Rover Penjelajah dan Helikopter Pertama Milik NASA Sukses Mendarat di Mars

Siswanto, Deutsche Welle

Jum'at, 19 Februari 2021 | 14:12 WIB
Rover Penjelajah dan Helikopter Pertama Milik NASA Sukses Mendarat di Mars
DW

Suara.com - Rover penjelajah Perseverance milik AS telah berhasil mendarat di Mars bersama dengan helikopter Ingenuity. Misi NASA Mars 2020 ini dipandang sebagai langkah pertama untuk membawa sampel batuan Mars kembali ke Bumi.

Misi Mars 2020 milik NASA merupakan misi ketiga yang berhasil tiba di Mars dalam waktu sepuluh hari terakhir.

Ini merupakan misi penjelajahan Mars terbesar yang dilakukan AS.

Dalam misi ini, NASA juga mengirim helikopter pertama yang akan terbang di Planet Merah.

Rover penjelajah terbaru AS, Perseverance sukses mendarat di permukaan Mars pada 18 Februari 2021 pukul 20.56 UTC atau 19 Februari 03.56 WIB.

Untuk mendarat di Mars, Perseverance mulai turun dengan kecepatan lebih dari 20.000 kilometer per jam.

Parasut dan mekanisme penurunan bertenaga kemudian memperlambat kecepatan rover menjadi sekitar 3 km/jam sebelum ‘sky crane' menurunkannya dengan tiga tali kekang ke permukaan planet, mendarat di enam rodanya.

Lokasi pendaratan populer

Sesuai rencana, Perseverance mendarat di Kawah Jezero, tepat di utara ekuator Mars, di wilayah yang disebut Isidis Planitia.

baca juga

Ini adalah wilayah yang sering dilalui oleh rover penjelajah AS lainnya, termasuk rover Curiosity, yang masih aktif.

Tapi Curiosity berada sekitar 3.700 kilometer jauhnya di Kawah Gale. Sementara, Cina akan mendaratkan rover penjelajah Mars pertamanya pada bulan Mei mendatang di wilayah Utopia Planitia.

Tiga misi menjelajah Mars

Tiga misi Mars diluncurkan pada Juli 2020. Selain Mars NASA 2020, ada Misi Mars Emirates dan Tianwen-1 Cina. Misi UEA dan Cina berpusat di sekitar wahana ruang angkasa yang mengorbit Planet Merah.

Namun, seperti yang disebutkan di atas, Tianwen-1 juga akan mencoba mendaratkan rover penjelajahnya di Mars pertengahan tahun ini.

Sejauh ini, AS merupakan negara yang lebih berpengalaman dalam menjelajah Mars.

Rover Perseverance, yang terbesar sekaligus terberat yang diluncurkan AS sejauh ini, akan mencari air dan tanda-tanda kehidupan lainnya di bawah permukaan planet.

Untuk misi masa depan

Perseverance juga akan mengambil sampel batuan dan tanah dan menyimpannya dalam tabung, yang rencananya akan dikumpulkan oleh misi gabungan AS dan Eropa dan dibawa kembali ke Bumi dalam 10 tahun ke depan.

Lalu, ada pula helikopter Ingenuity, yang dipasang di perut Perseverance. Helikopter adalah perangkat eksperimental yang ingin digunakan NASA untuk belajar lepas landas dan terbang di atmosfer Mars.

Ini penting karena atmosfer di sana jauh lebih tipis daripada di Bumi, dan itu dapat memengaruhi penerbangan - jumlah tenaga dan daya angkat yang dibutuhkan, dan kecepatan putaran baling-baling helikopter.

Apakah hal itu berhasil atau tidak hampir tidak relevan pada tahap ini, karena apa pun yang terjadi, ini akan menjadi pertama kalinya sebuah negara menguji penerbangan "di dunia lain", seperti yang dijelaskan oleh NASA.

Selain itu, pengujian penerbangan tersebut berpotensi membuka jalan bagi misi masa depan dengan astronaut dapat pergi ke Mars dan kembali, meski hal itu mungkin baru bisa terwujud dalam waktu 30 tahun.

Upaya untuk berkolaborasi

Misi Mars Emirates melibatkan satelit yang bernama al-Amal yang berarti ‘Harapan'.

Misi ini adalah yang pertama dari tiga misi yang berhasil tiba di Mars ketika memasuki orbit planet pada 9 Februari 2021.

Amal akan menghabiskan setidaknya dua tahun menjalankan tes di berbagai ketinggian dan bertujuan untuk memberikan komunitas sains global gambaran lengkap pertama dari atmosfer Mars.

Hal ini sesuai dengan ambisi UEA untuk beralih dari ekonomi hidrokarbon menuju ekonomi berbasis pengetahuan.

Dan hal ini membentuk sejumlah kolaborasi internasional dengan universitas di AS dan tempat lainnya untuk membantu mewujudkan ambisi itu.

Pada 10 Februari 2021, giliran pengorbit Tianwen-1 memasuki orbit Mars. Pengorbit Cina juga akan menyelidiki atmosfer Mars.

Dan dalam tiga bulan, pesawat itu dijadwalkan akan mendaratkan rover penjelajah pertamanya di planet tersebut.

Seperti halnya penjelajah Perseverance NASA, Cina akan mencari tanda-tanda kehidupan di Mars, termasuk air di bawah permukaan planet.

Persaingan penjelajahan antariksa?

Sejumlah negara dan organisasi telah menyatakan minatnya untuk bekerja sama dengan Cina dalam misi eksplorasi antariksa.

Namun, beberapa sumber mengatakan bahwa jika kekhawatiran akan adanya perlombaan eksplorasi antariksa baru dibenarkan, maka Negeri Tirai Bambu akan menjadi salah satu pesaing utama.

Salah satu alasan untuk kecurigaan tersebut adalah sementara AS dan Eropa berkolaborasi dalam misi bulan baru "Artemis", yang mencakup pangkalan darat dan orbit, Cina tampaknya sangat siap mendirikan pangkalannya sendiri di luar angkasa.

Namun ini tentu saja masih sekadar pandangan yang sangat tertutup, mengingat ada banyak negara lain, termasuk India dan Israel, dan yang terbaru bahkan Turki telah mengumumkan program luar angkasa baru mereka.

Sebagian besar ahli memandang bahwa kesuksesan apa pun yang tercapai di luar angkasa, itu sejatinya merupakan kesuksesan bagi seluruh umat manusia, tidak peduli bagaimana pengetahuan dan barang temuan itu dibagikan.

NASA menunjukkan bahwa hanya sekitar 40% dari misi yang pernah dikirim ke Mars - oleh badan antariksa mana pun - yang berhasil.

Jadi, setiap upaya dapat dipuji, jika dilakukan untuk alasan yang benar. Ini mungkin menunjukkan bahwa bahkan dengan rekam jejak AS di luar angkasa, Perseverance hanyalah rover penjelajah NASA kelima yang pernah mencoba - dan sekarang berhasil - untuk mendarat di Mars. (Ed: rap/gtp)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Perseverance Temukan Sampah Tak Terduga di Mars

Perseverance Temukan Sampah Tak Terduga di Mars

Tekno | Senin, 20 Juni 2022 | 13:38 WIB

Terkini

Berangkat Dari Kalimantan, Om Basri Siap Hadapi Penyidik Polda Sulsel

Berangkat Dari Kalimantan, Om Basri Siap Hadapi Penyidik Polda Sulsel

Sulsel | Rabu, 05 Agustus 2026 | 06:49 WIB

4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar

4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar

Lifestyle | Rabu, 05 Agustus 2026 | 06:37 WIB

5 Alasan Kenapa Hotel Bersejarah Ini Bakal Jadi Spot Hits Terbaru di Bangkok

5 Alasan Kenapa Hotel Bersejarah Ini Bakal Jadi Spot Hits Terbaru di Bangkok

Lifestyle | Rabu, 05 Agustus 2026 | 06:30 WIB

Mengenal Kecanggihan Honda NX500 Motor Crossover Terbaru Pengganti CB500X

Mengenal Kecanggihan Honda NX500 Motor Crossover Terbaru Pengganti CB500X

Otomotif | Rabu, 05 Agustus 2026 | 06:09 WIB

Qatar Ungkap Kemajuan Negosiasi AS-Iran, Harga Minyak Dunia Anjlok 4 Persen

Qatar Ungkap Kemajuan Negosiasi AS-Iran, Harga Minyak Dunia Anjlok 4 Persen

Bisnis | Rabu, 05 Agustus 2026 | 06:05 WIB

Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal

Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 00:11 WIB

Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering

Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 00:02 WIB

Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026

Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026

Bola | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:55 WIB

Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain

Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:42 WIB

Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar

Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:26 WIB

×