia memiliki hubungan yang erat dengan Prancis dan kini ia ingin kembali pada 'tanah leluhurnya', tempat di mana ibu dan kakeknya berasal.

"Ibu saya lahir di Prancis, ibunya sepenuhnya orang Prancis seperti halnya kakeknya. Jadi bagi saya ini pertanyaan untuk merebut kembali apa yang sudah saya miliki. Karena itu, saya sangat senang."

Perdana Menteri Inggris Boris Johnson. [AFP]
Anak Stanley Johnson, Perdana Menteri Inggris Boris Johnson. [AFP]

Pada malam pergantian tahun, Inggris mengakhiri masa transisinya dan resmi meninggalkan Uni Eropa. Istilah ini kerap disebut dengan Brexit.

Kesepakatan perdagangan pasca-Brexit antara UE dan Inggris mulai berlaku setelah kedua belah pihak menyetujui kesepakatan di menit terakhir.

Itu artinya, sebagian besar warga Inggris akan memulai 2021 dengan kehilangan kemampuan mereka untuk bebas bekerja dan melakukan perjalanan di sekitar blok 27 negara.

Stanley Johnson menegaskan bahwa Brexit tidak akan mengakhiri identitas Eropa bagi dirinya atau rakyat Inggris pada umumnya.

baca juga

"Saya akan selalu menjadi orang Eropa, itu pasti. Orang tidak bisa mengatakan kepada orang Inggris: 'Anda bukan orang Eropa'," lanjut Stanley Johnson.

Ayah Perdana Menteri ini sering menjadi berita utama sejak putranya memulai masa jabatan. Ia jadi sorotan karena dituduh membuat komentar Islamofobia di TV saat anaknya menang pemilu.

Sedangkan pada bulan Juli ia dikritik karena bepergian ke Yunani saat Inggris sedang diisolasi karena pandemi virus corona.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Varian Baru Covid-19 Mengganas di Inggris, PM Boris : Hadapi Masa Sulit

Varian Baru Covid-19 Mengganas di Inggris, PM Boris : Hadapi Masa Sulit

Sulsel | Jum'at, 25 Desember 2020 | 13:32 WIB

Gegara Varian Virus Corona Baru, London Lockdown (Lagi)

Gegara Varian Virus Corona Baru, London Lockdown (Lagi)

News | Minggu, 20 Desember 2020 | 05:00 WIB

Boris Johnson Dikarantina Lagi, Bagaimana dengan Brexit?

Boris Johnson Dikarantina Lagi, Bagaimana dengan Brexit?

News | Selasa, 17 November 2020 | 08:51 WIB

Terkini

Kabar Baik Warga Jakbar! Proyek Pelebaran Jalan Raya Joglo Dilanjutkan Usai Mandek Sejak 2019

Kabar Baik Warga Jakbar! Proyek Pelebaran Jalan Raya Joglo Dilanjutkan Usai Mandek Sejak 2019

News | Selasa, 03 November 2026 | 18:36 WIB

Tito Dorong Percepatan Penanganan Bencana, Daerah Diberi Ruang Tetapkan Status Tanggap Darurat

Tito Dorong Percepatan Penanganan Bencana, Daerah Diberi Ruang Tetapkan Status Tanggap Darurat

News | Selasa, 03 November 2026 | 18:36 WIB

Membaca Pikiran Orang Seperti Membaca Buku: Memahami Bahasa Tubuh Manusia

Membaca Pikiran Orang Seperti Membaca Buku: Memahami Bahasa Tubuh Manusia

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 18:35 WIB

Dari Cabut Izin hingga Kompensasi Korban, Ini 5 Tuntutan Koalisi soal Karhutla

Dari Cabut Izin hingga Kompensasi Korban, Ini 5 Tuntutan Koalisi soal Karhutla

News | Selasa, 03 November 2026 | 18:34 WIB

Dekan FEB Unair: Ekonomi Kuartal III-2026 Tumbuh 5,3 Persen, Investasi dan Manufaktur Menguat

Dekan FEB Unair: Ekonomi Kuartal III-2026 Tumbuh 5,3 Persen, Investasi dan Manufaktur Menguat

Bisnis | Selasa, 03 November 2026 | 18:30 WIB

Sinopsis Love and Wifi in the Palace, Cinta Beda Zaman Lewat Smartphone

Sinopsis Love and Wifi in the Palace, Cinta Beda Zaman Lewat Smartphone

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 18:30 WIB

Bukan Hanya Warga Miskin, Desil 7-8 Juga Diusulkan Dapat BPJS PBI

Bukan Hanya Warga Miskin, Desil 7-8 Juga Diusulkan Dapat BPJS PBI

News | Selasa, 03 November 2026 | 18:28 WIB

Lip Balm Tinted untuk Apa? Intip Manfaat dan 3 Rekomendasinya

Lip Balm Tinted untuk Apa? Intip Manfaat dan 3 Rekomendasinya

Lifestyle | Selasa, 03 November 2026 | 18:25 WIB

Bermain di Teras Saat Hujan, Bocah 12 Tahun di Gandus Palembang Tewas Tersengat Listrik

Bermain di Teras Saat Hujan, Bocah 12 Tahun di Gandus Palembang Tewas Tersengat Listrik

Sumsel | Selasa, 03 November 2026 | 18:21 WIB

MA Batalkan Suket SMA Gibran, Ada Apa dengan Syarat Cawapres 2024?

MA Batalkan Suket SMA Gibran, Ada Apa dengan Syarat Cawapres 2024?

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 18:15 WIB

×