TNI Klaim Tembak Mati 3 Anggota KKB Papua Saat Hendak Rampas Senjata

Bangun Santoso, Ria Rizki Nirmala Sari

Rabu, 17 Februari 2021 | 06:06 WIB
TNI Klaim Tembak Mati 3 Anggota KKB Papua Saat Hendak Rampas Senjata
Ilustrasi patroli Tim gabungan TNI-Kepolisian Indonesia di Papua. [ANTARA/HO/Humas Polda Papua]

Suara.com - TNI mengklaim telah menewaskan tiga orang anggota Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB). Peristiwa itu terjadi karena tiga anggota KKSB itu berusaha merampas senjata aparat gabungan di Puskesmas Sugapa, Intan Jaya, Papua pada Senin (15/2/2021).

Kejadian itu bermula ketika tim TNI melakukan pengejaran pelaku penembakan terhadap anggota Satgas Yonif R 400/BR Prada Ginanjar Arianda dan memeriksa satu orang pria. Ketika diperiksa, pria yang kemudian diketahui bernama Janius Bagau itu tiba-tiba melarikan diri dengan melompat ke jurang.

Tim TNI terpaksa melepaskan tembakan ke arah Janius setelah tembakan peringatan dan seruan untuk kembali tidak diindahkan yang bersangkutan. Menurut keterangan dari pihak TNI, Janius mengalami luka di bagian tangan.

Beberapa waktu kemudian, terdengar informasi dari warga adanya satu orang dengan luka tembak dibawa ke Puskesmas oleh Kepastoran Gereja Katolik Bilogai dan sejumlah warga lainnya.

Setelah dilakukan pengecekan dan pencocokan dengan KTP yang diperoleh saat pemeriksaan, pihak TNI memastikan kalau orang itu ialah Janius yang diketahui sebagai anggota KKSB. Janius disebut sering melakukan aksi teror di Sugapa dan menjadi salah satu penandatangan surat pernyataan perang kepada TNI-Polri beberapa waktu yang lalu.

"Setelah dicocokkan dengan identitas dan beberapa barang bukti lain seperti surat pernyataan perang oleh KKSB, dipastikan ketiganya merupakan anggota dari KKSB yang selama ini sering melakukan aksi teror dan penyerangan terhadap masyarakat dan aparat keamanan di Sugapa," kata Kapen Kogabwilhan III Kolonel CZI IGN Suriastawa dalam keterangan tertulis yang dikutip Suara.com, Rabu (17/2/2021).

Ketika mendapatkan perawatan di Puskesmas Sugapa, Janius Bagau didatangi oleh dua orang rekannya. Mereka lantas berusaha melarikan diri, menyerang dan berusaha merampas senjata dari aparat gabungan TNI-Polri yang berjaga di sana.

Karena melakukan penyerangan, aparat yang tengah berjaga pun melumpuhkan tiga orang tersebut hingga tewas.

Suriastawa menuturkan kalau Janius dan Januarius Sani turut menandatangani surat pernyataan perang kepada TNI-Polri beberapa waktu lalu.

baca juga

"Sudah dikoordinasikan dengan Pemda setempat untuk pengurusan tiga jenazah KKSB itu."

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sudah 11 Prajurit Tewas di Intan Jaya, dari Kontak Tembak sampai Kecelakaan

Sudah 11 Prajurit Tewas di Intan Jaya, dari Kontak Tembak sampai Kecelakaan

News | Selasa, 16 Februari 2021 | 15:37 WIB

Belasan Prajurit Yonif 400/BR Gugur Saat Bertugas di Intan Jaya Papua

Belasan Prajurit Yonif 400/BR Gugur Saat Bertugas di Intan Jaya Papua

News | Selasa, 16 Februari 2021 | 15:29 WIB

Pemuda Papua Ciptakan Aplikasi Perdagangan Online, Bantu Pengusaha Kuliner

Pemuda Papua Ciptakan Aplikasi Perdagangan Online, Bantu Pengusaha Kuliner

Sulsel | Selasa, 16 Februari 2021 | 09:34 WIB

Keluarga Setuju Jenazah Pendeta Yeremia Diautopsi, Tapi dengan Syarat

Keluarga Setuju Jenazah Pendeta Yeremia Diautopsi, Tapi dengan Syarat

News | Selasa, 16 Februari 2021 | 06:13 WIB

Kontak Senjata Kembali Pecah di Papua, Prada Ginanjar Tewas Tertembak

Kontak Senjata Kembali Pecah di Papua, Prada Ginanjar Tewas Tertembak

Sumut | Senin, 15 Februari 2021 | 13:32 WIB

Viral Anak Kemarin Sore Lecehkan Pahlawan di Uang Rp 10 Ribu, Panen Hujatan

Viral Anak Kemarin Sore Lecehkan Pahlawan di Uang Rp 10 Ribu, Panen Hujatan

Hits | Senin, 15 Februari 2021 | 12:26 WIB

Selamat ! Anak Petani dari Papua Ini Lulusan Terbaik TNI AD

Selamat ! Anak Petani dari Papua Ini Lulusan Terbaik TNI AD

Sulsel | Senin, 15 Februari 2021 | 10:14 WIB

Terkini

Meluas ke 12 Titik! Polisi Geledah Pacific Place hingga Rumah Mewah di Sentul Terkait Kasus TPPU

Meluas ke 12 Titik! Polisi Geledah Pacific Place hingga Rumah Mewah di Sentul Terkait Kasus TPPU

News | Rabu, 08 Juli 2026 | 23:30 WIB

Bahaya State Capture, Pakar Ungkap Cara Militer 'Kuasai' Negara Lewat Jalur Legal

Bahaya State Capture, Pakar Ungkap Cara Militer 'Kuasai' Negara Lewat Jalur Legal

News | Rabu, 08 Juli 2026 | 23:30 WIB

Jejak Densus 88 Kuntit Jampidsus di Cafe de'CLAN Signature: Kini Ditemukan Brankas Dolar Rp67 M!

Jejak Densus 88 Kuntit Jampidsus di Cafe de'CLAN Signature: Kini Ditemukan Brankas Dolar Rp67 M!

News | Rabu, 08 Juli 2026 | 22:59 WIB

Bareskrim Rampungkan Berkas Kasus Impor Handphone Ilegal, Tiga Tersangka Segera Disidang

Bareskrim Rampungkan Berkas Kasus Impor Handphone Ilegal, Tiga Tersangka Segera Disidang

News | Rabu, 08 Juli 2026 | 22:59 WIB

Mengapa Pengembalian Amplop Belum Tentu Membebaskan Raja Juli Antoni dari Pidana?

Mengapa Pengembalian Amplop Belum Tentu Membebaskan Raja Juli Antoni dari Pidana?

News | Rabu, 08 Juli 2026 | 22:26 WIB

Sembunyi di Balik Lemari! Polisi Sita Rp67 M dari Cafe de'CLAN yang Diduga Milik Jampidsus Febrie

Sembunyi di Balik Lemari! Polisi Sita Rp67 M dari Cafe de'CLAN yang Diduga Milik Jampidsus Febrie

News | Rabu, 08 Juli 2026 | 22:16 WIB

Brankas Berisi Dolar Disita di Cafe de'CLAN, Nama Jampidsus Febrie Adriansyah Ikut Terseret

Brankas Berisi Dolar Disita di Cafe de'CLAN, Nama Jampidsus Febrie Adriansyah Ikut Terseret

News | Rabu, 08 Juli 2026 | 21:54 WIB

Dari Cafe de'CLAN Signature ke Pacific Place, Polisi Kejar Aliran Duit Korupsi PLTU hingga Asabri!

Dari Cafe de'CLAN Signature ke Pacific Place, Polisi Kejar Aliran Duit Korupsi PLTU hingga Asabri!

News | Rabu, 08 Juli 2026 | 21:10 WIB

Rumah Jampidsus Febrie Adriansyah Dijaga Ketat Tentara Usai Polisi Geledah Kafe deClan Signature

Rumah Jampidsus Febrie Adriansyah Dijaga Ketat Tentara Usai Polisi Geledah Kafe deClan Signature

News | Rabu, 08 Juli 2026 | 21:07 WIB

Kasus Eksploitasi Anak 'Tenda Biru' Bukan Dipicu Postingan Viral WN Jepang

Kasus Eksploitasi Anak 'Tenda Biru' Bukan Dipicu Postingan Viral WN Jepang

News | Rabu, 08 Juli 2026 | 20:35 WIB

×