Deretan Pemimpin Negara Kecam Kudeta Militer Myanmar

Reza Gunadha, Rima Suliastini

Senin, 01 Februari 2021 | 17:11 WIB
Deretan Pemimpin Negara Kecam Kudeta Militer Myanmar
Seorang pendukung partai Liga Nasional untuk Demokrasi (NLD) memegang ponsel yang menunjukkan gambar Aung San Suu Kyi di depan markas partai di Yangon pada 8 November 2020, [Ye Aung THU / AFP]

Suara.com - Kudeta militer yang terjadi di Myanmar menuai kecaman dari banyak negara di dunia. Menyadur Bangkok Post Senin (01/02), Amerika adalah salah satu negara yang paling lantang menentang aksi ini.

Juru bicara Gedung Putih, Jen Psaki mengatakan Amerika Serikat akan mengambil tindakan terhadap pihak yang bertanggung jawab dan mendorong agar kudeta dibatalkan.

Menlu AS yang baru dilantik, Antony Blinken juga meminta militer Myanmar untuk membebaskan semua pejabat pemerintah dan pemimpin masyarakat sipil.

Ia menekankan agar militer menghormati keinginan rakyat Burma seperti yang diungkapkan dalam pemilihan demokratis pada 8 November.

Seperti Amerika, Menlu Australia Marise Payne mengatakan agar militer Myanmar menghormati hukum dan menyelesaikan permasalahan dengan jalur yang semestinya.

Presiden Myanmar Win Myint. (Foto: AFP)
Presiden Myanmar Win Myint. (Foto: AFP)

"Kami menyerukan kepada militer untuk menghormati supremasi hukum, untuk menyelesaikan sengketa melalui mekanisme yang sah dan untuk segera membebaskan semua pemimpin sipil dan lainnya yang telah ditahan secara tidak sah," kata Marise Payne.

India melalui Kemenlu mengungkapkan keprihatinannya terhadap Myanmar. Mereka juga mengatakan mendukung proses transisi demokrasidengan supremasi hukum yang ditegakkan.

Singapura juga mengungkapkan keprihatianannya terhadap Myanmar. Melalui Kemenlu, mereka menambahkan bahwa warga Singapura di Myanmar perlu waspada terhadap situasi saat ini.

Bob Rae, duta besar Kanada untuk PBB, mencuitkan status terkait kudeta militer Myanmar. "Konstitusi 2008 dirancang untuk memastikan kekuatan militer tertanam kuat dan terlindungi," katanya.

baca juga

Sementara itu, Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres mengutuk dengan keras penahanan militer terhadap Suu Kyi, Presiden Win Myint dan para pemimpin lainnya.

"Perkembangan ini merupakan pukulan serius bagi reformasi demokrasi di Myanmar," kata juru bicara Stephane Dujarric dalam sebuah pernyataan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Viral Warga Mancing di Kuburan, Publik Kecam Aksi Duduk di Atas Batu Nisan

Viral Warga Mancing di Kuburan, Publik Kecam Aksi Duduk di Atas Batu Nisan

Hits | Sabtu, 30 Januari 2021 | 10:58 WIB

Kecam Rasisme kepada Natalius Pigai, Hanura Pertimbangkan Sanksi Ambroncius

Kecam Rasisme kepada Natalius Pigai, Hanura Pertimbangkan Sanksi Ambroncius

News | Minggu, 24 Januari 2021 | 17:44 WIB

Mahfud Ikut Kecam Siswi Non Islam Dipaksa Pakai Jilbab: Tak Boleh!

Mahfud Ikut Kecam Siswi Non Islam Dipaksa Pakai Jilbab: Tak Boleh!

Bogor | Minggu, 24 Januari 2021 | 12:31 WIB

Terkini

KASUM Sebut Tak Ada Kabar Terbaru dari Komnas HAM soal Kasus Munir sejak 2025

KASUM Sebut Tak Ada Kabar Terbaru dari Komnas HAM soal Kasus Munir sejak 2025

News | Rabu, 23 September 2026 | 13:19 WIB

Baru Bertindak Usai Viral di Medsos, DLH Kota Bogor Kandangkan Truk Sampah Penambal Triplek

Baru Bertindak Usai Viral di Medsos, DLH Kota Bogor Kandangkan Truk Sampah Penambal Triplek

Bogor | Rabu, 23 September 2026 | 13:18 WIB

Garansi Ketok Palu 15 Desember, Komisi III DPR Jadikan RUU Perampasan Aset Super Prioritas

Garansi Ketok Palu 15 Desember, Komisi III DPR Jadikan RUU Perampasan Aset Super Prioritas

News | Rabu, 23 September 2026 | 13:16 WIB

Bedak Viva Plastik Sudah BPOM atau Belum? Begini Cara Mengeceknya

Bedak Viva Plastik Sudah BPOM atau Belum? Begini Cara Mengeceknya

Lifestyle | Rabu, 23 September 2026 | 13:15 WIB

Amerika Serikat Blokir Akses Layanan Penerbangan Iran di Seluruh Dunia

Amerika Serikat Blokir Akses Layanan Penerbangan Iran di Seluruh Dunia

News | Rabu, 23 September 2026 | 13:10 WIB

Daftar Zodiak yang Paling Cocok dengan Virgo, Ada Cancer hingga Taurus

Daftar Zodiak yang Paling Cocok dengan Virgo, Ada Cancer hingga Taurus

Lifestyle | Rabu, 23 September 2026 | 13:10 WIB

Empat Badai Hantam Industri Nasional: Impor hingga Daya Beli

Empat Badai Hantam Industri Nasional: Impor hingga Daya Beli

Bisnis | Rabu, 23 September 2026 | 13:10 WIB

Nyore di Kyfein.id: Spot Hidden Gem yang Nyaman buat Nongkrong dan WFC

Nyore di Kyfein.id: Spot Hidden Gem yang Nyaman buat Nongkrong dan WFC

Your Say | Rabu, 23 September 2026 | 13:10 WIB

The Castle: Menyusuri Jalan Ketidakpastian Tiada Akhir Menuju Keterasingan

The Castle: Menyusuri Jalan Ketidakpastian Tiada Akhir Menuju Keterasingan

Your Say | Rabu, 23 September 2026 | 13:10 WIB

116 Orang Masih Dicari, Satu Lagi Korban KM Virgo 8 Ditemukan Nelayan

116 Orang Masih Dicari, Satu Lagi Korban KM Virgo 8 Ditemukan Nelayan

Sumsel | Rabu, 23 September 2026 | 13:08 WIB

×