Digorok dan Dirobohkan, Patung Mahatma Gandhi di AS Jadi Korban Vandalisme

Reza Gunadha, Hikmawan Muhamad Firdaus

Senin, 01 Februari 2021 | 16:11 WIB
Digorok dan Dirobohkan, Patung Mahatma Gandhi di AS Jadi Korban Vandalisme
Patung Mahatma Gandhi menjadi korban vandalisme di AS.[Twitter]

Suara.com - Patung Mahatma Gandhi di sebuah taman di negara bagian California Amerika Serikat menjadi korban vandalisme, membuat marah keturunan India-Amerika.

Menyadur The Hindu, Senin (1/2/2021) patung Mahatma Gandhiji setinggi 1,8 meter dengan berat 294 kg tersebut yang terletak di Taman Pusat Kota Davis di California Utara.

Patung tokoh perdamaian tersebut digorok di pergelangan kaki dan setengah wajahnya terputus dan hilang, menurut laporan Harian Davis Enterprise.

Patung yang dirusak itu ditemukan oleh seorang pegawai taman pada 27 Januari dini hari, kata polisi.

Patung itu sedang dipindahkan dan akan disimpan di tempat yang aman sampai dapat dievakuasi, kata anggota dewan Kota Davis, Lucas Frerichs.

Penyelidik masih tidak yakin kapan tepatnya patung itu dirobohkan atau apa motifnya, The Sacramento Bee melaporkan.

"Melihat sebagai ikon budaya bagi sebagian orang di Davis, kami menanganinya dengan sangat serius," kata Wakil Kepala Departemen Kepolisian Davis, Paul Doroshov.

Patung Mahatma Gandhiji tersebut merupakan sumbangan dari pemerintah India untuk kota Davis, dipasang oleh dewan kota empat tahun lalu di tengah protes dari organisasi anti-Gandhi dan anti-India.

Menanggapi aksi vandalisme tersebut, pemerintah India menyampaikan kecaman keras dan membawa masalah itu ke AS.

baca juga

"Pemerintah India mengecam keras tindakan jahat dan keji ini terhadap ikon perdamaian dan keadilan yang dihormati secara universal," kata Kementerian Luar Negeri (MEA).

Dalam pernyataannya, MEA mengatakan Departemen Luar Negeri AS telah menyampaikan bahwa tindakan vandalisme tidak dapat diterima dan mengungkapkan harapan agar para pelakunya secepat mungkin ditangkap.

"Konsulat Jenderal India di San Francisco secara terpisah telah menangani masalah tersebut dengan kota Davis dan otoritas penegak hukum setempat, yang telah memulai penyelidikan," katanya.

MEA mengatakan Walikota Davis sangat menyesali insiden tersebut dan menginformasikan bahwa mereka telah memulai penyelidikan. "Organisasi komunitas lokal India telah mengutuk tindakan vandalisme," kata kementerian itu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ultah Model Laris, Tata Tiago Limited Edition Dibanderol Rp111 Jutaan

Ultah Model Laris, Tata Tiago Limited Edition Dibanderol Rp111 Jutaan

Otomotif | Senin, 01 Februari 2021 | 14:40 WIB

Dibebaskan Pengadilan India, 28 Nelayan Asal Aceh Terima Bantuan

Dibebaskan Pengadilan India, 28 Nelayan Asal Aceh Terima Bantuan

Sumut | Senin, 01 Februari 2021 | 12:13 WIB

Amerika Serikat Beri Izin Baidu untuk Pengetesan Mobil Swakemudi Penuh

Amerika Serikat Beri Izin Baidu untuk Pengetesan Mobil Swakemudi Penuh

Otomotif | Senin, 01 Februari 2021 | 11:45 WIB

Terkini

Dukung Ekonomi Lokal, BRI Gelar Pendampingan Berkelanjutan bagi UMKM Berkah Swasembada

Dukung Ekonomi Lokal, BRI Gelar Pendampingan Berkelanjutan bagi UMKM Berkah Swasembada

Bri | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 20:08 WIB

Polrestabes Bandung Gerebek Saritem, 21 Orang Terindikasi Positif Sabu

Polrestabes Bandung Gerebek Saritem, 21 Orang Terindikasi Positif Sabu

Jabar | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 20:07 WIB

BRI x Prodia: Pilihan Layanan Kesehatan Eksklusif untuk Nasabah BRI Prioritas serta BRI Private

BRI x Prodia: Pilihan Layanan Kesehatan Eksklusif untuk Nasabah BRI Prioritas serta BRI Private

Jogja | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 20:05 WIB

Beralasan Sakit, Dedi Congor Mangkir dari Panggilan KPK

Beralasan Sakit, Dedi Congor Mangkir dari Panggilan KPK

News | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 20:04 WIB

Menuju Satu Abad Sumpah Pemuda, PEMIRA Ajak Berbagai Elemen Pemuda Berkonsolidasi

Menuju Satu Abad Sumpah Pemuda, PEMIRA Ajak Berbagai Elemen Pemuda Berkonsolidasi

Jakarta | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 20:02 WIB

Skandal Suap ATR/BPN Harus Jadi Momentum Berantas Mafia Tanah

Skandal Suap ATR/BPN Harus Jadi Momentum Berantas Mafia Tanah

News | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 19:57 WIB

Mendagri Ajak Pemda Dukung Pembenahan Keberangkatan Haji dan Umrah

Mendagri Ajak Pemda Dukung Pembenahan Keberangkatan Haji dan Umrah

News | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 19:56 WIB

Politisi PSI: Presiden BJ Habibie Tidak Memiliki Ijazah Sarjana

Politisi PSI: Presiden BJ Habibie Tidak Memiliki Ijazah Sarjana

News | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 19:56 WIB

Terorisme Ekologi Bernama Karhutla: Saat Rakyat Terpaksa Berhenti Bernapas

Terorisme Ekologi Bernama Karhutla: Saat Rakyat Terpaksa Berhenti Bernapas

Your Say | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 19:55 WIB

BRI dan Prodia Hadirkan Healthcare Privilege untuk Nasabah BRI Private dan BRI Prioritas

BRI dan Prodia Hadirkan Healthcare Privilege untuk Nasabah BRI Private dan BRI Prioritas

Bisnis | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 19:54 WIB

×