Apa Arti SOS? Ini Fungsi Sinyal Bahaya Tersebut

Rifan Aditya

Kamis, 21 Januari 2021 | 15:40 WIB
Apa Arti SOS? Ini Fungsi Sinyal Bahaya Tersebut
Gambar sebagai ilustrasi - arti SOS - Heboh munculnya tulisan SOS di Pulau Laki, area pesawat Sriwijaya Air SJ182 jatuh (GoogleMaps).

Suara.com - Mungkin kamu sudah sering mendengar tentang singkatan SOS atau S.O.S. Namun tahukah kalian apa arti SOS? Simak penjelasannya dan fungsi sinyal bahaya tersebut.

Singkatan SOS ini biasanya digunakan untuk meminta pertolongan, terutama pertolongan saat ada di laut atau terdampar di pantai sebuah pulau.

Ada juga yang mengatakan, SOS merupakan singkatan dari "Save Our Ship" (Selamatkan Kapal Kami), atau "Save Our Souls" (Selamatkan Jiwa Kami). Tapi ternyata bukan begitu arti dari SOS ini. Lantas, apa arti SOS yang sebenarnya?

Arti SOS

Meskipun digunakan untuk meminta pertolongan, SOS sebenarnya bukan merupakan singkatan dari apapun. Sebenarnya, SOS ini merupakan kode Morse, yang terdiri dari tiga titik, tiga garis setrip, dan tiga titik (...---...).

Dalam kode Morse Internasional, tiga titik artinya adalah huruf S, sementara tiga garis setrip artinya adalah huruf O. Namun, sebenarnya itu hanya kebetulan saja.

Jadi sinyal kode Morse untuk pertolongan itu awalnya tidak disebutkan demikian. Karena kode Morsenya yang kebetulan membentuk huruf tertentu, maka jadilah sinyal untuk minta tolong disebut "SOS".

Sejarah Sinyal SOS

Ketika mesin radiotelegraf nirkabel pertama kali digunakan untuk kapal laut saat pergantian abad ke-20, pelaut yang berada dalam bahaya membutuhkan cara untuk menarik perhatian, memberikan sinyal saat berada dalam kesulitan, dan juga untuk meminta bantuan. Sinyal unik tersebut dibutuhkan guna memberitahukan situasi bahaya dengan jelas, cepat, dan tidak membingungkan. 

baca juga

Pada awalnya, organisasi dan negara yang berbeda memiliki sinyal marabahaya “internal” mereka sendiri-sendiri. Seperti Angkatan Laut AS menggunakan "NC", yang merupakan sinyal bendera maritim untuk bahaya dari Kode Sinyal Internasional.

Kemudian ada perusahaan Marconi, yang menyewakan peralatan dan operator telegrafnya ke berbagai kapal laut, menggunakan kode "CQD" untuk sinyal bahaya. Sementara itu, German Regulations for the Control of Spark Telegraphy pada tahun 1905 mengamanatkan bahwa semua operator Jerman menggunakan “… ---…”.

Adanya beberapa sinyal bahaya ini tentu saja bisa membingungkan. Itu berarti, kapal yang mengalami kesulitan di perairan asing bisa saja mengalami kendala bahasa komunikasi dengan pihak calon penyelamat, bahkan jika menggunakan Kode Morse Internasional sekalipun.

Karena masalah ini, berbagai negara memutuskan untuk berkumpul dan mendiskusikan gagasan untuk menetapkan beberapa peraturan Internasional untuk komunikasi radiotelegraf.

Kemudian lada tahun 1906, Konvensi Telegraf Nirkabel Internasional diadakan di Berlin, dan para delegasi berusaha untuk membuat panggilan darurat berstandar internasional.

Marconi “-.-. - .-- ..”, dan “……… -..-..- ..” (SSSDDD), yang diusulkan oleh Italia di konferensi sebelumnya, dianggap terlalu rumit. Maka, kode "... --- ..." (SOS) yang diusulkan oleh Jerman dianggap dapat dikirimkan dengan cepat dan mudah serta sulit untuk disalahartikan.

Inilah kemudian alasan sandi yang lebih dikenal dengan sinyal SOS dipilih sebagai sinyal bahaya untuk penggunaan secara Internasional, dan mulai berlaku pada tanggal 1 Juli 1908. 

Bagaimana, sekarang kamu lebih paham tentang apa arti SOS yang sebenarnya, bukan?

Kontributor : Rishna Maulina Pratama

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Heboh Tanda SOS Pulau Laki, Ini 5 Cara Kirim Sinyal Bantuan saat Tersesat

Heboh Tanda SOS Pulau Laki, Ini 5 Cara Kirim Sinyal Bantuan saat Tersesat

Lifestyle | Kamis, 21 Januari 2021 | 13:37 WIB

Sinyal Minta Tolong di Pulau Laki Hilang, Ini Temuan Basarnas

Sinyal Minta Tolong di Pulau Laki Hilang, Ini Temuan Basarnas

Sulsel | Kamis, 21 Januari 2021 | 12:59 WIB

Misteri Tanda SOS di Pulau Laki, Basarnas Sudah ke Lokasi, Ini Temuannya

Misteri Tanda SOS di Pulau Laki, Basarnas Sudah ke Lokasi, Ini Temuannya

Jakarta | Kamis, 21 Januari 2021 | 12:22 WIB

Terkini

7 Sandal Gunung Harga Rp100 Ribuan, Nyaman dan Mudah Kering untuk Outdoor

7 Sandal Gunung Harga Rp100 Ribuan, Nyaman dan Mudah Kering untuk Outdoor

Lifestyle | Selasa, 29 September 2026 | 14:21 WIB

Pipi Auto Fresh! 6 Blush On Nuansa Mauve yang Elegan untuk Daily Makeup

Pipi Auto Fresh! 6 Blush On Nuansa Mauve yang Elegan untuk Daily Makeup

Your Say | Selasa, 29 September 2026 | 14:20 WIB

Perkuat Pengelolaan Anggaran Jelang Akhir Tahun, Imigrasi Sumut Gelar Coaching Clinic

Perkuat Pengelolaan Anggaran Jelang Akhir Tahun, Imigrasi Sumut Gelar Coaching Clinic

Sumut | Selasa, 29 September 2026 | 14:19 WIB

Bahas RUU Pemilu, DPR Buka Ruang Dengar Aspirasi Partai Non-Parlemen Akhir Pekan Ini

Bahas RUU Pemilu, DPR Buka Ruang Dengar Aspirasi Partai Non-Parlemen Akhir Pekan Ini

News | Selasa, 29 September 2026 | 14:16 WIB

Fans Malaysia Ejek Indonesia Parkir Bus, Suporter Garuda Balik Menohok: 11 Lawan 10 Saja Tak Menang

Fans Malaysia Ejek Indonesia Parkir Bus, Suporter Garuda Balik Menohok: 11 Lawan 10 Saja Tak Menang

Bola | Selasa, 29 September 2026 | 14:14 WIB

Modus Ajak Jalan Lalu Cabuli Siswinya, Guru ASN di Situbondo Terancam Dipecat

Modus Ajak Jalan Lalu Cabuli Siswinya, Guru ASN di Situbondo Terancam Dipecat

Jatim | Selasa, 29 September 2026 | 14:14 WIB

Pungutan Liar kepada UMKM Bukan Tradisi yang Harus Dimaklumi

Pungutan Liar kepada UMKM Bukan Tradisi yang Harus Dimaklumi

Your Say | Selasa, 29 September 2026 | 14:10 WIB

Apakah Hari Kesaktian Pancasila 1 Oktober Libur Nasional? Ini Jawabannya

Apakah Hari Kesaktian Pancasila 1 Oktober Libur Nasional? Ini Jawabannya

Lifestyle | Selasa, 29 September 2026 | 14:10 WIB

Anggaran Habis, Program Mati: Ada yang Salah dengan Cara Pemerintah Bekerja

Anggaran Habis, Program Mati: Ada yang Salah dengan Cara Pemerintah Bekerja

Your Say | Selasa, 29 September 2026 | 14:10 WIB

Media Belanda Angkat Topi dengan Aksi Heroik Maarten Paes saat Lawan Malaysia

Media Belanda Angkat Topi dengan Aksi Heroik Maarten Paes saat Lawan Malaysia

Bola | Selasa, 29 September 2026 | 14:08 WIB

×