Tolak Terbang ke Israel, Seorang Pilot Maskapai Emirates Ditangguhkan

Reza Gunadha, Hikmawan Muhamad Firdaus

Kamis, 14 Januari 2021 | 17:58 WIB
Tolak Terbang ke Israel, Seorang Pilot Maskapai Emirates Ditangguhkan
Ilustrasi Pesawat Emirates Airline.[Shutterstock]

Suara.com - Seorang pilot warga negara Tunisia ditangguhkan pihak maskapai penerbangan karena menolak terbang ke Israel.

Menyadur Middle East Monitor, Kamis (14/1/2021) Moneem Saheb Tabaa mengonfirmasi bahwa ia ditangguhkan oleh maskapai Emirates setelah menolak terbang ke Israel.

"Tuhan adalah [satu-satunya] yang menjaga saya…" kata Tabaa. Saya tidak menyesalinya." jela Tabaa di halaman Facebooknya.

Pilot tersebut ditangguhkan sambil menunggu sidang formal dari pihak maskapai.

Kabar mengenai penolakan pilot tersebut kemudian langsung viral di media sosial dan bahak pihak mengecam maskapai yang berbasis di Dubai, Uni Emirat Arab tersebut.

Sejumlah warganet juga memuji Tabaa atas sikapnya yang menentang maskapai sebagai bentuk perwujudan kesepakatan normalisasi antara Israel dan beberapa negara Arab.

UEA adalah negara pertama yang menjalin hubungan diplomatik dengan Israel, bersama dengan Bahrain, Sudan dan, baru-baru ini, Maroko.

Tunisia telah menyatakan secara konsisten bahwa ia tidak berniat mengikuti langkah normalisasi yang diperantarai oleh Amerika Serikat tersebut.

Dalam sebuah pernyataan akhir tahun lalu, kementerian luar negeri Tunisia mengatakan, "Karena Tunisia menghormati posisi kedaulatan negara lain, ia menegaskan bahwa pendiriannya berprinsip, dan perubahan dalam kancah internasional tidak akan pernah memengaruhinya."

baca juga

Setelah terpilih pada 2019, Presiden Tunisia Kais Saied mengatakan bahwa Palestina terukir di hati rakyat Tunisia dan mengatakan bahwa "Palestina bukanlah tanah yang terdaftar sebagai real estate."

Menyusul normalisasi Maroko dengan Israel, Ketua Parlemen Tunisia, dan ketua Gerakan Ennahda, Rached Ghannouchi mengaku terkejut.

"Kami terkejut dengan langkah ini, yang bertentangan dengan konsensus Arab seperti yang diungkapkan oleh Inisiatif Perdamaian Arab. Kami mendukung hak-hak rakyat Palestina sesuai dengan prinsip Arab dan persaudaraan Muslim serta hukum internasional." jelasnya.

Baik Tunisia dan Aljazair sepakat melarang pesawat Israel menggunakan wilayah udaranya untuk penerbangan menuju dan dari Maroko. Akibatnya, mereka mengambil rute tidak langsung melalui Eropa.

Maskapai Israel mulai mengoperasikan penerbangan langsung antara Tel Aviv dan UEA pada Agustus. Etihad Airways adalah maskapai penerbangan UEA pertama yang terbang ke Israel, membawa obat-obatan menuju Palestina.

Menurut situs berita Israel Globes, Emirates diperkirakan akan meluncurkan penerbangannya dari Dubai ke Tel Aviv bulan depan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

20 Migran Tewas Tenggelam di Lepas Pantai Tunisia, Temasuk 4 Wanita Hamil

20 Migran Tewas Tenggelam di Lepas Pantai Tunisia, Temasuk 4 Wanita Hamil

News | Selasa, 29 Desember 2020 | 14:54 WIB

Manajemen Air Jadi Solusi Atasi Ancaman Bencana Kekeringan di Tunisia

Manajemen Air Jadi Solusi Atasi Ancaman Bencana Kekeringan di Tunisia

Video | Kamis, 17 Desember 2020 | 13:05 WIB

Prancis Ungkap Pelaku Penusukan di Gereja Kota Nice yang Tewaskan 3 Orang

Prancis Ungkap Pelaku Penusukan di Gereja Kota Nice yang Tewaskan 3 Orang

News | Jum'at, 30 Oktober 2020 | 11:06 WIB

Terkini

Prabowo Kritik Teori Neolib: Katanya Kakayaan Menetes ke Bawah, Kalian Percaya?

Prabowo Kritik Teori Neolib: Katanya Kakayaan Menetes ke Bawah, Kalian Percaya?

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 20:25 WIB

Ketua Umum FKDT Apresiasi Langkah Presiden Redakan Polemik Kasus Febrie Adriansyah

Ketua Umum FKDT Apresiasi Langkah Presiden Redakan Polemik Kasus Febrie Adriansyah

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 20:23 WIB

Kebakaran Maut di Pulogadung, 3 Orang Tewas Saat Tidur Lelap

Kebakaran Maut di Pulogadung, 3 Orang Tewas Saat Tidur Lelap

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 19:55 WIB

Prabowo Kecam Pemimpin Provokator Ajak Bakar-bakar: Saya Percaya Hukum Karma

Prabowo Kecam Pemimpin Provokator Ajak Bakar-bakar: Saya Percaya Hukum Karma

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 19:50 WIB

Amnesty Kritik Pemekaran Papua: Negara Hanya Dengar Mereka yang Setuju Saja

Amnesty Kritik Pemekaran Papua: Negara Hanya Dengar Mereka yang Setuju Saja

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 19:39 WIB

Bukan Cuma Peluru, Pengungsi Papua Terancam Putus Sekolah dan Minim Medis

Bukan Cuma Peluru, Pengungsi Papua Terancam Putus Sekolah dan Minim Medis

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 19:32 WIB

Sebut Tanggung Jawab Wapres, Bambang Pacul Dinilai 'Main-main' dengan Isu Papua

Sebut Tanggung Jawab Wapres, Bambang Pacul Dinilai 'Main-main' dengan Isu Papua

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 19:24 WIB

Polri Serahkan Berkas Kasus Korupsi Eks Jampidsus Febrie Adriansyah ke Kejagung, Ini Detailnya

Polri Serahkan Berkas Kasus Korupsi Eks Jampidsus Febrie Adriansyah ke Kejagung, Ini Detailnya

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 19:10 WIB

Prabowo: yang Merasa Indonesia Suram Silakan Cari Negara Lain

Prabowo: yang Merasa Indonesia Suram Silakan Cari Negara Lain

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 18:35 WIB

Prabowo: Perkuat Koperasi Bukan Berarti Anti Perusahaan Besar

Prabowo: Perkuat Koperasi Bukan Berarti Anti Perusahaan Besar

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 18:14 WIB

×