Sejarah Valentine Day yang Diperingati 14 Februari Ada 2 Versi

Rifan Aditya

Selasa, 02 Februari 2021 | 09:13 WIB
Sejarah Valentine Day yang Diperingati 14 Februari Ada 2 Versi
Ilustrasi sejarah Valentine Day, hadiah di hari Valentine. (Shutterstock)

Suara.com - Valentine Day, Hari Valentine atau yang dikenal sebagai Hari Kasih Sayang diperingati oleh sebagian orang di dunia setiap tanggal 14 Februari. Apakah kalian tahu bagaimana sejarah Valentine Day itu?

Banyak orang merayakan Hari Valentine dengan berbagai kegiatan romantis seperti memberikan coklat, bunga, hingga makan malam mewah. Namun, tahukah Anda bahwa sejarah Valentine Day ada dua versi? Berikut penjelasan mengenai sejarah Valentine Day.

1. St. Valentine Dan Claudius II

Sejarah Valentine Day versi pertama berasal dari seorang pendeta di Roma bernama Valentine. Ia dipukuli lalu hingga tewas dan dipancung pada tanggal 14 Februari 278 Masehi.

Hukuman tersebut diberikan padanya karena ia menentang kebijakan Kaisar Claudius II. Menurut sejarah, Claudius II adalah sosok yang kejam. Ia memiliki keinginan untuk menciptakan tentara yang kuat, sehingga mengharuskan pasukannya bertempur di medan perang.

Namun, di sisi lain kebijakan tersebut sulit dilakukan karena prajuritnya memiliki istri dan kekasih. Hingga akhirnya, Claudius II memutuskan untuk melarang pernikahan dan pertunangan di Roma.

Hal ini ditentang oleh pendeta Valentine dan diam-diam menentang kebijakan tersebut dengan menikahkan sepasang sejoli. Hal ini diketahui oleh Claudius II, Valentine lalu ditahan dan dihukum pancung.

Kisah ini dinilai penuh perjuangan dan kasih sayang. Bahkan, legenda mengatakan sebelum kematiannya, Valentine menuliskan surat untuk anak penjaga penjara yang telah menemaninya. Dalam surat tersebut tertulis 'From Your Valentine'.

Kematian Valentine ini menjadi inspirasi perjuangan cinta banyak orang. Bahkan jasad Valentine dinobatkan sebagai sosok yang suci dan disebut Santo Valentine.

baca juga

2. Festival Lupercalia

Sumber sejarah lain mengatakan bahwa Hari Valentine berasal dari Festival Lupercalia, yakni sebuah tradisi Romawi Kuno yang berhubungan dengan seks.

Tradisi ini dinilai tidak bermoral dan tidak melambangkan kasih sayang. Namun, seiring berjalannya waktu, tradisi ini berubah menjadi penghormatan kepada Dewa Kesuburan.

Hal tersebut pernah ditulis oleh J.A North dalam The Journal of Romance to this volume 98 2008. Lupercalia ini diadakan setiap tanggal 15 Februari. Sedangkan merayakan Valentine dilakukan sehari sebelumnya yakni 14 Februari.

Seperti itulah dua versi sejarah Valentine Day yang berkembang dan populer di masyarakat. Apakah besok tanggal 14 Februari Anda ikut merayakan Hari Valentine?

Kontributor : Lolita Valda Claudia

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Banjir Cinta, Februari 2021 Jadi Bulan Paling Romantis bagi 3 Zodiak Ini

Banjir Cinta, Februari 2021 Jadi Bulan Paling Romantis bagi 3 Zodiak Ini

Lifestyle | Selasa, 02 Februari 2021 | 08:49 WIB

4 Pilihan Makan Malam Romantis untuk Hari Valentine

4 Pilihan Makan Malam Romantis untuk Hari Valentine

Lifestyle | Senin, 01 Februari 2021 | 17:29 WIB

To All The Boys, Ini Film Buat Kamu di Valentine Nanti

To All The Boys, Ini Film Buat Kamu di Valentine Nanti

Jabar | Minggu, 17 Januari 2021 | 14:36 WIB

Terkini

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:45 WIB

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 23:10 WIB

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:00 WIB

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:35 WIB

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:29 WIB

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:15 WIB

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:05 WIB

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

News | Sabtu, 19 September 2026 | 21:34 WIB

×