Sejarah Nahdlatul Ulama

Rifan Aditya

Minggu, 31 Januari 2021 | 17:42 WIB
Sejarah Nahdlatul Ulama
Logo Nahdlatul Ulama, sejarah Nahdlatul Ulama

Suara.com - Apakah Anda sudah pernah menyimak tentang sejarah Nahdlatul Ulama? Jika belum, berikut kami sajikan kisahnya.

Petunjuk pendirian Nahdlatul Ulama perlu dirunut sampai tahun 1920-an. Saat itu seorang santri bernama As'ad, nama lengkapnya KHR As'ad Syamsul Arifin Situbondo, diutus oleh Mbah Cholil untuk mengantarkan seuntai tasbih lengkap dengan bacaan Asmaul Husna ke Mbah Hasyim, mengutip dari situs nu.or.id.

Sebelumnya, santri yang sama, As'ad sudah diminta oleh Mbah Cholil untuk mengantarkan sebuah tongkat ke Tebuireng. Penyampaian tongkat tersebut disertai seperangkat ayat Al-Qur'an Surat Thaha ayat 17-23. Dalam ayat tersebut terkandung Mukjizat Nabi Musa as.

Kembali ke kisah As'ad mengantarkan tasbih ke Tebuireng. Ketika tiba di Tebuireng, santri As'ad menyampaikan tasbih yang dikalungkan ke dirinya dan mempersilahkan KH. Muhammad Hasyim Asy'ari untuk mengambilnya sendiri dari leher As'ad.

Dia melakukan itu karena dia tidak bisa menyentuh tasbih tersebut sesuai dengan amanah dari KH Cholil Bangkalan. Sebab itu, tasbih tidak tersentuh sedikitpun oleh tangan As'ad selama berjalan kaki dari Bangkalan ke Tebuireng.

Setelah tasbih diambil, Kiai Hasyim Asy’ari bertanya kepada As’ad: “Apakah ada pesan lain lagi dari Bangkalan?”

As’ad menjawab: “Ya Jabbar, Ya Qahhar”, dua asmaul husna tarsebut diulang oleh As’ad hingga tiga kali sesuai pesan sang guru.

Setelah mendengar lantunan itu, Kiai Hasyim Asy’ari kemudian berkata, “Allah SWT telah memperbolehkan kita untuk mendirikan jam’iyyah”. 

Dari petunjuk tersebut, diketahuilah bahwa Kiai As’ad yang ketika itu menjadi santri Mbah Cholil berperan sebagai mediator antara Mbah Cholil dan Mbah Hasyim.

baca juga

Ada dua petunjuk yang harus dilaksanakan oleh Kiai As’ad sebagai penghubung atau washilah untuk menyampaikan amanah Mbah Cholil kepada Mbah Hasyim bahwasanya ia dapat mendirikan sebuah organisasi.

Setelah itu, sejarah Nahdlatul Ulama dimulai. NU menjadi lanjutan dari komunitas dan organisasi-organisasi yang telah didirikan sebelumnya oleh KH. Wahab Chasbullah.

Organisasi tersebut antara lain organisasi pergerakan Nahdlatu Wathon atau Kebangkitan Tanah Air pada 1916 dan Nahdlatul Tujjar atau Kebangkitan Sudagar pada 1918. NU memiliki cakupan dan segmen yang lebih luas dari dua organisasi sebelumnya.

Peristiwa sejarah Nahdlatul Ulama itu menunjukkan NU lahir tidak hanya untuk merespon kondisi rakyat. Tapi juga untuk mengatasi problem keagamaan, problem sosial di tanah air, dan juga mengenai warisan-warisan kebudayaan dan peradaban Islam yang telah diperjuangkan oleh Nabi Muhammad dan para sahabatnya.

Setiap tahun, Harlah NU diperingati dua kali, setiap tanggal 31 Januari dan tanggal 16 bulan Rajab.

Guna menegaskan prinsip dasar organisasi NU, KH. Hasyim Asy'ari  merumuskan Kitab Qanun Asasi dan merumuskan kitab I'tiqad Ahlussunah Wal Jamaah.

Kedua kitab tersebut kemudian diejawantahkan dalam Khittah NU, yang dijadikan dasar dan rujukan warga NU dalam hal mengolah pikir dan bertindak dalam bidang sosial, keagamaan, dan politik. 

Demikian, sejarah Nahdlatul Ulama untuk kita hayati kembali. 

Kontributor : Mutaya Saroh

Sumber artikel cek disini
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Abu Janda Sering Pakai Seragam Banser, Eks BIN: Dia Penyusup di Ansor

Abu Janda Sering Pakai Seragam Banser, Eks BIN: Dia Penyusup di Ansor

Riau | Minggu, 31 Januari 2021 | 17:05 WIB

Dulu Perangi Penjajah, Kini NU Diharapkan Satukan Umat Lawan Covid-19

Dulu Perangi Penjajah, Kini NU Diharapkan Satukan Umat Lawan Covid-19

Jakarta | Minggu, 31 Januari 2021 | 16:33 WIB

Firli Bahuri: Karakter Nahdliyin Menjiwai KPK, Bekal Kami di Akhirat Nanti

Firli Bahuri: Karakter Nahdliyin Menjiwai KPK, Bekal Kami di Akhirat Nanti

News | Minggu, 31 Januari 2021 | 16:12 WIB

Harlah NU ke-95, Ganjar Canangkan Program 'Jogo Santri Jogo Kiai'

Harlah NU ke-95, Ganjar Canangkan Program 'Jogo Santri Jogo Kiai'

Jawa Tengah | Minggu, 31 Januari 2021 | 15:46 WIB

Terkini

Daftar 5 Calon Manajer Kopdes Meninggal Dunia Saat Latsarmil: Gejala, Penyebab dan Kronologi

Daftar 5 Calon Manajer Kopdes Meninggal Dunia Saat Latsarmil: Gejala, Penyebab dan Kronologi

News | Minggu, 28 Juni 2026 | 12:45 WIB

Diduga Intimidasi Dokter hingga Meninggal, Legislator PKB Terancam Sanksi Berat

Diduga Intimidasi Dokter hingga Meninggal, Legislator PKB Terancam Sanksi Berat

News | Minggu, 28 Juni 2026 | 11:31 WIB

Fakta-fakta Kematian 5 SPPI Calon Manajer Koperasi saat Jalani Latihan Militer

Fakta-fakta Kematian 5 SPPI Calon Manajer Koperasi saat Jalani Latihan Militer

News | Minggu, 28 Juni 2026 | 11:14 WIB

Awas Kena Derek! Dishub DKI Mulai Rutin Razia Parkir Liar di Senopati dan Gunawarman Tiap Weekend

Awas Kena Derek! Dishub DKI Mulai Rutin Razia Parkir Liar di Senopati dan Gunawarman Tiap Weekend

News | Minggu, 28 Juni 2026 | 11:06 WIB

Aktivasi di CFD FX Sudirman, Mozy Ajak Masyarakat Kenali Layanan Perjalanan Digital

Aktivasi di CFD FX Sudirman, Mozy Ajak Masyarakat Kenali Layanan Perjalanan Digital

News | Minggu, 28 Juni 2026 | 10:57 WIB

Ironi Ganja Medis, Saat KUHP Baru 'Keok' Lawan UU Narkotika yang Usang

Ironi Ganja Medis, Saat KUHP Baru 'Keok' Lawan UU Narkotika yang Usang

News | Minggu, 28 Juni 2026 | 10:56 WIB

HBL Mantiri Ajak Purnawirawan TNI AD Terus Kompak Jaga Soliditas dan Perkuat Persatuan

HBL Mantiri Ajak Purnawirawan TNI AD Terus Kompak Jaga Soliditas dan Perkuat Persatuan

News | Minggu, 28 Juni 2026 | 10:48 WIB

Ketua BPP PPAD HBL Mantiri: Purnawirawan Harus Jadi Perekat Persatuan Bangsa

Ketua BPP PPAD HBL Mantiri: Purnawirawan Harus Jadi Perekat Persatuan Bangsa

News | Minggu, 28 Juni 2026 | 09:56 WIB

Gubernur Jakarta Siapkan Jalur Bawah Tanah di Bundaran HI Buat Penjalan Kaki

Gubernur Jakarta Siapkan Jalur Bawah Tanah di Bundaran HI Buat Penjalan Kaki

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 23:33 WIB

Janji Pramono Anung di HUT ke-499 Jakarta: Banjir Masih Ada, Tapi Tidak Akan Separah Dulu

Janji Pramono Anung di HUT ke-499 Jakarta: Banjir Masih Ada, Tapi Tidak Akan Separah Dulu

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 23:28 WIB

×