Delapan Gorila di Taman Safari San Diego Berhasil Sembuh dari Covid-19

Reza Gunadha | Hikmawan Muhamad Firdaus | Suara.com

Rabu, 17 Februari 2021 | 13:48 WIB
Delapan Gorila di Taman Safari San Diego Berhasil Sembuh dari Covid-19
Salah satu gorila di Taman Safari San Diego yang berhasil sembuh dari Covid-19.[Twitter]

Suara.com - Delapan gorila dataran rendah barat di Taman Safari San Diego Amerika Serikat telah pulih sepenuhnya setelah dinyatakan positif virus corona pada Januari.

"Kami sangat berterima kasih atas curahan perhatian dan dukungan yang kami terima saat mereka pulih dengan selamat," kata Lisa Peterson, direktur eksekutif Taman Safari Kebun Binatang San Diego, disadur dari NBC San Diego.

"Kami sangat senang dapat berbagi kegembiraan yang dibawa kawanan tercinta ini ke komunitas kami dan untuk tamu kami." sambungnya.

Beberapa gorila dinyatakan positif SARS-CoV-2 pada 11 Januari. Seluruh gorila masih di bawah pengawasan ketat meskipun sudah dinyatakan sembuh.

Pihak pengelola mengungkapkan jika para pengunjung sudah diperbolehkan untuk mengunjungi kawanan gorila di rumah mereka di Hutan Gorilla taman safari.

Seperti diwartakan CNN, kedelapan gorila di kebun binatang itu sempat diasingkan setelah diagnosis pada 11 Januari.

Pada saat itu, beberapa menunjukkan gejala yang meliputi "batuk ringan, hidung tersumbat, keluarnya cairan dari hidung dan kelesuan yang terputus-putus," kata pihak kebun binatang.

"Gorila terinfeksi dengan garis keturunan B.1.429 dari virus corona, yang telah lazim di California dan mungkin lebih menular daripada jenis lain," menurut kebun binatang.

Pejabat kebun binatang mengatakan jika kesembuhan gorila tersebut karena "standar perawatan tertinggi" yang diberikan oleh tim dokter hewan kebun binatang, profesional perawatan satwa liar, dan kolaborasi dengan beragam kolega dan mitra.

Winston, salah satu gorila punggung perak yang sudah lansia, menerima terapi antibodi monoklonal di antara perawatannya.

Karena kekhawatiran atas usia Winston dan kondisi medis yang mendasari, dokter hewan melakukan pemeriksaan diagnostik dan memastikan dia menderita pneumonia dan penyakit jantung, kata Taman Safari Kebun Binatang San Diego dalam rilis berita.

Dari pasokan yang tidak diizinkan untuk digunakan manusia, Winston menerima terapi antibodi monoklonal, obat jantung, dan antibiotik.

Kebun binatang itu menyebutkan ada 10 badan pemerintah negara bagian dan federal serta empat organisasi swasta yang membantu pemulihan gorila.

"Ada rasa persahabatan yang hangat dengan rekan-rekan kami saat kami terus berbagi pengetahuan," kata Peterson. "Kami sangat berterima kasih atas kolaborasi di berbagai bidang keahlian untuk memastikan kesehatan terbaik bagi kawanan kami dan pemahaman yang mendalam tentang keterkaitan semua makhluk hidup."

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Hina Natalius Pigai Gorila, Relawan Jokowi Ambroncius Ditahan 40 Hari Lagi

Hina Natalius Pigai Gorila, Relawan Jokowi Ambroncius Ditahan 40 Hari Lagi

News | Selasa, 16 Februari 2021 | 15:32 WIB

Ditahan Gegara Hina Pigai Gorila, Ambroncius Mohon ke Polisi Minta Dilepas

Ditahan Gegara Hina Pigai Gorila, Ambroncius Mohon ke Polisi Minta Dilepas

News | Senin, 01 Februari 2021 | 15:11 WIB

2 Ibu Narapidana Diduga Bawa Tembakau Gorila, Ini Temuan Polresta Malang

2 Ibu Narapidana Diduga Bawa Tembakau Gorila, Ini Temuan Polresta Malang

Malang | Sabtu, 30 Januari 2021 | 16:06 WIB

Terkini

Mendagri Serahkan Hewan Kurban Kemendagri dan BNPP, Bentuk Kepedulian Sosial Kepada Masyarakat

Mendagri Serahkan Hewan Kurban Kemendagri dan BNPP, Bentuk Kepedulian Sosial Kepada Masyarakat

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 15:39 WIB

'To Kill or To Be Killed', Jaleswari Ingatkan TNI Dilatih Membunuh Bukan Urus Sawah

'To Kill or To Be Killed', Jaleswari Ingatkan TNI Dilatih Membunuh Bukan Urus Sawah

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 15:37 WIB

Biar Setara dengan TNI, Dasco Sebut Usulan Perpanjangan Usia Pensiun Polri Layak Dipertimbangkan

Biar Setara dengan TNI, Dasco Sebut Usulan Perpanjangan Usia Pensiun Polri Layak Dipertimbangkan

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 15:35 WIB

Ekonom Senior AMRO: Disrupsi Energi Timur Tengah 4 Kali Lebih Ngeri Dibanding Perang Rusia-Ukraina

Ekonom Senior AMRO: Disrupsi Energi Timur Tengah 4 Kali Lebih Ngeri Dibanding Perang Rusia-Ukraina

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 15:30 WIB

Studi: Model Iklim Saat Ini Dinilai Kurang Akurat Baca Dampak Perubahan Iklim di Perkotaan, Kenapa?

Studi: Model Iklim Saat Ini Dinilai Kurang Akurat Baca Dampak Perubahan Iklim di Perkotaan, Kenapa?

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 15:30 WIB

Viral Duel Maut WNA Brunei di Blok M, Korban Tewas Setelah 10 Hari Kritis di ICU

Viral Duel Maut WNA Brunei di Blok M, Korban Tewas Setelah 10 Hari Kritis di ICU

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 15:20 WIB

Kemensos dan Kementerian PU Targetkan 93 Sekolah Rakyat Permanen Rampung Bulan Juni

Kemensos dan Kementerian PU Targetkan 93 Sekolah Rakyat Permanen Rampung Bulan Juni

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 15:19 WIB

Gagal Sewa Gedung di Gunawarman, Perusahaan Ini Ditipu Rp2 Miliar Akibat Penipuan Sewa Gedung

Gagal Sewa Gedung di Gunawarman, Perusahaan Ini Ditipu Rp2 Miliar Akibat Penipuan Sewa Gedung

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 15:14 WIB

Lahan Papua Cuma Dihargai Rp300 Ribu, Yorrys Raweyai: Itu Tidak Manusiawi

Lahan Papua Cuma Dihargai Rp300 Ribu, Yorrys Raweyai: Itu Tidak Manusiawi

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 15:07 WIB

Polemik PSN Papua Tak Bisa Lagi Dipandang Sebelah Mata, DPD Resmi Bentuk Pansus

Polemik PSN Papua Tak Bisa Lagi Dipandang Sebelah Mata, DPD Resmi Bentuk Pansus

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 14:57 WIB