Presiden Afrika Selatan Desak Negara Kaya untuk Stop Timbun Vaksin Covid-19

Reza Gunadha | Hikmawan Muhamad Firdaus | Suara.com

Selasa, 26 Januari 2021 | 17:44 WIB
Presiden Afrika Selatan Desak Negara Kaya untuk Stop Timbun Vaksin Covid-19
Ilustrasi Vaksin Covid-19 (getty image)

Suara.com - Presiden Afrika Selatan Cyril Ramaphosa mendesak negara-negara kaya untuk berhenti menimbun vaksin Covid-19.

"Kami membutuhkan mereka yang telah menimbun vaksin untuk melepaskan vaksin tersebut sehingga negara lain dapat memilikinya," ujar Presiden Ramaphosa disadur The Straits Times.

Presiden Afrika Selatan tersebut juga mengatakan pada pertemuan virtual Forum Ekonomi Dunia, jika negara kaya mendapatkan vaksin melebihi kebutuhannya.

"Negara-negara kaya di dunia keluar dan memperoleh vaksin dalam dosis besar ... Beberapa negara bahkan memperoleh hingga empat kali lipat dari kebutuhan populasinya ... dengan mengesampingkan negara lain," katanya.

Presiden yang juga menjabat sebagai ketua Uni Afrika, mengatakan negara-negara Afrika menginginkan akses vaksin secepat negara lain.

Afrika Selatan menjadi negara yang sangat terpukul oleh pandemi Covid-19 di benua Afrika, dan benua itu secara sedang berjuang untuk mendapatkan vaksin.

Benua Afrika kini tengah berjuang mendapatkan vaksin Covid-19 dari berbagai pengembang untuk dapat memulai program vaksinasi pada 1,3 miliar warganya.

"Kita semua tidak aman jika beberapa negara memvaksinasi rakyatnya dan negara lain tidak memvaksinasi," kata Ramaphosa.

"Kita semua harus bertindak bersama dalam memerangi virus corona." tegasnya.

Hingga Selasa (26/1), Afrika Selatan telah mencatat 1,4 juta kasus Covid-19 kumulatif dan menelan korban jiwa hingga 41.117.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Terungkap! Kasus Baru Covid-19 di Selandia Baru Adalah....

Terungkap! Kasus Baru Covid-19 di Selandia Baru Adalah....

Tekno | Selasa, 26 Januari 2021 | 05:30 WIB

Varian Baru Covid-19 Disebut Kalahkan Pengobatan Plasma, Efektifkah Vaksin?

Varian Baru Covid-19 Disebut Kalahkan Pengobatan Plasma, Efektifkah Vaksin?

Batam | Senin, 25 Januari 2021 | 08:31 WIB

Ilmuwan Sebut Varian Baru Covid-19 Kalahkan Pengobatan Plasma

Ilmuwan Sebut Varian Baru Covid-19 Kalahkan Pengobatan Plasma

Tekno | Senin, 25 Januari 2021 | 05:45 WIB

Terkini

Benjamin Netanyahu Siap-siap Sidang Korupsi Lagi

Benjamin Netanyahu Siap-siap Sidang Korupsi Lagi

News | Jum'at, 10 April 2026 | 12:57 WIB

Bulog: Stok Beras Nasional 4,6 Juta Ton Tersebar Merata, Ketahanan Pangan Aman Hadapi El Nino

Bulog: Stok Beras Nasional 4,6 Juta Ton Tersebar Merata, Ketahanan Pangan Aman Hadapi El Nino

News | Jum'at, 10 April 2026 | 12:52 WIB

Lawan Ketimpangan! Ini 5 Mandat Politik Kongres VI KPI Demi Keadilan Ekonomi Perempuan

Lawan Ketimpangan! Ini 5 Mandat Politik Kongres VI KPI Demi Keadilan Ekonomi Perempuan

News | Jum'at, 10 April 2026 | 12:52 WIB

Polisi Sebut WFH ASN Bikin Jalanan Jakarta Lebih Lengang Hari Ini

Polisi Sebut WFH ASN Bikin Jalanan Jakarta Lebih Lengang Hari Ini

News | Jum'at, 10 April 2026 | 12:39 WIB

Geledah Rumah PNS dan Pihak Swasta, KPK Amankan Bukti Kasus Pemerasan dan Gratifikasi di Madiun

Geledah Rumah PNS dan Pihak Swasta, KPK Amankan Bukti Kasus Pemerasan dan Gratifikasi di Madiun

News | Jum'at, 10 April 2026 | 12:33 WIB

Ogah Santai Saat WFH Jumat, Pramono Anung Pantau Pengerukan Kanal Banjir Barat

Ogah Santai Saat WFH Jumat, Pramono Anung Pantau Pengerukan Kanal Banjir Barat

News | Jum'at, 10 April 2026 | 12:31 WIB

Ngaku Bisa Atur Kasus Korupsi, 4 Petugas KPK Gadungan Ditangkap

Ngaku Bisa Atur Kasus Korupsi, 4 Petugas KPK Gadungan Ditangkap

News | Jum'at, 10 April 2026 | 12:28 WIB

WFH Jumat Perdana, Sebagian Kursi ASN Jakarta di Balai Kota Tak Terisi

WFH Jumat Perdana, Sebagian Kursi ASN Jakarta di Balai Kota Tak Terisi

News | Jum'at, 10 April 2026 | 12:24 WIB

Indonesia Lebih Dulu, Kenapa Donald Trump Pilih Pakistan Jadi Mediator Damai?

Indonesia Lebih Dulu, Kenapa Donald Trump Pilih Pakistan Jadi Mediator Damai?

News | Jum'at, 10 April 2026 | 11:44 WIB

Iran Endus Rencana Licik AS: Curiga Sabotase Perundingan dan Jadikan Israel Tameng

Iran Endus Rencana Licik AS: Curiga Sabotase Perundingan dan Jadikan Israel Tameng

News | Jum'at, 10 April 2026 | 11:38 WIB