Iring-iringan Diserang Sekelompok Orang, Menteri Dalam Negeri Libya Selamat

Reza Gunadha, Hikmawan Muhamad Firdaus

Senin, 22 Februari 2021 | 19:35 WIB
Iring-iringan Diserang Sekelompok Orang, Menteri Dalam Negeri Libya Selamat
Menteri dalam Negeri Libya, Fathi Bashagha (kedua dari kiri).[Anadolu Agency]

Suara.com - Menteri dalam negeri Libya yang didukung pemerintah PBB selamat saat iring-iringan mobil dinasnya diserang pada Minggu (21/2)di ibu kota Tripoli.

Menyadur Arab News, Senin (22/2/2021) sekelompok orang bersenjata melepaskan tembakan ke iring-iringan mobil Fathi Bashagha di sebuah jalan raya di Tripoli.

Akibat insiden tersebut, satu pengawalnya mengalami luka-luka, menurut Amin Al-Hashmi, juru bicara Kementerian Kesehatan yang berbasis di Tripoli.

Amin Al-Hashmi mengatakan Bashagha selamat dari serangan itu dan pengawalnya mengejar para pelaku penyerangan, menewaskan satu orang dan menahan dua lainnya.

Minggu pagi, Bashagha bertemu dengan Mustafa Sanalla, kepala Perusahaan Minyak Nasional Libya untuk membahas keamanan fasilitas minyak.

Mereka juga membahas bagaimana memperkuat kemandirian perusahaan untuk "memastikan distribusi kekayaan yang adil di antara semua warga Libya."

Tidak ada kelompok yang mengaku bertanggung jawab atas serangan tersebut, yang menggarisbawahi ketidakamanan di wilayah Afrika Utara itu.

Duta Besar AS di Libya Richard Norland mengutuk serangan itu dan menyerukan penyelidikan untuk meminta pertanggungjawaban mereka.

"Fokus Menteri Bashaga untuk mengakhiri pengaruh milisi nakal mendapat dukungan penuh kami," kata Norland.

baca juga

Libya yang kaya minyak jatuh ke dalam kekacauan setelah pemberontakan yang didukung NATO tahun 2011 menggulingkan dan membunuh diktator lama Muammar Qaddafi.

Negara ini telah terbagi antara dua pemerintahan, satu di timur dan satu lagi di barat, masing-masing didukung oleh sejumlah besar milisi serta kekuatan asing.

Awal bulan ini, badan yang dipilih PBB yang terdiri dari warga Libya dari kedua belah pihak menunjuk pemerintah sementara - tiga anggota Dewan Presiden dan seorang perdana menteri - untuk memimpin negara itu melalui pemilihan, yang dijadwalkan pada 24 Desember.

Bashagha adalah pesaing untuk posisi perdana menteri, pada akhirnya Abdul Hamid Mohammed Dbeibah dipilih untuk memimpin Kabinet transisi.

Forum tersebut juga memilih Mohammad Younes Menfi, seorang diplomat Libya dari timur negara itu, untuk memimpin Dewan Presiden.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Satu Keluarga Ditemukan Tewas di Tengah Gurun Pasir Libya, Diduga Tersesat

Satu Keluarga Ditemukan Tewas di Tengah Gurun Pasir Libya, Diduga Tersesat

News | Minggu, 14 Februari 2021 | 19:07 WIB

Tak Kunjung Diizinkan Menepi, Ratusan Migran Nekat Lompat dari Kapal

Tak Kunjung Diizinkan Menepi, Ratusan Migran Nekat Lompat dari Kapal

News | Sabtu, 19 September 2020 | 20:23 WIB

Hendak Cari Kerja, 30 Migran di Libya Diculik dan Dibunuh

Hendak Cari Kerja, 30 Migran di Libya Diculik dan Dibunuh

News | Sabtu, 30 Mei 2020 | 15:09 WIB

Terkini

Penataan Pasar Cisalak, Ratusan Lapak Ilegal Dirobohkan

Penataan Pasar Cisalak, Ratusan Lapak Ilegal Dirobohkan

Foto | Selasa, 11 Agustus 2026 | 18:44 WIB

Sekolah Kemitraan dan Mobilitas Sosial: Pendekatan Collaborative Governance

Sekolah Kemitraan dan Mobilitas Sosial: Pendekatan Collaborative Governance

Jawa Tengah | Selasa, 11 Agustus 2026 | 18:43 WIB

10 Hari Bromo Membara, BNPB Ungkap 3 Biang Kerok Api Sulit Jinak: Medan Curam 80 Derajat

10 Hari Bromo Membara, BNPB Ungkap 3 Biang Kerok Api Sulit Jinak: Medan Curam 80 Derajat

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 18:42 WIB

Namanya Bikin Salah Fokus, Ini 5 Fakta Menarik Mi Pentil Khas Bantul

Namanya Bikin Salah Fokus, Ini 5 Fakta Menarik Mi Pentil Khas Bantul

Your Say | Selasa, 11 Agustus 2026 | 18:40 WIB

Sunscreen Innisfree untuk Kulit Apa? Ini 4 Pilihan dengan SPF 50+ dan Tidak Perih di Mata

Sunscreen Innisfree untuk Kulit Apa? Ini 4 Pilihan dengan SPF 50+ dan Tidak Perih di Mata

Lifestyle | Selasa, 11 Agustus 2026 | 18:40 WIB

Soal Fatwa Haram Hadiah Lomba 17 Agustus, Ini Penjelasan MUI DKI

Soal Fatwa Haram Hadiah Lomba 17 Agustus, Ini Penjelasan MUI DKI

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 18:38 WIB

Harga Mobil Listrik Kini Lebih Murah dari Hybrid

Harga Mobil Listrik Kini Lebih Murah dari Hybrid

Otomotif | Selasa, 11 Agustus 2026 | 18:36 WIB

Korban Gempa Venezuela Tembus 6.301 Jiwa, Ratusan Ribu Ton Puing Masih Dibersihkan

Korban Gempa Venezuela Tembus 6.301 Jiwa, Ratusan Ribu Ton Puing Masih Dibersihkan

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 18:35 WIB

Didakwa Terima USD 271.500 Kasus Haji, Yaqut Siapkan Perlawanan

Didakwa Terima USD 271.500 Kasus Haji, Yaqut Siapkan Perlawanan

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 18:34 WIB

Cuman 40 Ribuan, Internet  Tanpa Batas Kecepatan dan Kuota

Cuman 40 Ribuan, Internet Tanpa Batas Kecepatan dan Kuota

Bisnis | Selasa, 11 Agustus 2026 | 18:31 WIB

×