Alasan Polisi Batal Periksa Tengku Zul di Kasus 'Islam Arogan' Abu Janda

Bangun Santoso, Muhammad Yasir

Rabu, 03 Februari 2021 | 08:30 WIB
Alasan Polisi Batal Periksa Tengku Zul di Kasus 'Islam Arogan' Abu Janda
Tengku Zulkarnain saat di kantor MUI. [Twitter]

Suara.com - Sedianya polisi bakal memeriksa Tengku Zulkarnain atau Tengku Zul hari ini, Rabu (3/2/2021) terkait kasus ujaran kebencian oleh Permadi Arya atau Abu Janda. Ia bakal diperiksa sebagai saksi atas kasus tersebut.

Karo Penmas Divisi Humas Mabes Polri Brigjen Pol Rusdi Hartono mengungkapkan, Tengku Zul batal diperiksa hari ini masih di Medan, Sumatera Utara. Sehingga, pria yang kerap adu argumentasi di media sosial dengan sejumlah nama, salah satunya Abu Janda, batal diperiksa sebagai saksi hari ini.

Atas hal itu, penyidik akan menjadwalkan pemeriksaan ulang terhadap Tengku Zulkarnain.

"Benar mas, tapi yang bersangkutan memberi kabar ke penyidik tidak bisa hadir karena masih di Medan, maka akan di jadwal ulang," kata Rusdi saat dikonfirmasi Suara.com.

Abu Janda sebelumnya telah diperiksa oleh penyidik Dit Tipidsiber Bareskrim Polri terkait kasus kicauan 'Islam Arogan' pada Senin (1/2). Dia mengaku dicecar lebih dari 50 pertanyaan oleh penyidik.

"Jadi tadi saya datang lebih pagi saya diperiksa sudah 12 jam, pertanyaan saya udah nggak kehitung lagi, mungkin 50 pertanyaan pasti lebih," kata Abu Janda usai diperiksa di Bareskrim Polri, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

Ketika itu, Abu Janda mengaku diminta klarifikasi oleh penyidik terkait maksud kicauannya yang menyebut islam agama pendatang dan arogan. Dia pun telah menjelaskan bahwa kicauan itu semata-mata ditujukan kepada Ustaz Teungku Zul.

"Intinya saya menjelaskan saya sebagai saksi dipanggil untuk klarifikasi menjelaskan apa yang saya maksud dengan itu (Islam Arogan). Jadi saya sudah jelaskan ke penyidik bahwa Twit saya yang bikin ramai itu adalah Twit jawaban saya kepada ustaz Teungku Zul," katanya.

"Jadi ketika saya mengatakan arogan itu karena saya merespons twit provokatif Teungku Zul yang mengatakan bahwa minoritas di negeri ini arogan ke mayoritas. Di situlah keluar kata arogan itu," imbuh Abu Janda.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kasus 'Islam Arogan' Abu Janda, Polisi Batal Periksa Tengku Zul Hari Ini

Kasus 'Islam Arogan' Abu Janda, Polisi Batal Periksa Tengku Zul Hari Ini

News | Rabu, 03 Februari 2021 | 08:22 WIB

Ade Armando: KNPI Harusnya Laporkan Yahya Waloni dan Ustaz Abdul Somad

Ade Armando: KNPI Harusnya Laporkan Yahya Waloni dan Ustaz Abdul Somad

Hits | Rabu, 03 Februari 2021 | 08:10 WIB

Terungkap Asal Usul Nama Abu Janda, Ada Hubungannya dengan Panglima ISIS

Terungkap Asal Usul Nama Abu Janda, Ada Hubungannya dengan Panglima ISIS

Hits | Rabu, 03 Februari 2021 | 06:57 WIB

Telak! Cak Nun Skak Abu Janda yang Sebut Islam Agama Arogan

Telak! Cak Nun Skak Abu Janda yang Sebut Islam Agama Arogan

Sumbar | Rabu, 03 Februari 2021 | 05:15 WIB

Seribu Pengacara Aktivis 98, Siap Dampingi Abu Janda

Seribu Pengacara Aktivis 98, Siap Dampingi Abu Janda

Riau | Selasa, 02 Februari 2021 | 20:53 WIB

Polri Akan Periksa Ustaz Tengku Zul Soal Kasus Islam Arogan Abu Janda

Polri Akan Periksa Ustaz Tengku Zul Soal Kasus Islam Arogan Abu Janda

News | Selasa, 02 Februari 2021 | 20:24 WIB

Kasus Abu Janda, Aktivis 98: Ujian Pertama Listyo Sigit, Jadikan Tersangka

Kasus Abu Janda, Aktivis 98: Ujian Pertama Listyo Sigit, Jadikan Tersangka

Surakarta | Selasa, 02 Februari 2021 | 19:05 WIB

Terkini

RUU Pemilu 2029 Mulai Dibahas, DPR Buka Pintu Masukan Publik

RUU Pemilu 2029 Mulai Dibahas, DPR Buka Pintu Masukan Publik

News | Kamis, 08 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Imigrasi Sumut Petakan Risiko Hukum Penanganan Pengungsi

Imigrasi Sumut Petakan Risiko Hukum Penanganan Pengungsi

Sumut | Kamis, 08 Oktober 2026 | 22:53 WIB

Reses Bukan Hambatan DPR Tindaklanjuti Putusan MK soal Gibran

Reses Bukan Hambatan DPR Tindaklanjuti Putusan MK soal Gibran

News | Kamis, 08 Oktober 2026 | 22:53 WIB

2.399 Unit Huntap untuk Korban Bencana di Aceh Tamiang Ditargetkan Rampung 2026

2.399 Unit Huntap untuk Korban Bencana di Aceh Tamiang Ditargetkan Rampung 2026

Sumut | Kamis, 08 Oktober 2026 | 22:46 WIB

Kebakaran di Kawasan Pemukiman Padat Penduduk Kramat Pulo, 30 Mobil Damkar Dikerahkan

Kebakaran di Kawasan Pemukiman Padat Penduduk Kramat Pulo, 30 Mobil Damkar Dikerahkan

News | Kamis, 08 Oktober 2026 | 22:42 WIB

Tak Perlu Angket, DPR Bisa Gunakan Putusan MK sebagai Dasar Pemakzulan Gibran

Tak Perlu Angket, DPR Bisa Gunakan Putusan MK sebagai Dasar Pemakzulan Gibran

News | Kamis, 08 Oktober 2026 | 22:34 WIB

Essential Oil Indonesia Dibawa ke Pasar Beauty Timur Tengah

Essential Oil Indonesia Dibawa ke Pasar Beauty Timur Tengah

Lifestyle | Kamis, 08 Oktober 2026 | 22:24 WIB

Pembebasan Bersyarat Dicabut, Bechi Kembali ke Lapas Malang, 6 Pegawai Diperiksa

Pembebasan Bersyarat Dicabut, Bechi Kembali ke Lapas Malang, 6 Pegawai Diperiksa

Jatim | Kamis, 08 Oktober 2026 | 22:10 WIB

Dari Cedera hingga Recovery, Layanan Fisioterapi di Jakarta Utara Dukung Aktivitas Olahraga

Dari Cedera hingga Recovery, Layanan Fisioterapi di Jakarta Utara Dukung Aktivitas Olahraga

Sport | Kamis, 08 Oktober 2026 | 22:08 WIB

Kursi DPR Mau Ditambah 11, RUU Pemilu Godok Minimal 4 Kursi per Dapil

Kursi DPR Mau Ditambah 11, RUU Pemilu Godok Minimal 4 Kursi per Dapil

News | Kamis, 08 Oktober 2026 | 22:05 WIB

×