6 Cara Pantau Banjir Menggunakan Aplikasi

Rifan Aditya | Suara.com

Jum'at, 19 Februari 2021 | 13:43 WIB
6 Cara Pantau Banjir Menggunakan Aplikasi
Ilustrasi: cara pantau banjir menggunakan aplikasi - Kawasan Rukun Warga 04, Kelurahan Cipinang Melayu, Jakarta Timur terendam banjir sejak Jumat (19/2/2021) dini hari. Ketinggian air mencapai 50 centimeter hingga 1,5 meter. [Suara.com/Bagaskara]

Suara.com - Hujan deras masih mengguyur wilayah Indonesia, termasuk DKI Jakarta dan sekitarnya. Hal tersebut menyebabkan tingginya debit air di sejumlah sungai yang mengalir melewati kawasan Ibukota maupun kawasan lainnya, sehingga berpotensi banjir. Lalu, bagaimana cara pantau banjir menggunakan aplikasi?

Intensitas curah hujan yang masih tinggi membuat warga di daerah langganan banjir harus selalu waspada jika sungai tidak mampu lagi menahan tingginya debit air.

Untuk mengatasi hal tersebut, kini ada situs dan aplikasi yang berguna untuk memantau potensi banjir di wilayah DKI Jakarta maupun sekitarnya, namanya yaitu petabencana.id.

Data yang disajikan dari aplikasi atau situs tersebut berupa tinggi muka air di setiap pintu air. Bukan hanya itu, Petabencana juga menampilkan data tambahan berupa daerah-daerah yang mengalami banjir.

 1. Jangkauan Petabencana.id

Petabencana ini merupakan peta digital yang berfungsi untuk memantau banjir maupun bencana lainnya di sejumlah kota. Untuk saat ini, jangkauan daerah yang tersedia dalam situs atau aplikasi Petabencana yaitu Jakarta, Bandung, Semarang, dan Surabaya.

Awalnya, aplikasi ini berfungsi mengambil data setiap wilayah yang mengalami banjir dari sosial media agar dapat dikumpulkan secara cepat atau real time. Lalu, kinerja aplikasi ini pun mengalami perkembangan yang mana mampu menampilkan data tinggi debit air dari setiap pintu air yang ada di Jabodetabek.

Untuk pantau banjir di Jakarta misalnya, para pengguna dapat memantau tinggi debit air di sejumlah pintu air di Jakarta, Depok, dan Bogor. Aplikasi ini bisa kamu unduh di Play Store atau  bisa menggunakannya melalui web.

Selain menggunakan petabencana.id, ada beberapa aplikasi lainnya juga yang bisa kamu gunakan sebagai cara pantau banjir dengan cepat. Adapun aplikasi tersebut seperti berikut ini.

2. Aplikasi pantau Banjir

Aplikasi ini memberikan informasi atau data seputar tinggi debit air, daerah yang mengalami banjir, hingga operasional pompa air. Informasi atau data tersebut diperoleh dari pengamatan para petugas dinas tata air yang dilakukan secara real time. Aplikasi ini dapat kamu unduh di Play Store.

3. Cara Pantau Banjir di Aplikasi Peringatan Dini Banjir Jakarta

Aplikasi ini disediakan Dinas Sumber Daya Air DKI Jakarta. Informasi atau data yang ditampilkan oleh aplikasi ini berupa infografis debit air selama 24 jam. Bukan hanya itu, aplikasi atau situs ini juga memiliki titik pantau wilayah seperti di Jakarta, Depok, Bogor, dan Tangerang. Aplikasi ini dapat kamu unduh di Play Store

4. Aplikasi PMI-FirstAid

Cara pantau banjir berikutnya melalui aplikasi yang disediakan oleh Palang Merah Indonesia (PMI).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bendung Katulampa Siaga III, Pemprov DKI Keluarkan Peringatan Banjir

Bendung Katulampa Siaga III, Pemprov DKI Keluarkan Peringatan Banjir

News | Jum'at, 19 Februari 2021 | 13:40 WIB

Korban Banjir Jakarta Mengungsi ke Musala, Pasrah Tak Bisa Jaga Jarak

Korban Banjir Jakarta Mengungsi ke Musala, Pasrah Tak Bisa Jaga Jarak

Jakarta | Jum'at, 19 Februari 2021 | 13:38 WIB

Kali Baru Meluap Jalan Raya Bojonggede Direndam Banjir

Kali Baru Meluap Jalan Raya Bojonggede Direndam Banjir

Bogor | Jum'at, 19 Februari 2021 | 13:36 WIB

Terkini

Dokter Rumah Horor yang Pernah Gegerkan AS Tewas Misterius saat Jalani Hukuman Seumur Hidup

Dokter Rumah Horor yang Pernah Gegerkan AS Tewas Misterius saat Jalani Hukuman Seumur Hidup

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 23:30 WIB

Kondisi Terkini Wanita yang Coba Akhiri Hidup di Dekat Istana, Masih Dirawat Intensif di RSCM

Kondisi Terkini Wanita yang Coba Akhiri Hidup di Dekat Istana, Masih Dirawat Intensif di RSCM

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 22:10 WIB

Arus Balik Padat, Korlantas Polri Berpeluang Perpanjang One Way Nasional Trans Jawa

Arus Balik Padat, Korlantas Polri Berpeluang Perpanjang One Way Nasional Trans Jawa

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 20:45 WIB

Respons KPK Usai Dapat Sindiran Satire Soal Status Tahanan Rumah Yaqut

Respons KPK Usai Dapat Sindiran Satire Soal Status Tahanan Rumah Yaqut

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 20:26 WIB

Urai Kepadatan di Jalur Arteri, Jam Operasional Tol Fungsional Purwomartani Diperpanjang

Urai Kepadatan di Jalur Arteri, Jam Operasional Tol Fungsional Purwomartani Diperpanjang

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 20:00 WIB

Waka MPR Ingatkan Opsi Sekolah Daring untuk Hemat BBM: Jangan Ulangi Kesalahan Saat Covid-19

Waka MPR Ingatkan Opsi Sekolah Daring untuk Hemat BBM: Jangan Ulangi Kesalahan Saat Covid-19

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 20:00 WIB

Cegah Pemudik Nyasar ke Sawah, Jasamarga Hapus Rute Google Maps

Cegah Pemudik Nyasar ke Sawah, Jasamarga Hapus Rute Google Maps

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 19:56 WIB

Kenapa Krisis Minyak Global 2026 Lebih Parah dari 1973? Begini Penjelasannya dari Ahli

Kenapa Krisis Minyak Global 2026 Lebih Parah dari 1973? Begini Penjelasannya dari Ahli

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 19:55 WIB

Terminal Kampung Rambutan Bakal Dirombak Total Usai Terendam Banjir

Terminal Kampung Rambutan Bakal Dirombak Total Usai Terendam Banjir

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 19:52 WIB

Siapa Mohammad Bagher Zolghadr? Pengganti Ali Larijani sebagai Pimpinan Keamanan Tertinggi Iran

Siapa Mohammad Bagher Zolghadr? Pengganti Ali Larijani sebagai Pimpinan Keamanan Tertinggi Iran

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 19:31 WIB