Dianggap Berhasil Tangani Pandemi, Virus Baru Corona Kini Hantui Vietnam

Bangun Santoso | Suara.com

Jum'at, 29 Januari 2021 | 10:48 WIB
Dianggap Berhasil Tangani Pandemi, Virus Baru Corona Kini Hantui Vietnam
Ilustrasi virus Corona Covid-19. (Shutterstock)

Suara.com - Vietnam melaporkan sembilan infeksi baru COVID-19 pada Jumat pagi ketika wabah pertama negara itu selama hampir dua bulan menyebar ke Hanoi, ibu kota, tempat partai Komunis yang berkuasa saat ini mengadakan kongres lima tahunan.

Kasus-kasus baru, termasuk satu di Hanoi dan delapan di kota terdekat Haiphong dan provinsi Hai Duong, Quang Ninh dan Bac Ninh, membuat jumlah total kasus wabah yang dimulai pada Kamis menjadi 93, kata Kementerian Kesehatan Vietnam.

Salah satu dari dua kasus pertama yang tercatat pada Kamis terpapar pada individu yang dites positif di Jepang untuk varian Inggris yang lebih menular.

Kementerian Kesehatan mengatakan masih menganalisis urutan gen untuk menentukan apakah pasien baru telah tertular varian baru tersebut.

Jumlah total kasus yang tercatat sejak virus corona pertama kali terdeteksi di Vietnam setahun lalu mencapai 1.651 kasus, termasuk kasus impor, dengan 35 kematian.

Kementerian Kesehatan mengatakan kasus di Hanoi terkait dengan seorang pekerja bandara di provinsi Quang Ninh yang dites positif pada Kamis bersama dengan 83 lainnya.

Hal itu menjadi kasus yang ditularkan secara lokal pertama di negara itu selama 55 hari dan wabah satu hari terbesar sejauh ini.

Dalam pertemuan singkat di sela-sela kongres partai pada Kamis, Perdana Menteri Vietnam Nguyen Xuan Phuc menjanjikan tindakan cepat.

Dengan latar belakang ekonomi yang naik, didukung dengan menjaga kasus virus corona sejauh ini, kongres akan memilih kepemimpinan Vietnam dan membentuk kebijakan untuk lima tahun ke depan dan seterusnya.

Langkah-langkah anti virus ditingkatkan di tempat kongres pada Jumat, dengan semua staf pendukung dan media yang hadir dijadwalkan untuk putaran pengujian berikutnya.

Kementerian kesehatan sebelumnya mengatakan telah melakukan 10.000 tes COVID-19 terhadap mereka yang terkait kongres tersebut.

Pada pertemuan mendesak yang diadakan pada Kamis malam, otoritas Hanoi mengatakan mereka meningkatkan kemampuan pelacakan dan pengujian, menambahkan bahwa kota itu dapat melakukan 10.000 tes sehari. Televisi pemerintah mengutip kepala gugus tugas virus corona yang mengatakan persiapan harus dibuat untuk skenario hingga 30.000 kasus COVID-19.

Kementerian kesehatan telah mengusulkan penghentian penerbangan internasional dan melarang pertemuan besar menjelang musim liburan tahun baru Imlek, hanya dua minggu lagi. Pemerintah pada Kamis malam mengatakan akan membangun tiga rumah sakit lapangan di provinsi Hai Duong.

Wakil kepala polisi Hanoi mengatakan kota Hanoi tidak kekurangan polisi untuk membantu menangani wabah itu, meskipun kongres Partai sedang berlangsung, menurut laporan media pemerintah pada Jumat. (Sumber: Antara/Reuters)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Satgas Covid-19: Membiarkan Pasien Corona jadi Kebal Sendiri Adalah Keliru

Satgas Covid-19: Membiarkan Pasien Corona jadi Kebal Sendiri Adalah Keliru

News | Jum'at, 29 Januari 2021 | 10:45 WIB

Simak Dialog Strategi Kebangkitan Pariwisata di Tengah Pandemi Siang Ini

Simak Dialog Strategi Kebangkitan Pariwisata di Tengah Pandemi Siang Ini

Bisnis | Jum'at, 29 Januari 2021 | 10:37 WIB

Pandemi Covid-19, Haruskah Pasien Kanker Menunda Perawatan?

Pandemi Covid-19, Haruskah Pasien Kanker Menunda Perawatan?

Health | Jum'at, 29 Januari 2021 | 10:31 WIB

Suntikan Vaksin Sinovac Perdana di Balikpapan Diberikan ke Wakapolda Kaltim

Suntikan Vaksin Sinovac Perdana di Balikpapan Diberikan ke Wakapolda Kaltim

Kaltim | Jum'at, 29 Januari 2021 | 10:31 WIB

3 Perempuan Anggota DPRD Solo Dihantam Covid-19, Ini Penjelasan Ketua Dewan

3 Perempuan Anggota DPRD Solo Dihantam Covid-19, Ini Penjelasan Ketua Dewan

Surakarta | Jum'at, 29 Januari 2021 | 10:30 WIB

Sakit Patah Tulang, Dokter AH Tersangka Suap Proyek PCR Covid Tak Ditahan

Sakit Patah Tulang, Dokter AH Tersangka Suap Proyek PCR Covid Tak Ditahan

News | Jum'at, 29 Januari 2021 | 10:27 WIB

Tambah 100 Orang, RSD Wisma Atlet Kini Rawat 3.707 Pasien Positif Corona

Tambah 100 Orang, RSD Wisma Atlet Kini Rawat 3.707 Pasien Positif Corona

News | Jum'at, 29 Januari 2021 | 10:22 WIB

Terkini

Klaim Donald Trump: Sejumlah Negara di Kawasan Teluk Persia Bantu AS Blokade Selat Hormuz

Klaim Donald Trump: Sejumlah Negara di Kawasan Teluk Persia Bantu AS Blokade Selat Hormuz

News | Senin, 13 April 2026 | 14:31 WIB

Panas Sengketa Lahan di Menteng, Temasra Jaya Somasi Mabes TNI, Ancam Lapor ke Puspom

Panas Sengketa Lahan di Menteng, Temasra Jaya Somasi Mabes TNI, Ancam Lapor ke Puspom

News | Senin, 13 April 2026 | 14:27 WIB

Lampu Hijau RUU BPIP: Surpres Sudah Terbit, Kapan Mulai Dibahas?

Lampu Hijau RUU BPIP: Surpres Sudah Terbit, Kapan Mulai Dibahas?

News | Senin, 13 April 2026 | 14:22 WIB

3 Cara AS Blokade Selat Hormuz, Nomor 2 Bisa Picu Rusia dan China Ikut Perang Terbuka

3 Cara AS Blokade Selat Hormuz, Nomor 2 Bisa Picu Rusia dan China Ikut Perang Terbuka

News | Senin, 13 April 2026 | 14:19 WIB

Rakitan Rasa Pabrik! Ki Bedil Maestro Senpi Ilegal Ternyata Jebolan Cipacing

Rakitan Rasa Pabrik! Ki Bedil Maestro Senpi Ilegal Ternyata Jebolan Cipacing

News | Senin, 13 April 2026 | 14:09 WIB

Respons Seskab Teddy, Arifki Sebut Fenomena Inflasi Pengamat Jadi Cermin Oposisi Mandul

Respons Seskab Teddy, Arifki Sebut Fenomena Inflasi Pengamat Jadi Cermin Oposisi Mandul

News | Senin, 13 April 2026 | 14:08 WIB

Alasan Tak Terduga Inggris Ogah Ikut Gerbong Trump Blokade Selat Hormuz

Alasan Tak Terduga Inggris Ogah Ikut Gerbong Trump Blokade Selat Hormuz

News | Senin, 13 April 2026 | 14:06 WIB

Iran Bongkar Taktik Licik AS di Islamabad, Kesepakatan Damai Gagal di Detik Terakhir

Iran Bongkar Taktik Licik AS di Islamabad, Kesepakatan Damai Gagal di Detik Terakhir

News | Senin, 13 April 2026 | 14:01 WIB

RDP DPR-BPIP Diwarnai Candaan, Willy Aditya Singgung Merger NasDem-Gerindra

RDP DPR-BPIP Diwarnai Candaan, Willy Aditya Singgung Merger NasDem-Gerindra

News | Senin, 13 April 2026 | 13:59 WIB

Perundingan Islamabad Buntu, Iran Siap Ladeni AS di Selat Hormuz

Perundingan Islamabad Buntu, Iran Siap Ladeni AS di Selat Hormuz

News | Senin, 13 April 2026 | 13:59 WIB