Tak Ditemukan Tim SAR, 3 Orang Dinyatakan Hilang Akibat Gempa Sulbar

Dwi Bowo Raharjo, Stephanus Aranditio

Rabu, 20 Januari 2021 | 16:51 WIB
Tak Ditemukan Tim SAR, 3 Orang Dinyatakan Hilang Akibat Gempa Sulbar
Sebuah mainan boneka berada di sekitar reruntuhan rumah yang rusak akibat gempa bumi di Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat, Minggu (17/1/2021). [ANTARA FOTO/Abriawan Abhe]

Suara.com - Operasi SAR pencarian korban gempa di Mamuju dan Majene, Sulawesi Barat tidak menemukan hasil pada Rabu (20/1/2021). Kekinian tiga orang yang menjadi target pencarian dinyatakan hilang.

Kepala Operasi Basarnas Sulbar Fathur Rahman menjelaskan pihaknya sudah mencari tiga orang tersebut yang dilaporkan hilang di Kabupaten Majene itu selama lima hari namun tak membuahkan hasil.

"Korban dinyatakan tidak ditemukan, atau dinyatakan hilang itu 3 orang di Kabupaten Majene, ini korban dinyatakan hilang berdasarkan proses evakuasi yang telah dilakukan selama lima hari," kata Fathur dalam jumpa pers dari Majene, Rabu (20/1/2021).

Fathur menyebut tim SAR Gabungan telah menyatakan ketiganya hilang dengan pertimbangan antara lain tim sudah mengerahkan anjing pelacak, struktur tanah yang tidak stabil membahayakan petugas, dan masih ada gempa susulan.

"Tidak ada tanda-tanda keberadaan korban untuk ditemukan, serta dilengkapi surat pernyataan dari keluarga korban yang ditandatangani perwakilan tim rescue serta pemerintah setempat yang bisa dipertanggung jawabkan," jelasnya.

Oleh karena itu, jumlah korban meninggal dunia masih sama dengan hari kemarin yakni 90 orang jiwa meninggal dunia yang terdiri dari Mamuju 79 dan Majene 11 orang.

Selain itu, tercatat 679 orang luka ringan serta terdapat 253 orang mengalami luka berat, yaitu 189 orang luka berat di Kabupaten Mamuju dan 64 orang luka berat di Kabupaten Majene.

Kemudian 19.435 orang juga masih mengungsi, dengan rincian 15.014 orang mengungsi di Kabupaten Mamuju dan 4.421 orang mengungsi di Kabupaten Majene.

Tim SAR gabungan yang terdiri 1.625 personel terus melakukan pencarian di 20 sektor untuk mengevakuasi korban yang diduga masih terjebak di reruntuhan bangunan.

baca juga

Sementara, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) melaporkan bahwa sudah terjadi 31 kali gempa di Kabupaten Majene dan Mamuju, Sulawesi Barat terhitung sejak 14-18 Januari 2021.

Potensi gempa susulan masih akan terus terjadi dalam beberapa hari ke depan dengan intensitas gempa yang mulai berkurang.

Warga yang tinggal di pesisir pantai juga diimbau untuk segera melakukan evakuasi mandiri menjauhi pantai jika terjadi gempa kuat di pantai, mengingat pesisir Majene pernah terjadi tsunami pada tahun 1969.

Begitu pula dengan masyarakat yang tinggal di kawasan perbukitan atau yang melewati jalan di tepi tebing curam, perlu waspada karena gempa susulan signifikan dapat memicu terjadinya longsoran (landslide) dan runtuhan batu (rock fall).

Masyarakat diminta selalu waspada dan mengikuti informasi resmi yang tersedia melalui BMKG dan portal InaRisk untuk mengetahui situasi terkini.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bicara soal Gempa Bumi, Andi Arief: Hidup Seperti Menunggu Jackpot Energi

Bicara soal Gempa Bumi, Andi Arief: Hidup Seperti Menunggu Jackpot Energi

Hits | Rabu, 20 Januari 2021 | 14:10 WIB

CEK FAKTA: Krisis Kain Kafan, Jenazah Gempa Mamuju Dibungkus Daun Pisang?

CEK FAKTA: Krisis Kain Kafan, Jenazah Gempa Mamuju Dibungkus Daun Pisang?

Hits | Rabu, 20 Januari 2021 | 12:03 WIB

Jokowi Janjikan Rp 50 Juta Untuk Korban Gempa Sulbar, HNW: Lombok Aja Belum

Jokowi Janjikan Rp 50 Juta Untuk Korban Gempa Sulbar, HNW: Lombok Aja Belum

Hits | Rabu, 20 Januari 2021 | 12:14 WIB

4 Relawan PMI Tertular Covid-19 di Mamuju Gara-gara Ini

4 Relawan PMI Tertular Covid-19 di Mamuju Gara-gara Ini

Sulsel | Rabu, 20 Januari 2021 | 05:53 WIB

Terkini

Fasilitas Terbatas Tak Jadi Halangan, 3 Pelajar Kalbar Sabet 2 Emas 1 Perak

Fasilitas Terbatas Tak Jadi Halangan, 3 Pelajar Kalbar Sabet 2 Emas 1 Perak

Kalbar | Rabu, 16 September 2026 | 13:55 WIB

Pencarian Semalaman Berakhir Tragis, Siswa SMK Ditemukan Tewas 50 Meter dari Pantai Jatisari Rembang

Pencarian Semalaman Berakhir Tragis, Siswa SMK Ditemukan Tewas 50 Meter dari Pantai Jatisari Rembang

Jawa Tengah | Rabu, 16 September 2026 | 13:51 WIB

Masuk Lewat Dumai, 49,85 Ton Kacang Tanah Selundupan Siap Edar di Jakarta Digagalkan Polisi

Masuk Lewat Dumai, 49,85 Ton Kacang Tanah Selundupan Siap Edar di Jakarta Digagalkan Polisi

News | Rabu, 16 September 2026 | 13:50 WIB

Arab Saudi Luncurkan 450 Serangan Udara ke Houthi, 7 Wilayah Yaman Hancur

Arab Saudi Luncurkan 450 Serangan Udara ke Houthi, 7 Wilayah Yaman Hancur

News | Rabu, 16 September 2026 | 13:47 WIB

4 Moisturizer Fungal Acne Safe yang Tidak Memicu Bruntusan

4 Moisturizer Fungal Acne Safe yang Tidak Memicu Bruntusan

Lifestyle | Rabu, 16 September 2026 | 13:45 WIB

Semua Diundang! Fesmed Selat Malaka 2026 Buka Pendaftaran Peserta Seminar, Diskusi dan Lokakarya

Semua Diundang! Fesmed Selat Malaka 2026 Buka Pendaftaran Peserta Seminar, Diskusi dan Lokakarya

News | Rabu, 16 September 2026 | 13:43 WIB

Biaya Perang AS-Iran Telan Rp583 Triliun dalam 6 Bulan, Bikin AS di Ambang Krisis?

Biaya Perang AS-Iran Telan Rp583 Triliun dalam 6 Bulan, Bikin AS di Ambang Krisis?

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 13:37 WIB

Ditahan Kelompok Bersenjata di Papua, Aris Sanda Ditemukan Tewas Bersama Mobil Terbakar

Ditahan Kelompok Bersenjata di Papua, Aris Sanda Ditemukan Tewas Bersama Mobil Terbakar

News | Rabu, 16 September 2026 | 13:36 WIB

Ribuan Warga di Kepri Terjangkit ISPA, Madrasah Belajar dari Rumah Akibat Kabut Asap

Ribuan Warga di Kepri Terjangkit ISPA, Madrasah Belajar dari Rumah Akibat Kabut Asap

Batam | Rabu, 16 September 2026 | 13:35 WIB

Mengapa Bogor Tak Lagi Sedingin Dulu? Pakar IPB Ungkap Alasannya

Mengapa Bogor Tak Lagi Sedingin Dulu? Pakar IPB Ungkap Alasannya

Lifestyle | Rabu, 16 September 2026 | 13:35 WIB

×