Kisah Nenek Juma Korban Gempa Sulbar, Susah Jalan Gegara Kaki Tertimpa Batu

Dwi Bowo Raharjo, Bagaskara Isdiansyah

Selasa, 02 Februari 2021 | 19:38 WIB
Kisah Nenek Juma Korban Gempa Sulbar, Susah Jalan Gegara Kaki Tertimpa Batu
Juma, perempuan berumur 60 tahun korban gempa di Desa Botteng Utara, Kecamatan Simboro, Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat. (Suara.com/Bagaskara)

Suara.com - Sudah jatuh tertimpa tangga pula, mungkin peribahasa tersebut cukup menggambarkan kisah Juma, perempuan berumur 60 tahun di Desa Botteng Utara, Kecamatan Simboro, Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat.

Kisah Juma, berawal pada saat jurnalis Suara.com berkesempatan menengok salah satu posko pengungsian di wilayah Botteng Utara, Simboro, Mamuju pada 29 Januari 2021.

Desa tersebut merupakan salah satu wilayah terparah terdampak gempa bumi dahsyat berkekuatan 6,2 magnitudo yang mengguncang Kabupaten Mamuju dan Majene pada 15 Januari lalu.

Berdasarkan data yang dihimpun dari Kepala Desa Botteng Utara, Syahril, menyebut 90 persen kerusakan rumah warga terjadi di wilayahnya. Sejumlah orang dikabarkan luka-luka dengan 1 orang anak di bawah umur menjadi korban jiwa.

Korban gempa di Desa Botteng Utara, Kecamatan Simboro, Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat mengungsi. (Suara.com/Bagaskara)
Korban gempa di Desa Botteng Utara, Kecamatan Simboro, Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat mengungsi. (Suara.com/Bagaskara)

Dengan data tersebut cukup menggambar bagaimana menderitanya para warga yang tinggal di wilayah Botteng Utara. Mereka terpaksa tinggal mengungsi di posko darurat beratapkan terpal di hamparan lapangan.

Begitu juga dengan apa yang dirasakan oleh Juma. Umurnya sudah rentan, berjalan pun kesulitan. Tak ayal hal tersebut membuat saya tertarik mengunjungi tenda pengungsian yang ditempati oleh perempuan lanjut usia tersebut.

Juma tak hanya sendiri di tenda tersebut, iya menempati tempat tidur sementara tersebut bersama dengan 9 orang lainnya. Kala dikunjungi, Juma dan keluarga hangat berkumpul menyantap makan malam dengan menu seadanya.

Mereka tampak lahap meski hanya diterangi satu buah lampu putih terang menggantung di tengah topangan kayu tenda. Sekilas tak ada yang berbeda ketika menyaksikan keluarga tersebut berkumpul menyantap makan malamnya.

Sampai pada akhirnya, proses makan malam bersama selesai. Satu persatu keluarga Juma keluar dari tenda, hanya untuk sekedar cari angin atau udara segar. Termasuk Udin (45), menantu Juma.

baca juga

Keanehan pun terjadi kala saya melihat Juma hanya bisa bergeser untuk pindah ke satu tempat ke tempat lainnya. Juma hanya berjalan merangkak. Bokong dengan papan --yang menjadi alas pengungsian-- tampak beradu.

Saya pun mempertanyakan kepada Udin, mengapa mertuanya tak bisa menggerakkan kakinya. Usut punya usut, kaki Juma alami luka robek di bagian lutut kirinya.

Udi mengatakan, sudah 13 hari mertuanya itu tak bisa berjalan normal. Luka tersebut diterima Juma kala dirinya coba membersihkan puing-puing reruntuhan pada rumahnya yang hancur diluluh-lantakkan gempa.

"Pas dua hari abis gempa mengangkat-angkat batu kemudian batu jatuh dari tangannya kena kakinya hingga akhirnya luka," kata Udin bercerita.

Luka robek pada kaki Juma sebenarnya sudah ditangani oleh keluarga dengan cara diperban sebisanya. Kondisinya sudah agak mengering, saat perban dilepas.

Namun Juma tak berani berjalan seperti biasa. Kakinya masih rasakan sakit luar biasa. Hal itu terlihat mana kala dirinya terus memegangi lutut bagian kirinya.

"Sudah 13 hari. Terluka tak bisa jalan. Bisa berjalan cuma agak sakit dipakai jalan," begitu kata menantunya.

Lebih lanjut, Juma dan keluarga kekinian hanya bisa pasrah menerima keadaan. Bukan tak mau berobat, fasilitas kesehatan usai gempa juga ikut terdampak. Belum lagi biaya yang harus keluarkan.

Sejumlah relawan memang sudah sesekali nampak di posko pengungsian korban gempa di Desa Botteng Utara. Namun, semua masih fokus salurkan bantuan pangan dan logistik. Sementara pelayanan kesehatan masih terbilang minim.

"Di sini juga ada beberapa orang yang alami luka. Bahkan ada satu orang meninggal anak-anak umur 7 tahun," tutur Udin.

"Harapan saya sih kalau bisa diobatin lah mertua saya biar cepat sembuh. Itu saja sih," tutupnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pembelajaran Gempa Sulbar, Fenonema dan Dampak Kerusakan Bangunan

Pembelajaran Gempa Sulbar, Fenonema dan Dampak Kerusakan Bangunan

Jawa Tengah | Selasa, 02 Februari 2021 | 16:57 WIB

ACT Distribusikan 1.000 Ton Bantuan untuk Korban Gempa Sulbar

ACT Distribusikan 1.000 Ton Bantuan untuk Korban Gempa Sulbar

News | Selasa, 02 Februari 2021 | 15:39 WIB

Pakai Motor Trail, PLN Tangani Area Terisolir Gempa Sulbar

Pakai Motor Trail, PLN Tangani Area Terisolir Gempa Sulbar

Otomotif | Senin, 01 Februari 2021 | 20:32 WIB

Terisolir Akibat Gempa Sulbar, Warga di Perbukitan Majene Alami Krisis Air

Terisolir Akibat Gempa Sulbar, Warga di Perbukitan Majene Alami Krisis Air

News | Senin, 01 Februari 2021 | 18:37 WIB

Potret Warga Majene Pascagempa: Kena Penyakit, Terisolir, Minim Bantuan

Potret Warga Majene Pascagempa: Kena Penyakit, Terisolir, Minim Bantuan

News | Senin, 01 Februari 2021 | 17:38 WIB

Terkini

Pegadaian Berikan Kemudahan Solusi Finansial & Emas Terintegrasi Lewat Aplikasi TRING!

Pegadaian Berikan Kemudahan Solusi Finansial & Emas Terintegrasi Lewat Aplikasi TRING!

Bisnis | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 12:07 WIB

5 Night Cream Ceramide Terbaik untuk Memperbaiki Skin Barrier Rusak Saat Tidur

5 Night Cream Ceramide Terbaik untuk Memperbaiki Skin Barrier Rusak Saat Tidur

Lifestyle | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 12:02 WIB

Apakah Boleh Memakai Moisturizer saat Wajah Masih Basah? Ini Jawabannya

Apakah Boleh Memakai Moisturizer saat Wajah Masih Basah? Ini Jawabannya

Lifestyle | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 12:01 WIB

Optimalkan Potensi Sumur Idle, HWU Elnusa Dukung Produksi Migas & Ketahanan Energi Nasional

Optimalkan Potensi Sumur Idle, HWU Elnusa Dukung Produksi Migas & Ketahanan Energi Nasional

Bisnis | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 11:58 WIB

Asap Karhutla Berisiko Bikin Gagal Napas, Anak-anak dan Lansia Paling Rentan

Asap Karhutla Berisiko Bikin Gagal Napas, Anak-anak dan Lansia Paling Rentan

Riau | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 11:53 WIB

Harga Cabai Rawit Merah Tembus Rp101 Ribu per Kg, Beras Premium Rp18 Ribu

Harga Cabai Rawit Merah Tembus Rp101 Ribu per Kg, Beras Premium Rp18 Ribu

Bisnis | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 11:52 WIB

Apakah Bisa Ganti Foto KTP Elektronik karena Jelek? Simak Ketentuan Resminya

Apakah Bisa Ganti Foto KTP Elektronik karena Jelek? Simak Ketentuan Resminya

Lifestyle | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 11:50 WIB

Tinggal Tap! 3 Stamp Blush On Ini Bikin Pipi Merona Cocok Buat Daily Makeup

Tinggal Tap! 3 Stamp Blush On Ini Bikin Pipi Merona Cocok Buat Daily Makeup

Your Say | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 11:50 WIB

Suahasil Akhirnya Ungkap Pembagian Tugas Usai Punya 3 Wakil Menteri Keuangan

Suahasil Akhirnya Ungkap Pembagian Tugas Usai Punya 3 Wakil Menteri Keuangan

Bisnis | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 11:49 WIB

Ceramah Ustaz Abdul Somad Viral Singgung Ijazah Mesir-Maroko Tak Dihargai: Saya Akan Lawan!

Ceramah Ustaz Abdul Somad Viral Singgung Ijazah Mesir-Maroko Tak Dihargai: Saya Akan Lawan!

News | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 11:49 WIB

×