Bikin Pesta Saat Lockdown, Polisi Bubarkan Pernikahan di Sekolah Yahudi

Reza Gunadha | Rima Suliastini | Suara.com

Sabtu, 23 Januari 2021 | 14:37 WIB
Bikin Pesta Saat Lockdown, Polisi Bubarkan Pernikahan di Sekolah Yahudi
Ilsutrasi pesta pernikahan. (Shutterstock)

Suara.com - Sebuah pesta pernikahan di Inggris yang diadakan secara diam-diam di bangunan sekolah Yahudi dibubarkan oleh kepolisian. Tamu yang diundang dalam pesta ini mencapai 400 orang.

Menyadur BBC Sabtu (23/01), petugas menemukan jendela di The Yesodey Hatorah Senior Girls' School di Stamford Hill dalam posisi tertutup. Para tamu dilaporkan kabur dari sekolah Yahudi Ortodoks Charedi ketika polisi tiba.

Penyelenggara pesta dikenakan hukuman denda sekitar Rp 192 juta karena melanggar aturan lockdown.

Polisi Met awalnya mengklaim sekitar 400 tamu menghadiri pertemuan tersebut. Tapi dalam sebuah pernyataan, mereka menyebut sekitar 150 orang yang hadir di  pesta pernikahan ini yang melanggar hukum ini.

"Orang-orang di seluruh negeri membuat pengorbanan dengan membatalkan atau menunda pernikahan dan perayaan lainnya dan tidak ada alasan untuk jenis perilaku ini.

Ilustrasi Covid-19.(Pixabay/fernandozhiminaicela)
Ilustrasi Covid-19.(Pixabay/fernandozhiminaicela)

"Petugas saya bekerja tanpa lelah dengan masyarakat dan kami tidak akan ragu untuk mengambil tindakan penegakan hukum jika itu diperlukan untuk menjaga keamanan orang."

Sementara itu, Boris Johnson melalui juru bocara mengatakan akan mengambil tindakan serius terhadap orang yang secara mencolok dan egois mengabaikan aturan.

"Pertemuan besar seperti itu menimbulkan risiko kesehatan, tidak hanya bagi mereka yang hadir tetapi mereka yang tinggal bersama mereka atau orang lain yang mungkin berhubungan dengan mereka."

The Yesodey Hatorah Senior Girls' School adalah sekolah putri Yahudi Ortodoks Charedi. kepala sekolahnya meninggal bulan April lalu karena Covid-19.

Juru bicara sekolah ini mengatakan aula sekolah mereka memang kerap disewakan tapi ia tak mengetahui jika itu akan dijadikan pesta pernikahan.

Rabbi Mirvis, yang menjabat sebagai kepala komunitas Yahudi ortodoks Inggris tetapi bukan pemimpin kelompok Charedi, menyebut pesta pernikahan itu sebagai "penodaan paling memalukan dari semua yang kita sayangi".

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Belasan Orang Positif Covid-19 Usai Hadir di Pesta Ulang Tahun Kucing

Belasan Orang Positif Covid-19 Usai Hadir di Pesta Ulang Tahun Kucing

Bekaci | Jum'at, 22 Januari 2021 | 17:32 WIB

Lagi Pesta Miras, Pria Ini Cekoki Bir ke Keponakannya yang Berusia 4 Bulan

Lagi Pesta Miras, Pria Ini Cekoki Bir ke Keponakannya yang Berusia 4 Bulan

Kaltim | Jum'at, 22 Januari 2021 | 14:41 WIB

Mobil Pikap Angkut Ayam Muncul di Pesta Pernikahan, Tamu Undangan Riuh

Mobil Pikap Angkut Ayam Muncul di Pesta Pernikahan, Tamu Undangan Riuh

Kalbar | Jum'at, 22 Januari 2021 | 10:24 WIB

Terkini

DPRD DKI Bentuk Pansus, Target Jakarta Bebas Sampah 2030

DPRD DKI Bentuk Pansus, Target Jakarta Bebas Sampah 2030

News | Sabtu, 11 April 2026 | 12:51 WIB

Sampah Setinggi 6 Meter di Pasar Induk Kramat Jati Berhasil Dibersihkan

Sampah Setinggi 6 Meter di Pasar Induk Kramat Jati Berhasil Dibersihkan

News | Sabtu, 11 April 2026 | 12:39 WIB

Terjaring OTT, Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo Tiba di Gedung KPK Pagi Ini

Terjaring OTT, Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo Tiba di Gedung KPK Pagi Ini

News | Sabtu, 11 April 2026 | 11:56 WIB

Ada Lebaran Betawi, Berikut Rekayasa Lalu Lintas di Lapangan Banteng

Ada Lebaran Betawi, Berikut Rekayasa Lalu Lintas di Lapangan Banteng

News | Sabtu, 11 April 2026 | 11:05 WIB

OTT KPK di Tulungagung: Selain Bupati Gatut Sunu Wibowo, 15 Orang Juga Diamankan

OTT KPK di Tulungagung: Selain Bupati Gatut Sunu Wibowo, 15 Orang Juga Diamankan

News | Sabtu, 11 April 2026 | 10:26 WIB

Tiba di Pakistan, Tim Perunding Iran Ingatkan Pengalaman Pahit Dikhianati AS

Tiba di Pakistan, Tim Perunding Iran Ingatkan Pengalaman Pahit Dikhianati AS

News | Sabtu, 11 April 2026 | 09:49 WIB

Jaga Kelestarian Alam, Ekowisata Mangrove di Lombok Timur Ini 'Mengalah' Demi Napas Lingkungan

Jaga Kelestarian Alam, Ekowisata Mangrove di Lombok Timur Ini 'Mengalah' Demi Napas Lingkungan

News | Sabtu, 11 April 2026 | 08:24 WIB

Kisah Supriadi: Dulu Belajar Silvofishery ke Kalimantan, Kini Sukses Budidaya Nila di Lombok Timur

Kisah Supriadi: Dulu Belajar Silvofishery ke Kalimantan, Kini Sukses Budidaya Nila di Lombok Timur

News | Sabtu, 11 April 2026 | 07:00 WIB

KPK OTT di Tulungagung, Bupati Gatut Sunu Diamankan

KPK OTT di Tulungagung, Bupati Gatut Sunu Diamankan

News | Jum'at, 10 April 2026 | 21:42 WIB

Seskab Teddy Pastikan Indonesia Tidak Akan Tarik Pasukan dari UNIFIL

Seskab Teddy Pastikan Indonesia Tidak Akan Tarik Pasukan dari UNIFIL

News | Jum'at, 10 April 2026 | 21:28 WIB