RI Siap Mulai Vaksinasi, Fadli Zon Pertanyakan Hasil Uji Vaksin Sinovac

Reza Gunadha, Chyntia Sami Bhayangkara

Selasa, 05 Januari 2021 | 08:24 WIB
RI Siap Mulai Vaksinasi, Fadli Zon Pertanyakan Hasil Uji Vaksin Sinovac
Vaksinasi (Shutterstock)

Suara.com - Anggota DPR RI Fadli Zon mempertanyakan hasil uji klinis tahap III vaksin Covid-19 Sinovac. Sebab, pemerintah RI saat ini menyatakan siap mulai vaksinasi, namun belum memaparkan hasil uji klinis vaksin tersebut.

Hal itu disampaikan oleh Fadli Zon melalui akun Twitter miliknya @fadlizon.

Dalam cuitannya, Fadli merespon pemberitaan salah satu media online yang mewartakan Menko Ekonomi Airlangga Hartaro menyatakan jadwal vaksinasi dimulai pekan depan.

"Saya ingin bertanya kepada @KemenkesRI, vaksin Sinovac dari China yang akan disuntikkan itu vaksin vinal atau masih clinical trial tahap 3?" kata Fadli Zon seperti dikutip Suara.com, Selasa (5/1/2021).

Wakil Ketua Umum Partai Gerindra itu meminta agar Kementerian Kesehatan bisa menjawab pertanyaannya.

Sehingga, tidak ada kesimpangsiuran yang terjadi di tengah masyarakat terkait vaksinasi Covid-19 ini.

"Tolong dijawab agar jelas," ungkap Fadli.

Fadli Zon pertanyakan hasil uji klinis Sinovac sebelum mulai vaksinasi (Twitter/fadlizon)
Fadli Zon pertanyakan hasil uji klinis Sinovac sebelum mulai vaksinasi (Twitter/fadlizon)

Belum Kantongi Izin EUA

Pemerintah Indonesia telah mengimpor vaksin Sinovac asal Tiongkok. Vaksin tersebut juga telah mulai didistribusikan ke sejumlah daerah di Indonesia.

baca juga

Namun, vaksin tersebut belum mengantongi izin penggunaan darurat atau Emergency Use Authorization (EUA).

Kepala BPOM, Penny K Lukito mengatakan, vaksin Covid-19 diberikan izin khusus distribusi sebab membutuhkan waktu panjang dalam proses distribusi.

"EUA masih berproses, tapi vaksin sudah diberikan izin khusus untuk didistribusikan karena membutuhkan waktu untuk sampai ke seluruh daerah target di Indonesia," kata Penny.

Vaksinasi Dimulai Pertengahan Januari

Kementerian Kesehatan menyampaikan vaksinasi Covid-19 akan dimulai pada pertengahan atau pekan kedua Januari 2021.

Vaksinasi tahap pertama akaun diberikan kepada golongan prioritas yakni para tenaga kesehatan (nakes).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sudah Terima 14 Ribu, Banten Masih Kekurangan 68 Ribu Vaksin Covid-19

Sudah Terima 14 Ribu, Banten Masih Kekurangan 68 Ribu Vaksin Covid-19

Banten | Selasa, 05 Januari 2021 | 07:17 WIB

DKI Jakarta Akan Mulai Program Vaksinasi Virus Corona Pertengahan Januari

DKI Jakarta Akan Mulai Program Vaksinasi Virus Corona Pertengahan Januari

Health | Selasa, 05 Januari 2021 | 06:56 WIB

Ada Nakes Tolak Vaksin Sinovac, Dokter Reisa Singgung Sumpah Profesi

Ada Nakes Tolak Vaksin Sinovac, Dokter Reisa Singgung Sumpah Profesi

Health | Selasa, 05 Januari 2021 | 07:05 WIB

Terkini

Jakarta Dikepung Lima Aksi Demo, Pramono Anung Ingatkan Massa Tak Merusak Fasilitas Publik

Jakarta Dikepung Lima Aksi Demo, Pramono Anung Ingatkan Massa Tak Merusak Fasilitas Publik

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 13:41 WIB

Nur Alam Masuk PSI Meski Berstatus Bebas Bersyarat, KPK Ingatkan Parpol Utamakan Rekam Jejak Kader

Nur Alam Masuk PSI Meski Berstatus Bebas Bersyarat, KPK Ingatkan Parpol Utamakan Rekam Jejak Kader

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 13:30 WIB

Kondisi Selat Hormuz Terkini Setelah AS - Iran Damai

Kondisi Selat Hormuz Terkini Setelah AS - Iran Damai

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 13:18 WIB

Jangan Salahkan Rakyat! Ekonom Sebut Tata Kelola Pemerintah Jadi Biang Kerok Daya Beli Lesu

Jangan Salahkan Rakyat! Ekonom Sebut Tata Kelola Pemerintah Jadi Biang Kerok Daya Beli Lesu

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 13:13 WIB

PDIP Tegaskan Jadi Penyeimbang Pemerintah: Bukan Abu-abu, Tapi Teman yang Jujur

PDIP Tegaskan Jadi Penyeimbang Pemerintah: Bukan Abu-abu, Tapi Teman yang Jujur

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 13:07 WIB

Kabel Menjuntai Renggut Nyawa Siswi SMAN 6 Jakarta, Pramono Turun Tangan

Kabel Menjuntai Renggut Nyawa Siswi SMAN 6 Jakarta, Pramono Turun Tangan

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 13:06 WIB

Ketua DPR Iran ke AS: Jangan Minta Hal Berlebihan, Kami Tak Ragu Menghancurkan

Ketua DPR Iran ke AS: Jangan Minta Hal Berlebihan, Kami Tak Ragu Menghancurkan

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 12:56 WIB

Giliran Kelompok Tani Geruduk Patung Kuda, Suarakan Pengaruh MBG Hingga Reforma Agraria

Giliran Kelompok Tani Geruduk Patung Kuda, Suarakan Pengaruh MBG Hingga Reforma Agraria

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 12:42 WIB

Alasan KPK Belum Periksa Anggota Pansus Haji Diduga Terima 1 Juta Dolar AS

Alasan KPK Belum Periksa Anggota Pansus Haji Diduga Terima 1 Juta Dolar AS

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 12:33 WIB

Pagar Masih dari Bambu, Gibran Janjikan Revitalisasi Sekolah untuk Wilayah 3T

Pagar Masih dari Bambu, Gibran Janjikan Revitalisasi Sekolah untuk Wilayah 3T

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 12:22 WIB