Wagub Jakarta: Sejauh Ini Vaksin Covid-19 Tidak Ada Efek Samping

Siswanto

Selasa, 19 Januari 2021 | 23:36 WIB
Wagub Jakarta: Sejauh Ini Vaksin Covid-19 Tidak Ada Efek Samping
Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria di Balai Kota Jakarta, Selasa (22/12/2020). [ANTARA/Livia Kristianti]

Suara.com - Wakil Gubernur Jakarta Ahmad Riza Patria mengatakan hingga saat ini tidak ada efek samping dari vaksinasi COVID-19 di Jakarta.

"Pak presiden, para gubernur, bupati, wali kota dan para tokoh sudah melaksanakan, memberikan contoh dan teladan. Sejauh ini vaksin yang diberikan tidak masalah, tidak ada efek samping," kata Riza di Balai Kota Jakarta, Selasa (19/1/2021).

Riza berharap dengan telah dan sedang dilakukan vaksinasi tahap pertama untuk tenaga kesehatan dan para pejabat, proses vaksinasi berikutnya bisa berjalan lancar. Terlebih orang yang sudah disuntik vaksin Sinovac akan disuntik kembali untuk kedua kalinya dalam selang waktu 14 hari.

"Mudah-mudahan bisa lancar, vaksin kedua dan seterusnya seluruh warga yang memang berhak dan harus divaksin bisa segera mendapatkan," kata Riza.

Vaksinasi COVID-19 di Jakarta tahap pertama ditargetkan kepada 131.000 tenaga kesehatan di seluruh fasilitas pelayanan kesehatan DKI Jakarta.

Setiap penerima akan diberikan dua dosis vaksin COVID-19 dalam selang waktu 14 hari sehingga dibutuhkan kurang lebih 262.000 vaksin Sinovac untuk penyuntikan tahap pertama bagi tenaga kesehatan.

Kepala Dinas Kesehatan Jakarta Widyastuti mengungkapkan Jakarta baru mendapatkan 120.040 vaksin Sinovac dari pemerintah pusat dan sedang disuntikan kepada 60.000 tenaga kesehatan dan 20 tokoh publik.

Widyastuti mengungkapkan masih menunggu tambahan vaksin COVID-19 karena Jakarta masih membutuhkan 142.000 vaksin Sinovac untuk disuntikan kepada 71.000 tenaga kesehatan pada tahan pertama ini.

"Sesuai ketentuan bapak presiden, program vaksinasi COVID-19 menjadi tanggung jawab pemerintah (pusat)," ujar Widyastuti beberapa waktu lalu.

baca juga

Jakarta menargetkan 7.610.198 warga DKI diberikan vaksin COVID-19 sehingga kekebalan komunal (herd immunity) bisa tercapai. Setelah 131.000 tenaga kesehatan, kelompok berikut yang menjadi penerima vaksin adalah pelayan publik dengan jumlah sekitar 500.000 orang.

"Lalu, kelompok yang rentan secara geospasial maupun ekonomi ada tiga jutaan lebih, kelompok usaha dua jutaan lebih dan juga kelompok lansia," katanya.

Memang ada informasi dari Kementerian Kesehatan, selain umur 18 sampai 59 tahun, ada kelompok lansia tertentu yang bisa diberikan vaksin. "Itu sebanyak 980.000 lebih," kata dia.

Jakarta juga sudah menyiapkan 488 faskes terdaftar di P-Care BPJS sebagai tempat pelaksanaan vaksinasi COVID-19 yang mencakup RSUD, RS vertikal/TNI/Polri, RS swasta, Puskesmas dan klinik pemerintah atau swasta.

Kapasitas penyutikan vaksin di DKI Jakarta cukup besar sehingga bisa dilakukan kurang dari sepekan untuk 60.000 tenaga kesehatan. Namun, harus jeda 14 hari untuk disuntikan vaksin yang kedua.

"Kita juga sudah menyiapkan 1.498 vaksinator dengan kapasitas penyuntikan sebanyak 19.741 target vaksin per hari," kata Widyastuti.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Optimistis Menang Banding, Nadiem Makarim: Saya Sudah Buktikan Tidak Ada Korupsi

Optimistis Menang Banding, Nadiem Makarim: Saya Sudah Buktikan Tidak Ada Korupsi

News | Kamis, 24 September 2026 | 10:33 WIB

26.386 Personel Gabungan Disiapkan Kawal 99 Kegiatan di Jakarta Hari Ini

26.386 Personel Gabungan Disiapkan Kawal 99 Kegiatan di Jakarta Hari Ini

News | Kamis, 24 September 2026 | 10:08 WIB

Kata-kata Jujur Oxford United Ikhlaskan Marselino Ferdinan ke Persija Jakarta

Kata-kata Jujur Oxford United Ikhlaskan Marselino Ferdinan ke Persija Jakarta

Bola | Kamis, 24 September 2026 | 10:07 WIB

Kembali ke Indonesia, Marselino Ferdinan Ungkap Target Besarnya Bersama Persija

Kembali ke Indonesia, Marselino Ferdinan Ungkap Target Besarnya Bersama Persija

Bola | Kamis, 24 September 2026 | 09:58 WIB

Tak Ingin Hanya Jadi Penerima Bantuan! Kisah Penyandang Disabilitan Berjuang di Job Fair Jakbar

Tak Ingin Hanya Jadi Penerima Bantuan! Kisah Penyandang Disabilitan Berjuang di Job Fair Jakbar

News | Kamis, 24 September 2026 | 09:04 WIB

Ditemukan di Bengkulu, Jenazah Sukarman Kru Kapal Jurnalis Hilang Diterbangkan ke Jakarta

Ditemukan di Bengkulu, Jenazah Sukarman Kru Kapal Jurnalis Hilang Diterbangkan ke Jakarta

News | Kamis, 24 September 2026 | 08:46 WIB

JPO Stasiun JIS Ditutup Selama Konser The Weeknd, Ini Jalur Akses Alternatifnya

JPO Stasiun JIS Ditutup Selama Konser The Weeknd, Ini Jalur Akses Alternatifnya

News | Rabu, 23 September 2026 | 19:19 WIB

Truk Sampah Bogor Banyak yang Uzur, Pemkot Minta Hibah Armada ke Jakarta

Truk Sampah Bogor Banyak yang Uzur, Pemkot Minta Hibah Armada ke Jakarta

News | Rabu, 23 September 2026 | 19:09 WIB

Deretan Momen Manis Shin Tae-yong dan Marselino Ferdinan: Kaki Diinjak hingga Nebeng Pulang

Deretan Momen Manis Shin Tae-yong dan Marselino Ferdinan: Kaki Diinjak hingga Nebeng Pulang

Bola | Rabu, 23 September 2026 | 18:28 WIB

Breaking News! Marselino Ferdinan Resmi Gabung Persija Jakarta

Breaking News! Marselino Ferdinan Resmi Gabung Persija Jakarta

Bola | Rabu, 23 September 2026 | 15:42 WIB

Terkini

Dua Pulau Baru Muncul di Dekat Anak Krakatau, Apakah Ini Pusat Erupsi Baru?

Dua Pulau Baru Muncul di Dekat Anak Krakatau, Apakah Ini Pusat Erupsi Baru?

Sumsel | Kamis, 24 September 2026 | 23:37 WIB

28 PPKS di Karawang Jalani Asesmen untuk Penanganan Lanjutan

28 PPKS di Karawang Jalani Asesmen untuk Penanganan Lanjutan

Jabar | Kamis, 24 September 2026 | 23:31 WIB

Dua Yoni Situs Pocangan Jember Hilang, DPRD Desak Perlindungan Cagar Budaya Diperkuat

Dua Yoni Situs Pocangan Jember Hilang, DPRD Desak Perlindungan Cagar Budaya Diperkuat

Jatim | Kamis, 24 September 2026 | 23:11 WIB

Pemerintahan Prabowo Dorong Investasi Hijau dan Ketahanan Energi di PBB

Pemerintahan Prabowo Dorong Investasi Hijau dan Ketahanan Energi di PBB

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 22:57 WIB

Bikin Tenang! Tren Baru Transaksi QRIS Biar Penjual Enggak Kena Tipu

Bikin Tenang! Tren Baru Transaksi QRIS Biar Penjual Enggak Kena Tipu

Lifestyle | Kamis, 24 September 2026 | 22:45 WIB

Presiden dan DPR Tak Siap Beri Keterangan, Sidang Gugatan UU Cipta Kerja Ditunda

Presiden dan DPR Tak Siap Beri Keterangan, Sidang Gugatan UU Cipta Kerja Ditunda

News | Kamis, 24 September 2026 | 22:08 WIB

Rapat BI-Kemenkeu Alot, Bahas Likuiditas hingga Aliran Modal Asing

Rapat BI-Kemenkeu Alot, Bahas Likuiditas hingga Aliran Modal Asing

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 22:01 WIB

Karhutla Sumsel Tak Kunjung Padam, Bisakah Perusahaan yang Diduga Lalai Digugat?

Karhutla Sumsel Tak Kunjung Padam, Bisakah Perusahaan yang Diduga Lalai Digugat?

Sumsel | Kamis, 24 September 2026 | 21:59 WIB

Punya Kayu Melimpah, Ekspor Furnitur Indonesia Kalah dari Vietnam

Punya Kayu Melimpah, Ekspor Furnitur Indonesia Kalah dari Vietnam

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 21:56 WIB

Keracunan MBG Terulang, Mantan Bupati Batang Desak BGN Perketat Pengawasan SPPG

Keracunan MBG Terulang, Mantan Bupati Batang Desak BGN Perketat Pengawasan SPPG

Jawa Tengah | Kamis, 24 September 2026 | 21:55 WIB

×