Survei Indikator: Tingkat Kepuasan Publik Pada Kinerja Jokowi Jeblok

Erick Tanjung, Ummi Hadyah Saleh

Senin, 08 Februari 2021 | 20:02 WIB
Survei Indikator: Tingkat Kepuasan Publik Pada Kinerja Jokowi Jeblok
Presiden Joko Widodo [Sekretariat Presiden]

Suara.com - Hasil Survei Indikator Politik Indonesia menyebut tingkat kepuasan masyarakat terhadap kinerja pemerintahan Joko Widodo menurun.

"Kalau kami cek meskipun masih puas terhadap kinerja Presiden, tapi tingkat ketidakpuasan mengalami kenaikan," kata Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia Burhanuddin Muhtadi dalam Rilis Indikator secara virtual, Senin (8/2/2021).

Bahkan ia menyebut tingkat kepuasan terhadap Jokowi terendah pada Juni 2016 dan belum pernah di angka di bawah 65 persen. Namun selama setahun terakhir, tingkat ketidakpuasaan terhadap Jokowi mengalami kenaikan dari 28 persen sekarang menjadi 35,6 persen.

"Titik terendah tingkat kepuasan terhadap Jokowi terutama ini, bahkan sejak Juni 2016. Sekarang ini 62,9 persen," ucap dia.

Burhanuddin menuturkan, meski penurunan tingkat kepuasan terhadap kinerja Jokowi tidak terlalu signifikan. Jokowi harus mengantisipasi hal tersebut.

"Meskipun tentu tidak terlalu signifikan, tapi cukup lumayan turun 68,3 persen jadi 62,9 persen. Tapi tren ini kalau tidak diantisipasi oleh Presiden itu bisa jadi alarm, karena sebagian dari pendukung loyalnya sudah mulai bergeser," ujarnya.

Tak hanya itu, Burhanuddin menuturkan angka 60 persen tingkat kepuasan terhadap Jokowi dipengaruhi tingkat partisipan dari pendukung Jokowi. Sementara ketidakpuasan terhadap Jokowi berasal dari pendukung Prabowo Subianto.

"Kalau ada yang bertanya kok masih 60 persen? kami punya paper ini berkaitan dengan sikap partisan. Jadi salah satunya orang puas tidak puas itu ditentukan oleh pilihan di 2019. Orang pendukung Jokowi cenderung puas terhadap kinerja presiden, pendukung Prabowo cenderung tidak puas meskipun Prabowo sudah menjadi bagian pemerintah," tuturnya.

Survei Indikator Politik Indonesia tersebut digelar pada 1-3 Februari 2021 dan dilakukan melalui sambungan telepon terhadap 1200 responden dipilih secara acak.

baca juga

Dalam survei tersebut, ukuran sampel 1.200 responden memiliki toleransi kesalahan (margin of error -MoE) sekitar kurang lebih 2,9 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.

Adapun sampel berasal dari seluruh provinsi yang terdistribusi secara proporsional.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

CEK FAKTA: Gambar Uang Rp 100 Kini Diganti Pakai Foto Jokowi?

CEK FAKTA: Gambar Uang Rp 100 Kini Diganti Pakai Foto Jokowi?

Hits | Senin, 08 Februari 2021 | 14:30 WIB

Akun Facebok Jokowi Diserang Netizen Malaysia: Hati-hati Jabatan Direbut

Akun Facebok Jokowi Diserang Netizen Malaysia: Hati-hati Jabatan Direbut

Banten | Sabtu, 06 Februari 2021 | 11:52 WIB

Teddy Gusnaidi Beri Usulan Ini ke Jokowi untuk Tangani Covid-19

Teddy Gusnaidi Beri Usulan Ini ke Jokowi untuk Tangani Covid-19

Hits | Jum'at, 05 Februari 2021 | 17:04 WIB

Terkini

AS Serang Iran, Harga Minyak Melambung Tinggi

AS Serang Iran, Harga Minyak Melambung Tinggi

Bisnis | Senin, 31 Agustus 2026 | 06:35 WIB

0882 Nomor Kartu Apa? Cek Provider dan Daftar Kode Prefix Resmi

0882 Nomor Kartu Apa? Cek Provider dan Daftar Kode Prefix Resmi

Tekno | Senin, 31 Agustus 2026 | 06:35 WIB

Kebiasaan Unik Orang Indonesia: Beli Asuransi Perjalanan Mendadak Tanpa Persiapan

Kebiasaan Unik Orang Indonesia: Beli Asuransi Perjalanan Mendadak Tanpa Persiapan

Bisnis | Senin, 31 Agustus 2026 | 06:30 WIB

2 Tahun Jadi Buron, Pengendali Narkoba Lintas Negara Ditangkap

2 Tahun Jadi Buron, Pengendali Narkoba Lintas Negara Ditangkap

Foto | Senin, 31 Agustus 2026 | 06:00 WIB

Pasukan GP Ansor Siap Tindak yang Ganggu Muktamar Ke-35 NU Jombang

Pasukan GP Ansor Siap Tindak yang Ganggu Muktamar Ke-35 NU Jombang

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 23:50 WIB

Kudeta Niger Gagal, Pasukan Pemerintah Melumpuhkan Penyerang Pangkalan Niamey

Kudeta Niger Gagal, Pasukan Pemerintah Melumpuhkan Penyerang Pangkalan Niamey

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 23:02 WIB

Boni Hargens Soroti Pengangkatan Kapolri sebagai Anggota Kehormatan KSBSI: Bukan Sekadar Seremonial

Boni Hargens Soroti Pengangkatan Kapolri sebagai Anggota Kehormatan KSBSI: Bukan Sekadar Seremonial

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 23:01 WIB

Bukan Ex-Officio! Romli Atmasasmita Tegaskan Status Listyo Sigit di KSBSI Hanya Bentuk Apresiasi

Bukan Ex-Officio! Romli Atmasasmita Tegaskan Status Listyo Sigit di KSBSI Hanya Bentuk Apresiasi

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Apa Itu Sistem AHWA? Cara Baru Pilih Ketua Umum PBNU di Muktamar NU ke-35 Tahun 2026

Apa Itu Sistem AHWA? Cara Baru Pilih Ketua Umum PBNU di Muktamar NU ke-35 Tahun 2026

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 22:19 WIB

Muktamar ke-35 NU Diwarnai Aksi Protes, Gus Yahya: Saya Mohon

Muktamar ke-35 NU Diwarnai Aksi Protes, Gus Yahya: Saya Mohon

Jatim | Minggu, 30 Agustus 2026 | 21:33 WIB

×