Sehari Bisa Makamkan 60 Jenazah Covid-19, Kunci Maman Cuma Bertawakal

Agung Sandy Lesmana | Yaumal Asri Adi Hutasuhut | Suara.com

Selasa, 23 Februari 2021 | 19:16 WIB
Sehari Bisa Makamkan 60 Jenazah Covid-19, Kunci Maman Cuma Bertawakal
Penampakan para petugas saat hendak memakamkan jenazah Covid-19 di TPU Bambu Apus, Jaktim. (Suara.com/Yaumal)

Suara.com - Hujan lebat yang jatuh di kawasan Tempat Pemakaman Umum (TPU) Bambu Apus, Cipayung, Jakarta Timur telah reda, Selasa (23/2/2021) petang. Guyuran hujan itu menyisakan genangan air berwarna cokelat di lubang-lubang makam yang menganga, dan juga membuat jalanan setapak di sela-sela makam sulit untuk dilalui, karena dipenuhi lumpur.

Persis saat itu mobil ambulans pengantar jenazah Covid-19 tiba di TPU ini. Beruntung, hal itu mungkin yang dirasakan Maman dan rekannya, para petugas penggali makam khusus Covid-19 di lokasi ini.

Setidaknya Maman tidak harus bekerja di bawah guyuran hujan lebat. Seperti hari-hari sebelumnya. Berselang beberapa saat, salah satu rekan Maman menghampiri ambulans itu, membawa gerobak. Peti jenazah pun diturunkan, lalu didorong menuju peristirahatan terakhir.

Di lubang kuburan yang sudah dipastikan kering, setelah disedot airnya, peti diturunkan menggunakan tambang. Maman dan rekan-rekannya begitu kesulitan saat itu, salah satu dari mereka bahkan ada yang terpeleset.

Usai jenazah berada di liang lahad, salah satu petugas memanggil perwakilan keluarga agar melantunkan azan kepada jenazah Covid-19 untuk terakhir kalinya.

Penampakan para petugas saat hendak memakamkan jenazah Covid-19 di TPU Bambu Apus, Jaktim. (Suara.com/Yaumal)
Penampakan para petugas saat hendak memakamkan jenazah Covid-19 di TPU Bambu Apus, Jaktim. (Suara.com/Yaumal)

Setelahnya, lubang kuburan pun ditutup tanah. Sekitar tiga atau empat anggota keluarganya pun datang menghampiri, menaburkan bunga dan merapal doa-doa, agar yang berpulang tenang di sisi Tuhan.

Selesai sudahlah tugas Maman dan rekannya untuk jenazah itu. Terhitung pada hari ini, sekitar 12 mayat korban keganasan Covid-19 telah mereka kebumikan.

Maman pun berkisah, hujan lebat yang melanda Jakarta dalam beberapa hari terakhir ini menyulitkannya bertugas. Dia dan rekannya harus bekerja di bawah guyuran hujan.

“Tantangannya pas hujan, karena kita harus bertugas dalam keadaan basah kuyup, selain itu juga kan jadi licin. Jadi mau tidak mau kami mandi hujan. Tantangannya itu sih” ujar Maman saat ditemui Suara.com di TPU Bambu Apus, Selasa.

Penampakan para petugas saat hendak memakamkan jenazah Covid-19 di TPU Bambu Apus, Jaktim. (Suara.com/Yaumal)
Penampakan para petugas saat hendak memakamkan jenazah Covid-19 di TPU Bambu Apus, Jaktim. (Suara.com/Yaumal)

Bekerja sebagai petugas penggali kubur khusus Covid-19, diakui Maman bukan tanpa risiko, apalagi kondisi saat ini di Ibu Kota masuk musim penghujan.

Hal itu tentu tidak menutup kemungkinan, kondisi kesehatannya dapat menurun, ditambah lagi jam kerjanya yang tidak mengenal waktu.

“Khawatir pasti, tapi kita Tawakal saja, dengan menjaga diri taat protokol kesehatan dan minum vitamin yang sudah diberikan,” ujar Maman.

“Kalau jam kerja tidak menentu, jam tujuh pagi saya harus sudah ada di lokasi. Bisa pulang, sampai sekelarnya jenazah habis. Kalau misalnya jam delapan masih ada kita harus nunggu, kadang jam 10, jam 11. Jam istirahatnya palingan siang kita makan dan istirahat sebentar, jenazah datang kita kerja lagi,” jelas Maman.

Di samping itu, Maman mengungkapkan jika beban tugasnya saat ini sudah jauh berkurang dibanding beberapa waktu lalu. Sebelumnya, saat angka kematian Covid-19 di Jakarta tinggi, dalam sehari dia bersama rekannya harus memakamkan 40- 60 jenazah, namun sekarang sekitar 20 jenazah.

“Untuk saat ini berkurang sih, sebelumnya bisa 40 sampai 60 dalam sehari,” ujar Maman.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Omzet Berlipat Jelang Ramadhan, Pedagang Kembang TPU Bambu Apus: Jauh Lebih Besar Pas Covid

Omzet Berlipat Jelang Ramadhan, Pedagang Kembang TPU Bambu Apus: Jauh Lebih Besar Pas Covid

News | Senin, 11 Maret 2024 | 16:38 WIB

Berharap Tak Ada Covid Lagi, Doa Pilu Juliadi di Makam Istrinya yang Meninggal karena Virus Corona

Berharap Tak Ada Covid Lagi, Doa Pilu Juliadi di Makam Istrinya yang Meninggal karena Virus Corona

News | Senin, 11 Maret 2024 | 15:49 WIB

Terkini

Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran

Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 00:39 WIB

Pramono Sebut Kebun Binatang Ragunan Bakal Tutup Saat Hari Pertama Lebaran, Buka Kembali Lusa

Pramono Sebut Kebun Binatang Ragunan Bakal Tutup Saat Hari Pertama Lebaran, Buka Kembali Lusa

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 23:07 WIB

Pramono Anung dan Bang Doel Bakal Salat Idul Fitri di Balai Kota, Khatib Diisi Maruf Amin

Pramono Anung dan Bang Doel Bakal Salat Idul Fitri di Balai Kota, Khatib Diisi Maruf Amin

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 22:46 WIB

Klaim Angka Kecelakaan dan Fatalitas Turun, Kakorlantas: Mudik Aman, Keluarga Bahagia

Klaim Angka Kecelakaan dan Fatalitas Turun, Kakorlantas: Mudik Aman, Keluarga Bahagia

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 22:39 WIB

Prabowo Ucapkan Selamat Idulfitri 1447 H, Ajak Perkuat Persatuan dan Bangun Indonesia Lebih Kuat

Prabowo Ucapkan Selamat Idulfitri 1447 H, Ajak Perkuat Persatuan dan Bangun Indonesia Lebih Kuat

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 22:30 WIB

Puncak Mudik 2026 Terlewati, Polri: Naik 4,26 Persen dan Tetap Terkendali

Puncak Mudik 2026 Terlewati, Polri: Naik 4,26 Persen dan Tetap Terkendali

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 22:19 WIB

Malam Takbir di Bundaran HI, Pramono: Pemprov Jakarta Ingin Hadirkan Ruang Aman dan Nyaman

Malam Takbir di Bundaran HI, Pramono: Pemprov Jakarta Ingin Hadirkan Ruang Aman dan Nyaman

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 22:04 WIB

Pengiriman Pasukan Perdamaian Indonesia ke Gaza Ditunda, Prabowo Tegaskan Bukan untuk Lucuti Senjata

Pengiriman Pasukan Perdamaian Indonesia ke Gaza Ditunda, Prabowo Tegaskan Bukan untuk Lucuti Senjata

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 21:50 WIB

Cerita Warga Pilih Takbiran di Bundaran HI, Ogah Mudik Gegara Takut Ditanya Kapan Nikah

Cerita Warga Pilih Takbiran di Bundaran HI, Ogah Mudik Gegara Takut Ditanya Kapan Nikah

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 21:43 WIB

Ucapkan Selamat Idulfitri, Prabowo Subianto Ajak Masyarakat Pererat Persatuan

Ucapkan Selamat Idulfitri, Prabowo Subianto Ajak Masyarakat Pererat Persatuan

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 21:41 WIB