TNI Klaim Tembak Mati Tiga Anggota KKB Papua, TPNPB: Itu Warga Sipil!

Bangun Santoso | Ria Rizki Nirmala Sari | Suara.com

Rabu, 17 Februari 2021 | 06:36 WIB
TNI Klaim Tembak Mati Tiga Anggota KKB Papua, TPNPB: Itu Warga Sipil!
Dokumentasi foto yang dibagikan Juru bicara TPNPB Sebby Sambom yang mengklaim tiga anggota KKB Papua ditembak mati oleh TNI adalah warga sipil. (Foto: Istimewa/Dokumentasi Sebby Sambom)

Suara.com - Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB) membantah pernyataan TNI yang mengklaim telah menembak mati tiga anggota kelompok bersenjata Papua karena berusaha merebut senjata di Puskesmas Sugapa, Intan Jaya pada Senin (15/2/2021). TPNPB mengklaim, tiga orang yang tewas ditembak TNI itu merupakan warga sipil.

Juru bicara TPNPB Sebby Sambom mengatakan, TNI telah melakukan penipuan publik atas peristiwa tersebut. Karena itu pihaknya menyatakan kalau TNI harus bertanggung jawab atas pembunuhan tersebut.

"Manajemen Markas Pusat Komnas TPNPB selalu mendapat konfirmasi dari Pimpinan TPNPB di setiap wilayah Perang bahwa Pasukan TPNPB tidak ada yang korban, dan hal ini mereka biasa laporkan setelah baku tembak dengan Pasukan Militer dan Polisi Indonesia," kata Sebby dalam keterangan tertulisnya yang dikutip Suara.com, Rabu (17/2/2021).

"Adapun (jika) pasukan TPNPB yang dibunuh TNI, maka dengan berani mereka umumkan bahwa anggota kami ada ditembak mati oleh TNI dan Polri," sambungnya.

Sebby lantas menceritakan kronologis kejadian tersebut. Mulanya, seorang anggota TNI tewas atas penembakan dari TPNPB Intan Jaya pada Senin pagi.

Dalam upaya mengejar pelaku penembakan, TNI melakukan penyisiran di sekitar kampung Mamba hingga membuat seorang pemuda bernama Janius Bagau tertembak di lengan kiri sampai mengenai tulangnya hingga hancur.

Akibat luka itu, Janius dievakuasi ke Puskesmas dengan mobil milik bupati dari TKP di Amaesiga. Dalam mobil tersebut dua pemuda lain dari keluarga korban ikut serta untuk menjaga korban di Puskesmas sambil mendapat perawatan dari pihak medis.

"Kedua pemuda itu bernama Justinus Bagau dan Soni Bagau. Janius Bagau, Justinus Bagau, Soni Bagau. Semuanya berasal dari satu keluarga," tuturnya.

Kemudian saat ketiga korban tersebut berada di Puskemas Bilogai yang berada di Yokatapa, Distrik Sugapa, Kabupaten Intan Jaya, TNI datang pada malam hari lalu menginterogasi ketiganya sambil melakukan penyiksaan dan melayangkan pukulan hingga meninggal dunia pada Senin malam.

"Janius itu korban yang sebelumnya tertembak dari Amaesiga. Dua orang (Soni dan Justinus) itu sehat. Mereka ada di Puskesmas untuk jaga Janius. Tetapi mereka diperiksa dan diinterogasi lalu dipukul sampai ketiganya meninggal dunia di Puskesmas tadi malam," ungkapnya.

"Dari laporan kronologis singkat di atas ini, maka klaim anggota TNI bahwa mereka telah tembak mati tiga anggota TPNPB itu tidak benar. Justru TNI dengan tindakan keji dan tidak manusiawi telah melakukan penyiksaan dan pembunuhan terhada warga sipil yang tidak berdosa," tambah Sebby.

Sebby mengatakan kalau hal tersebut harus menjadi perhatian oleh semua pihak dan bersama-sama mendesak Pemerintah Indonesia untuk hentikan operasi militer dan kekerasan di seluruh teritori Papua Barat.

Klaim TNI

TNI mengklaim telah menewaskan tiga orang anggota Kelompok Kriminal Separatis Bersenjata (KKSB). Peristiwa itu terjadi karena tiga anggota KKSB itu berusaha merampas senjata aparat gabungan di Puskesmas Sugapa, Intan Jaya, Papua pada Senin (15/2/2021).

Kejadian itu bermula ketika tim TNI melakukan pengejaran pelaku penembakan terhadap anggota Satgas Yonif R 400/BR Prada Ginanjar Arianda dan memeriksa satu orang pria. Ketika diperiksa, pria yang kemudian diketahui bernama Janius Bagau itu tiba-tiba melarikan diri dengan melompat ke jurang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

TNI Klaim Tembak Mati 3 Anggota KKB Papua Saat Hendak Rampas Senjata

TNI Klaim Tembak Mati 3 Anggota KKB Papua Saat Hendak Rampas Senjata

News | Rabu, 17 Februari 2021 | 06:06 WIB

Sudah 11 Prajurit Tewas di Intan Jaya, dari Kontak Tembak sampai Kecelakaan

Sudah 11 Prajurit Tewas di Intan Jaya, dari Kontak Tembak sampai Kecelakaan

News | Selasa, 16 Februari 2021 | 15:37 WIB

Pemuda Papua Ciptakan Aplikasi Perdagangan Online, Bantu Pengusaha Kuliner

Pemuda Papua Ciptakan Aplikasi Perdagangan Online, Bantu Pengusaha Kuliner

Sulsel | Selasa, 16 Februari 2021 | 09:34 WIB

Kontak Senjata Kembali Pecah di Papua, Prada Ginanjar Tewas Tertembak

Kontak Senjata Kembali Pecah di Papua, Prada Ginanjar Tewas Tertembak

Sumut | Senin, 15 Februari 2021 | 13:32 WIB

Viral Anak Kemarin Sore Lecehkan Pahlawan di Uang Rp 10 Ribu, Panen Hujatan

Viral Anak Kemarin Sore Lecehkan Pahlawan di Uang Rp 10 Ribu, Panen Hujatan

Hits | Senin, 15 Februari 2021 | 12:26 WIB

Selamat ! Anak Petani dari Papua Ini Lulusan Terbaik TNI AD

Selamat ! Anak Petani dari Papua Ini Lulusan Terbaik TNI AD

Sulsel | Senin, 15 Februari 2021 | 10:14 WIB

Mencekam, Pasukan TNI Polri Dikepung dan Diberondong Peluru di Puncak Papua

Mencekam, Pasukan TNI Polri Dikepung dan Diberondong Peluru di Puncak Papua

Sulsel | Senin, 15 Februari 2021 | 09:47 WIB

Terkini

Surat Kemlu Bocor: Izin 'Terbang Bebas' Militer AS Berisiko Jadikan Indonesia 'Medan Perang'

Surat Kemlu Bocor: Izin 'Terbang Bebas' Militer AS Berisiko Jadikan Indonesia 'Medan Perang'

News | Rabu, 15 April 2026 | 08:21 WIB

Trump Kritik Paus Leo XIV hingga Lecehkan Yesus, Presiden Iran: Gak Bisa Dimaafkan!

Trump Kritik Paus Leo XIV hingga Lecehkan Yesus, Presiden Iran: Gak Bisa Dimaafkan!

News | Rabu, 15 April 2026 | 08:00 WIB

China Bantah Pasok Senjata untuk Iran, Fitnah Tak Berdasar

China Bantah Pasok Senjata untuk Iran, Fitnah Tak Berdasar

News | Rabu, 15 April 2026 | 07:58 WIB

China Bantah Tuduhan Suplai Senjata ke Iran: Laporan Itu Dibuat-Buat!

China Bantah Tuduhan Suplai Senjata ke Iran: Laporan Itu Dibuat-Buat!

News | Rabu, 15 April 2026 | 07:55 WIB

Kerugian Iran Tembus Rp4.300 Triliun, Garda Revolusi Siapkan Serangan Balasan ke AS-Israel

Kerugian Iran Tembus Rp4.300 Triliun, Garda Revolusi Siapkan Serangan Balasan ke AS-Israel

News | Rabu, 15 April 2026 | 07:43 WIB

Sekjen PBB: Sudah Saatnya Israel dan Lebanon Bekerja Sama

Sekjen PBB: Sudah Saatnya Israel dan Lebanon Bekerja Sama

News | Rabu, 15 April 2026 | 07:31 WIB

Dari Paris, Prabowo Kirim Ucapan Ulang Tahun ke Titiek Soeharto

Dari Paris, Prabowo Kirim Ucapan Ulang Tahun ke Titiek Soeharto

News | Rabu, 15 April 2026 | 07:11 WIB

Bayar atau Babak Belur: Mengapa Premanisme Tanah Abang Tak Pernah Benar-Benar Hilang?

Bayar atau Babak Belur: Mengapa Premanisme Tanah Abang Tak Pernah Benar-Benar Hilang?

News | Rabu, 15 April 2026 | 07:00 WIB

Izin ke Amerika Serikat, Negara Tetangga Ingin Beli Lebih Banyak Minyak dari Rusia

Izin ke Amerika Serikat, Negara Tetangga Ingin Beli Lebih Banyak Minyak dari Rusia

News | Rabu, 15 April 2026 | 06:50 WIB

AS dan Iran Dikabarkan Akan Kembali ke Meja Perundingan di Pakistan Akhir Pekan Ini

AS dan Iran Dikabarkan Akan Kembali ke Meja Perundingan di Pakistan Akhir Pekan Ini

News | Rabu, 15 April 2026 | 06:47 WIB