Presiden Joe Biden Cabut Larangan Transgender Bergabung dengan Militer AS

Reza Gunadha | Hikmawan Muhamad Firdaus | Suara.com

Kamis, 28 Januari 2021 | 14:48 WIB
Presiden Joe Biden Cabut Larangan Transgender Bergabung dengan Militer AS
Tentara AS dikerahkan untuk menjaga keamanan. [AFP]

Suara.com - Presiden Joe Biden menandatangani perintah eksekutif yang mencabut larangan transgender melayani secara terbuka di militer, yang sebelumnya dilarang saat era Donald Trump.

Menyadur NBC News, Kamis (28/1/2021) dalam sebuah pernyataan, Gedung Putih mengatakan Joe Biden "menetapkan kebijakan bahwa semua orang Amerika yang memenuhi syarat untuk bertugas di Angkatan Bersenjata Amerika Serikat harus mengabdi."

"Presiden Biden percaya bahwa identitas gender tidak boleh menjadi penghalang bagi dinas militer, dan bahwa kekuatan Amerika ditemukan dalam keragamannya," jelas Gedung Putih.

Joe Biden juga "melarang pemisahan, pemecatan, dan penolakan pendaftaran ulang atau kelanjutan layanan atas dasar identitas gender atau dalam keadaan yang berkaitan dengan identitas gender," kata Gedung Putih.

Perintah itu juga mengarahkan "koreksi" segera atas catatan militer bagi siapa pun yang terkena dampak larangan Trump.

Perintah eksekutif Joe Biden untuk mencabut larangan tersebut telah diduga sebelumnya. Dia berjanji untuk membalikkan kebijakan militer transgender Trump pada hari pertamanya menjabat.

Selama sidang konfirmasi Senat pekan lalu, Menteri Pertahanan Lloyd Austin mengatakan dia mendukung pembatalan larangan tersebut.

"Jika Anda bugar dan memenuhi syarat untuk melayani dan Anda dapat mempertahankan standar, Anda harus diizinkan untuk melayani, dan Anda dapat berharap bahwa saya akan mendukungnya selama ini," katanya.

Kelompok hak asasi manusia langsung memuji langkah Biden tersebut.

"Saat ini, mereka yang percaya pada kebijakan publik yang berbasis fakta dan pertahanan negara yang kuat dan cerdas punya alasan untuk berbangga. Pemerintahan Biden telah memenuhi janjinya untuk menempatkan kesiapan militer di atas kepentingan politik dengan memulihkan kebijakan inklusif untuk pasukan transgender," kata Aaron Belkin, direktur Palm Center, sebuah organisasi non-partisan yang mempelajari masalah-masalah militer LGBTQ.

"Pembalikan Larangan Militer Transgender oleh Presiden Biden adalah langkah besar menuju kesetaraan penuh bagi komunitas LGBTQ dan berfungsi untuk membuat kita lebih kuat sebagai sebuah bangsa," kata Erin Uritus, CEO Out & Equal Workplace Advocates, sebuah organisasi advokasi kesetaraan tempat kerja LGBTQ. .

Donald Trump pada Juli 2017 mengumumkantransgender dilarang bertugas di militer "dalam kapasitas apa pun," membalikkan keputusan kebijakan yang diumumkan oleh pemerintahan Obama pada Juni 2016.

Ribuan transgender sudah bertugas di militer AS. Survei Departemen Pertahanan 2016 memperkirakan bahwa 1 persen, atau 8.980, pasukan tugas aktif adalah transgender.

Menggunakan data yang sama, Palm Center, yang mempelajari orang-orang LGBTQ di militer, memperkirakan tambahan 5.727 orang transgender berada di Cadangan Terpilih, sehingga perkiraan jumlah total pasukan transgender yang bertugas pada tahun 2016 menjadi 14.707.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Menlu AS Blinken Minta Iran Kembali ke Kesepakatan Nuklir

Menlu AS Blinken Minta Iran Kembali ke Kesepakatan Nuklir

News | Kamis, 28 Januari 2021 | 08:32 WIB

Presiden AS Joe Biden Sebut Mobil Listrik untuk Dinas, Ini Daftar Mereknya

Presiden AS Joe Biden Sebut Mobil Listrik untuk Dinas, Ini Daftar Mereknya

Otomotif | Rabu, 27 Januari 2021 | 22:25 WIB

Muslim AS Sambut Gembira Pencabutan Travel Ban oleh Presiden Joe Biden

Muslim AS Sambut Gembira Pencabutan Travel Ban oleh Presiden Joe Biden

Video | Kamis, 28 Januari 2021 | 08:00 WIB

Terkini

Hari Lansia Nasional 2026: Pemerintah Hadirkan Layanan Gratis untuk Lansia

Hari Lansia Nasional 2026: Pemerintah Hadirkan Layanan Gratis untuk Lansia

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 09:05 WIB

GMS Pusat Sesalkan Pembubaran Paksa Ibadah di Bantul, Jemaat Anak-anak Ikut Terdampak

GMS Pusat Sesalkan Pembubaran Paksa Ibadah di Bantul, Jemaat Anak-anak Ikut Terdampak

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 08:45 WIB

Wamensos Agus Jabo Dorong Pringsewu Cari Lahan Sekolah Rakyat

Wamensos Agus Jabo Dorong Pringsewu Cari Lahan Sekolah Rakyat

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 08:34 WIB

Muncul Isu Pocong Palsu di Banten, Polisi Siaga Antisipasi Modus Kejahatan

Muncul Isu Pocong Palsu di Banten, Polisi Siaga Antisipasi Modus Kejahatan

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 08:07 WIB

MK Tegaskan Kuota 30 Persen Perempuan Wajib! Parpol Melanggar Siap-siap Digugurkan dari Pemilu

MK Tegaskan Kuota 30 Persen Perempuan Wajib! Parpol Melanggar Siap-siap Digugurkan dari Pemilu

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 08:00 WIB

Tiap Dapur SPPG Wajib Layani Minimal 300 Ibu dan Balita, Melanggar? Insentif Rp6 Juta Melayang!

Tiap Dapur SPPG Wajib Layani Minimal 300 Ibu dan Balita, Melanggar? Insentif Rp6 Juta Melayang!

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 07:13 WIB

Dari Video Viral ke Laporan Polisi: Mengapa Konflik GRIB Jaya dan Ahmad Bahar Terus Membesar?

Dari Video Viral ke Laporan Polisi: Mengapa Konflik GRIB Jaya dan Ahmad Bahar Terus Membesar?

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 07:00 WIB

Polemik TNI Keluar Barak Buru Begal: Solusi Keamanan Darurat atau Benturan Tupoksi Militer?

Polemik TNI Keluar Barak Buru Begal: Solusi Keamanan Darurat atau Benturan Tupoksi Militer?

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 06:55 WIB

Siasat Busuk Eks Anggota Ombudsman Yeka Hendra Bela Mafia CPO Terbongkar, Kini Resmi Masuk Bui!

Siasat Busuk Eks Anggota Ombudsman Yeka Hendra Bela Mafia CPO Terbongkar, Kini Resmi Masuk Bui!

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 00:55 WIB

Mendagri Pastikan Pascabencana Sumatera Masuk Tahap Pemulihan, Anggaran Rp100,1 Triliun Disiapkan

Mendagri Pastikan Pascabencana Sumatera Masuk Tahap Pemulihan, Anggaran Rp100,1 Triliun Disiapkan

News | Senin, 25 Mei 2026 | 22:14 WIB