Seminggu Menjabat Presiden AS, Joe Biden Batalkan Sejumlah Kebijakan Trump

Bangun Santoso | Suara.com

Jum'at, 29 Januari 2021 | 13:26 WIB
Seminggu Menjabat Presiden AS, Joe Biden Batalkan Sejumlah Kebijakan Trump
Joe Biden menandatangani surat perintah eksekutif setelah dilantik.[ANTARA/REUTERS/Tom Brenner]

Suara.com -
Hanya dalam sepekan, pertamanya menjabat, Presiden Amerika Serikat Joe Biden membatalkan beberapa kebijakan pemerintahan Donald Trump dan mengungkap rencananya mengatasi pandemi Covid-19 serta ekonomi, imigrasi, dan perubahan iklim.

Diketahui, Presiden Joe Biden mulai menjabat pada 20 Januari 2021. Satu pesan pentingnya adalah mempersatukan bangsa.

Dalam seminggu penuh pertamanya menjabat, Biden, dari Partai Demokrat, telah mengubah banyak kebijakan yang diberlakukan pendahulunya dari Partai Republik, Donald Trump, tentang kebijakan energi, kebijakan luar negeri, imigrasi, dan bidang lain. Sebagian besar memenuhi janji kampanye Biden.

Namun, Senator Marco Rubio mengkritik, dan mengungkapkan pandangannya, yang juga pandangan sesama anggota Partai Republik, bahwa Biden melakukan apa yang disebutnya "perselisihan eksekutif."

“Kita sekarang memiliki presiden yang berbicara seperti orang yang berhaluan tengah tetapi memerintah dari kiri jauh dan kita tidak akan bisa diam saja membiarkan semua ini terjadi.”

Beberapa pengamat mengatakan tindakan Biden menandakan bahwa pemerintahannya akan bertentangan dengan Trump.

Julia Azari adalah profesor madya di Marquette University.

“Ini adalah sinyal untuk benar-benar bergerak ke arah yang berbeda dari pemerintahan sebelumnya dan jelas itu tidak akan terjadi tanpa timbul perpecahan. Tetapi juga, ada sejumlah jajak pendapat yang menunjukkan bahwa banyak dari kebijakan ini cukup popular.”

Menurut pengamat presiden, seruan Biden bagi persatuan dan langkah-langkah awal kebijakannya, mencerminkan pendekatan yang diambil mantan Presiden Barack Obama, yang mulai menjabat ketika Amerika dilanda krisis keuangan.

Biden menghadapi krisis berbeda: pandemi Covid-19, yang sejauh ini menewaskan lebih dari 430.000 orang di Amerika, dan ekonomi yang porak poranda. Melihat sejarah, Biden menghadapi jalan yang sulit di depan.

Nicholas Beauchamp adalah asisten profesor ilmu politik pada Northeastern University.

“Terkait Obama, menurut saya, pesan yang ada tidak selalu berhasil dalam hal menyatukan kanan dan kiri. Dan menurut saya, sekarang, ini juga tidak akan berhasil dengan baik. Yang harus dilihat adalah bahwa ini adalah situasi sulit terbaik untuk menyatukan bangsa yang sangat terpecah saat ini.”

Seruan Biden bagi persatuan adalah upaya menyatukan bangsa untuk bersama menjunjung nilai-nilai demokrasi, meskipun ia mengubah kebijakan yang membuat marah banyak orang Republik. (Sumber: VOA Indonesia)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Presiden Joe Biden Cabut Larangan Transgender Bergabung dengan Militer AS

Presiden Joe Biden Cabut Larangan Transgender Bergabung dengan Militer AS

News | Kamis, 28 Januari 2021 | 14:48 WIB

Presiden AS Joe Biden Sebut Mobil Listrik untuk Dinas, Ini Daftar Mereknya

Presiden AS Joe Biden Sebut Mobil Listrik untuk Dinas, Ini Daftar Mereknya

Otomotif | Rabu, 27 Januari 2021 | 22:25 WIB

Presiden AS Siap Beralih ke Mobil Listrik, Brand Mana Jadi Pilihan?

Presiden AS Siap Beralih ke Mobil Listrik, Brand Mana Jadi Pilihan?

Otomotif | Rabu, 27 Januari 2021 | 21:50 WIB

Senat AS Akhirnya Putuskan Antony Blinken sebagai Menteri Luar Negeri

Senat AS Akhirnya Putuskan Antony Blinken sebagai Menteri Luar Negeri

News | Rabu, 27 Januari 2021 | 19:52 WIB

Muslim AS Sambut Gembira Pencabutan Travel Ban oleh Presiden Joe Biden

Muslim AS Sambut Gembira Pencabutan Travel Ban oleh Presiden Joe Biden

Video | Kamis, 28 Januari 2021 | 08:00 WIB

Ridwan Kamil 'Bonceng' Bernie Sanders, Tokoh Sosialis Amerika Serikat

Ridwan Kamil 'Bonceng' Bernie Sanders, Tokoh Sosialis Amerika Serikat

Hits | Rabu, 27 Januari 2021 | 15:26 WIB

Joe Biden Jadi Presiden, Senat Setujui Antony Blinken Jadi Menlu AS

Joe Biden Jadi Presiden, Senat Setujui Antony Blinken Jadi Menlu AS

News | Rabu, 27 Januari 2021 | 12:05 WIB

Terkini

Prabowo Subianto dan Luhut Binsar Pandjaitan Bahas Strategi Jaga Stabilitas Ekonomi

Prabowo Subianto dan Luhut Binsar Pandjaitan Bahas Strategi Jaga Stabilitas Ekonomi

News | Selasa, 21 April 2026 | 20:09 WIB

Ketua API Kritik Pernyataan JK Soal Konflik Agama

Ketua API Kritik Pernyataan JK Soal Konflik Agama

News | Selasa, 21 April 2026 | 20:07 WIB

KRL Mati Listrik di Lintas KebayoranSudimara, KAI Commuter Sebut Gangguan Gardu PLN

KRL Mati Listrik di Lintas KebayoranSudimara, KAI Commuter Sebut Gangguan Gardu PLN

News | Selasa, 21 April 2026 | 20:05 WIB

Dony Oskaria: Karyawan BUMN Harus Aktif Jelaskan Kebijakan Negara ke Publik

Dony Oskaria: Karyawan BUMN Harus Aktif Jelaskan Kebijakan Negara ke Publik

News | Selasa, 21 April 2026 | 20:01 WIB

Kemlu Pastikan 13 WNI Selamat dari Kebakaran Besar di Malaysia, Begini Kondisinya

Kemlu Pastikan 13 WNI Selamat dari Kebakaran Besar di Malaysia, Begini Kondisinya

News | Selasa, 21 April 2026 | 19:54 WIB

UU PPRT Disahkan: Menteri PPPA Pastikan Tak Ada Lagi Pekerja Tanpa Perlindungan

UU PPRT Disahkan: Menteri PPPA Pastikan Tak Ada Lagi Pekerja Tanpa Perlindungan

News | Selasa, 21 April 2026 | 19:48 WIB

Lansia Tewas Tertabrak KRL di Rawa Buaya Jakarta Barat, Identitas Masih Misteri

Lansia Tewas Tertabrak KRL di Rawa Buaya Jakarta Barat, Identitas Masih Misteri

News | Selasa, 21 April 2026 | 19:42 WIB

Tak Cuma Berebut Minyak dan Rute Dagang: Siapa Saja Kubu yang Berebut Uranium Iran?

Tak Cuma Berebut Minyak dan Rute Dagang: Siapa Saja Kubu yang Berebut Uranium Iran?

News | Selasa, 21 April 2026 | 19:40 WIB

BNI Dorong Kesetaraan Gender, Perkuat Peran Perempuan di Dunia Kerja dan Masyarakat

BNI Dorong Kesetaraan Gender, Perkuat Peran Perempuan di Dunia Kerja dan Masyarakat

News | Selasa, 21 April 2026 | 19:28 WIB

Panas! Iran Siaga Penuh Antisipasi Serangan Amerika Serikat

Panas! Iran Siaga Penuh Antisipasi Serangan Amerika Serikat

News | Selasa, 21 April 2026 | 19:05 WIB