Siswa SPN Tewas Penuh Luka, Polda Malut Malah Bilang Covid-19 dan Epilepsi

Reza Gunadha, Ria Rizki Nirmala Sari

Selasa, 26 Januari 2021 | 18:37 WIB
Siswa SPN Tewas Penuh Luka, Polda Malut Malah Bilang Covid-19 dan Epilepsi
Ilustrasi mayat. [Antara]

Suara.com - Siswa Bintara Sekolah Polisi Negara (SPN) Polda Maluku Utara, Muhammad Rian Assidiq (19) meninggal dunia di Instalasi Gawat Darurat RSUD Chasan Boesoirie, dengan kondisi tubuh luka lebam hingga melepuh pada 29 November 2020.

Pihak keluarga justru mendapatkan informasi kalau Polda Maluku Utara melaporkan kematian Rian akibat epilepsi dan positif Covid-19 ke Mabes Polri

Ibunda Rian, Achmet Kusnawati Muksin atau Etta mengatakan, informasi itu diperolehnya melalui kertas berisikan laporan atas nama Karo SDM Polda Maluku Utara, yang diambil dari kotak uang duka di rumahnya.

Dalam laporan yang ditujukan untuk Mabes Polri itu, kondisi kematian Rian justru tidak disampaikan sesuai dengan kondisinya. 

"Menyatakan almarhum ini kena epilepsi, corona dan pemakaman secara protokol kesehatan covid-19," kata Etta dalam sebuah siaran pers yang digelar KontraS secara daring, Selasa (26/1/2021). 

Etta dan pihak keluarga lainnya justru bingung. Pasalnya, Rian belum pernah dites covid-19, bahkan belum dimakamkan. Namun keterangan yang disampaikan Polda Malut justru seolah-olah Rian sudah dimakamkan. 

Kemudian, masih dari kotak yang sama, Etta juga mendapatkan kertas berisikan cetakan obrolan pesan instan yang menyebut, Rian sudah merasakan sakit sejak 26 November 2021.

Hal itu disesalkan pihak keluarga karena pihak SPN Polda Malut seolah tidak peduli dengan siswa yang tengah sakit. 

Satu hal yang dikritik Etta adalah, tidak adanya dokumen riwayat kesehatan para siswa yang dipegang oleh SPN Polda Malut.

Karenanya, ketika Rian jatuh sakit, Polda Malut baru menyerahkan data riwayat kesehatannya kepada pihak SPN Polda Malut di Sufifi. 

Kejadian bermula ketika Rian dilarikan ke rumah sakit karena disebut terjatuh saat menjalani pendidikan.

Etta juga dihubungi oleh salah satu pendidik Rian, untuk mendatangi IGD guna memberikan dukungan terhadap korban. 

Sesampainya di rumah sakit, Etta melihat Rian sudah dalam kondisi koma dan tubuhnya penuh luka. Salah satu pendidik mengatakan, luka-luka itu disebabkan karena Rian terjatuh. 

Namun, luka-luka yang dilihat Etta pun tidak menunjukkan akibat jatuh. Karena luka-luka yang dilihatnya itu seperti luka di jemari kaki, pelipis, dan pinggang belakang. 

"Terus besoknya kita mandikan Rian, ibu temukan ini (luka) melepuh besar seperti warna putih ada di bawah pusar. Terus ini juga yang melepuh di belakang punggung di pinggang. Nah, kami keluarga sangat kaget kok bisa ada seperti ini," ujarnya. 

Pihak rumah sakit tidak menginformasikan soal penyebab kematian Rian yang sebenarnya. Pasalnya, pihak keluarga tidak pernah mendapatkan hasil visum. 

Justru yang ada, pihak keluarga hanya memperoleh hasil resume pemeriksaan umum. Dalam hasil tersebut Rian disebutkan mengalami infeksi luas yang menyebabkan kegagalan organ dan tekanan darah sangat rendah.

Kondisinya Rian pun bisa mengancam jiwa yang disebabkan infeksi lokal, seluruh sistem parah dan segera memerlukan bantuan medis. 

Kemudian, Rian didiagnosis mengalami radang otak dan sekitarnya, karena suatu kondisi yang disebabkan oleh virus dan pendarahan pada ruangan antara otak serta jaringan yang menutupi otak.

Resume itu ditandatangani oleh dr Endang. Tetapi, Etta mengaku tidak pernah diberikan hasil visum lebih lanjut oleh pihak RS. 

"Mereka tidak mengasih tahu kepada kami kalau akibat kematian ade ini karena apa, apa, apa, mereka tutupi itu yang kami sesalkan apalagi ibu, ibu kecewa dan ibu sesalkan. Sakit rasanya memang."

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Polisi Tangkap Kapal Penyelundup Miras di Saloko, Isinya Bikin Tepuk Jidat

Polisi Tangkap Kapal Penyelundup Miras di Saloko, Isinya Bikin Tepuk Jidat

Banten | Selasa, 26 Januari 2021 | 17:37 WIB

Hujan Deras, Mabes Polri Jakarta Selatan Dikepung Banjir

Hujan Deras, Mabes Polri Jakarta Selatan Dikepung Banjir

Jakarta | Senin, 25 Januari 2021 | 18:33 WIB

Risma ke Halmahera Utara Bawa Pesan Jokowi

Risma ke Halmahera Utara Bawa Pesan Jokowi

News | Selasa, 19 Januari 2021 | 21:57 WIB

Risma Kunjungi Korban Banjir di Halmahera Utara, Lanjut ke Manado

Risma Kunjungi Korban Banjir di Halmahera Utara, Lanjut ke Manado

Jawa Tengah | Selasa, 19 Januari 2021 | 21:36 WIB

Sniper Brimob Kepung Mabes Polri, Keluarkan Tembakan Peringatan ke Kapolri

Sniper Brimob Kepung Mabes Polri, Keluarkan Tembakan Peringatan ke Kapolri

Sulsel | Kamis, 14 Januari 2021 | 09:35 WIB

Gempa Bumi Berkekuatan Magnitudo 5 Guncang Tobelo Maluku Utara

Gempa Bumi Berkekuatan Magnitudo 5 Guncang Tobelo Maluku Utara

Hits | Kamis, 14 Januari 2021 | 07:36 WIB

Kisruh Internal Berujung Pengepungan Mabes Polri oleh Sniper Brimob

Kisruh Internal Berujung Pengepungan Mabes Polri oleh Sniper Brimob

Lampung | Kamis, 14 Januari 2021 | 07:30 WIB

Terkini

Polisi hingga DPR Kelola SPPG, Guru Ngeluh Kesulitan Mengadu soal MBG

Polisi hingga DPR Kelola SPPG, Guru Ngeluh Kesulitan Mengadu soal MBG

News | Senin, 15 Juni 2026 | 21:37 WIB

BGN Akui Motor Listrik Masih Menumpuk, Semua Aset Era Dadan Hindayana Akan Dimaksimalkan

BGN Akui Motor Listrik Masih Menumpuk, Semua Aset Era Dadan Hindayana Akan Dimaksimalkan

News | Senin, 15 Juni 2026 | 21:20 WIB

Cek Langsung Penerima BSPS di Jakbar, Mendagri Dorong Pemda Perluas Dukungan Bedah Rumah lewat APBD

Cek Langsung Penerima BSPS di Jakbar, Mendagri Dorong Pemda Perluas Dukungan Bedah Rumah lewat APBD

News | Senin, 15 Juni 2026 | 21:07 WIB

Prabowo Terima Utusan Qatar, Kerja Sama Investasi dan Pembangunan Jadi Fokus Pembahasan

Prabowo Terima Utusan Qatar, Kerja Sama Investasi dan Pembangunan Jadi Fokus Pembahasan

News | Senin, 15 Juni 2026 | 21:04 WIB

Siapa Perwakilan Mahasiswa Demo yang Temui Gibran Hari Ini

Siapa Perwakilan Mahasiswa Demo yang Temui Gibran Hari Ini

News | Senin, 15 Juni 2026 | 20:43 WIB

Anggaran MBG 2027 Tembus Rp270 Triliun, Masih Pakai Dana Pendidikan dan Kesehatan

Anggaran MBG 2027 Tembus Rp270 Triliun, Masih Pakai Dana Pendidikan dan Kesehatan

News | Senin, 15 Juni 2026 | 20:40 WIB

Tak Lagi Flat Rp6 Juta, BGN Ubah Aturan Insentif SPPG, Begini Skemanya

Tak Lagi Flat Rp6 Juta, BGN Ubah Aturan Insentif SPPG, Begini Skemanya

News | Senin, 15 Juni 2026 | 20:28 WIB

BEM UBK Ultimatum Gibran 5x24 Jam: Penuhi Tuntutan atau Aksi Berjilid-jilid

BEM UBK Ultimatum Gibran 5x24 Jam: Penuhi Tuntutan atau Aksi Berjilid-jilid

News | Senin, 15 Juni 2026 | 20:15 WIB

BGN Mendadak Setop MBG Selama Libur Sekolah, Seluruh Dapur Bakal Diaudit

BGN Mendadak Setop MBG Selama Libur Sekolah, Seluruh Dapur Bakal Diaudit

News | Senin, 15 Juni 2026 | 20:15 WIB

Periksa Pejabat ESDM, KPK Usut Produksi Metrik Ton Batu Bara hingga Setoran PNBP dalam Kasus Kukar

Periksa Pejabat ESDM, KPK Usut Produksi Metrik Ton Batu Bara hingga Setoran PNBP dalam Kasus Kukar

News | Senin, 15 Juni 2026 | 20:08 WIB