Tak Lagi Tidur di Tempat yang Sempit, Santri Ponpes Senang Tinggal di Rusun

Fitri Asta Pramesti | Suara.com

Jum'at, 19 Februari 2021 | 17:30 WIB
Tak Lagi Tidur di Tempat yang Sempit, Santri Ponpes Senang Tinggal di Rusun
SMP Ilmu Al-Quran di Pondok Pesantren Mahad Utsmani Tafidzu. (Dok. Kementerian PUPR)

Suara.com - Kepala Sekolah SMP Ilmu Al-Quran di Pondok Pesantren Mahad Utsmani Tafidzu Dewi Yustika Sari mengapresiasi upaya Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) terkait pembangunan fasilitas tempat tinggal yang nyaman untuk para santriwati  berupa rumah susun

Dewi mengungkap, para santri kini senang tinggal di rusun karena bisa beristirahat di teman yang layak dan tak lagi harus tidur di tempat yang sempit. 

"Dulu para santri menempati tempat tidur yang sempit dan hanya mengandalkan kasur lipat dari wali murid dan ditempati bersama-sama. Tapi sejak dibangun Rusun ini sekarang para santri mendapatkan tempat yang layak untuk mereka istirahat setelah padatnya kegiatan di pondok,” ujarnya.

Rada Maulina Safira, kelas XI Pondok Pesantren Mahad Utsmani Tafidzu mengaku sangat senang bisa tinggal di rusun. Menurutnya, fasilitas rusun sangat baik, bahkan teman - temanya menyebut tempat tinggal barunya layaknya apartemen.

"Saya senang sekaligus bahagia bisa tinggal di rusun yang telah dibangun Kementerian PUPR, karena rusun ini juga seperti apartemen fasilitasnya. Jadi membuat kami para santri nyaman ketika beristirahat. Saya berharap Kementerian PUPR juga kedepannya dapat membangun Rusun bagi Santriwan," harapnya.

Pemerintah melalui Kementerian (PUPR) terus berupaya meningkatkan karakter generasi muda bangsa yang unggul dan fokus dalam menuntut ilmu di lingkungan Pondok Pesantren, salah satunya dengan membangun rusun. 

Salah satu program rumah susun untuk santri oleh Kementerian PUPR dibangun di Pondok Pesantren Mahad Utsmani Tafidzu di Kabupaten Ogan Komering Ilir, Sumatera Selatan.

Direktur Jenderal Perumahan Kementerian PUPR Khalawi Abdul Hamid mengungkapkan para santri merupakan bagian dari generasi muda Indonesia yang perlu mendapat perhatian dari pemerintah.

Adanya Rusun ini diharapkan, sambung Khalawi, dapat melatih para santri untuk tinggal di hunian vertikal sekaligus mendorong mereka untuk terbiasa hidup sehat dan bersih di hunian yang layak huni.

”Rusun ini kami bangun untuk memenuhi kebutuhan hunian para santri yang sedang menimba ilmu pengetahuan baik verbal maupun spiritual di lingkungan Ponpes. Hal ini juga bisa menjadi langkah yang ditempuh pemerintah untuk dapat menghasilkan Sumber Daya Manusia yang unggul bagi bangsa dan  negara," ujar Khalawi beberapa waktu lalu.

Ia berharap kepada para santri bisa menjaga dan merawat dengan baik bangunan rusun yang telah dibangun oleh Kementerian PUPR.

Rusun Pondok Pesantren Mahad Utsmani Tafidzu tersebut dibangun sebanyak satu tower terdiri dari dua lantai. Tipe hunian yang ada adalah tipe barak yang dapat menampung sebanyak 138 santri putri.

"Total anggaran pembangunan Rusun tersebut sebesar Rp 7,8 Miliar. Kami juga telah melengkapi Rusun tersebut dengan fasilitas air bersih, tempat tidur, kasur, lemari pakaian, area wudhu, dan PSU," katanya.

Berdasarkan data yang dimiliki Ditjen Perumahan Kementerian PUPR, rusun Mahad Utsmani Tafidzu yang terletak di Jalan Lintas Timur Sumatera, dibangun di ponpes yang mendalami ilmu Al Quran di bawah naungan Dinas Pendidikan dan telah menghasilkan santriwan dan santriwati yang juga menguasai bahasa Arab dan Inggris.

Sebagai Informasi, Kementerian PUPR telah membangun banyak Rusun di Sumatera Selatan. Sejak tahun 2019-2020 telah membangun tujuh tower rusun.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

PUPR Tuntaskan 7200 unit Padat Karya Tunai Provinsi Sumatera Selatan

PUPR Tuntaskan 7200 unit Padat Karya Tunai Provinsi Sumatera Selatan

Bisnis | Rabu, 17 Februari 2021 | 14:00 WIB

Menteri PUPR: Flyover Purwosari Bisa Urai Kemacetan di Kota Solo

Menteri PUPR: Flyover Purwosari Bisa Urai Kemacetan di Kota Solo

Surakarta | Minggu, 14 Februari 2021 | 18:09 WIB

Peduli Masyarakat, PUPR Bangun Rusun bagi Warga Kalsel Senilai Rp 73,72 M

Peduli Masyarakat, PUPR Bangun Rusun bagi Warga Kalsel Senilai Rp 73,72 M

Bisnis | Jum'at, 05 Februari 2021 | 11:31 WIB

Komisi V Dorong Ditjen Perumahan PUPR Prioritaskan MBR

Komisi V Dorong Ditjen Perumahan PUPR Prioritaskan MBR

DPR | Selasa, 02 Februari 2021 | 15:17 WIB

PUPR Catat 44 Gedung Milik Negara Rusak Akibat Gempa Sulbar

PUPR Catat 44 Gedung Milik Negara Rusak Akibat Gempa Sulbar

News | Kamis, 21 Januari 2021 | 18:32 WIB

Terkini

Israel Tolak Ikut Invasi Darat ke Iran, Kemarahan Publik AS Meledak

Israel Tolak Ikut Invasi Darat ke Iran, Kemarahan Publik AS Meledak

News | Rabu, 01 April 2026 | 16:42 WIB

'Sudah Sampai di Situ', Polda Metro Jaya Tegaskan Tak Lagi Usut Kasus Air Keras Aktivis KontraS

'Sudah Sampai di Situ', Polda Metro Jaya Tegaskan Tak Lagi Usut Kasus Air Keras Aktivis KontraS

News | Rabu, 01 April 2026 | 16:38 WIB

Tok! Eks Sekretaris MA Nurhadi Divonis 5 Tahun Penjara dan Wajib Bayar Uang Pengganti Rp137 Miliar

Tok! Eks Sekretaris MA Nurhadi Divonis 5 Tahun Penjara dan Wajib Bayar Uang Pengganti Rp137 Miliar

News | Rabu, 01 April 2026 | 16:31 WIB

3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Apa yang akan Dilakukan Pemerintah Indonesia?

3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Apa yang akan Dilakukan Pemerintah Indonesia?

News | Rabu, 01 April 2026 | 16:19 WIB

Konflik Timur Tengah Ganggu Pariwisata RI, 770 Penerbangan Batal dan Potensi 60 Ribu Wisman Hilang

Konflik Timur Tengah Ganggu Pariwisata RI, 770 Penerbangan Batal dan Potensi 60 Ribu Wisman Hilang

News | Rabu, 01 April 2026 | 16:17 WIB

Targetkan 17,6 Juta Wisman di 2026, Menpar Siapkan Strategi Mitigasi di Tengah Gejolak Global

Targetkan 17,6 Juta Wisman di 2026, Menpar Siapkan Strategi Mitigasi di Tengah Gejolak Global

News | Rabu, 01 April 2026 | 16:17 WIB

Bantah Pernyataan Nadiem, Jaksa Sebut Rekomendasi JPN Tak Dilaksanakan di Pengadaan Chromebook

Bantah Pernyataan Nadiem, Jaksa Sebut Rekomendasi JPN Tak Dilaksanakan di Pengadaan Chromebook

News | Rabu, 01 April 2026 | 16:10 WIB

Aksi Tenang Nenek Beruban Curi TV 30 Inci di Jatinegara Viral, Korban Tak Tega Lapor Polisi

Aksi Tenang Nenek Beruban Curi TV 30 Inci di Jatinegara Viral, Korban Tak Tega Lapor Polisi

News | Rabu, 01 April 2026 | 16:05 WIB

Panglima TNI: Tiga Prajurit yang Gugur di Lebanon Terima Santunan Miliaran dan Pangkat Anumerta

Panglima TNI: Tiga Prajurit yang Gugur di Lebanon Terima Santunan Miliaran dan Pangkat Anumerta

News | Rabu, 01 April 2026 | 16:05 WIB

Paus Leo XIV: Yesus Tolak Doa Orang Pemicu Perang

Paus Leo XIV: Yesus Tolak Doa Orang Pemicu Perang

News | Rabu, 01 April 2026 | 15:55 WIB