Video Mahfud Ultimatum Pejabat soal Kerumunan Viral, Mustofa: Halo Prof!

Dany Garjito | Aprilo Ade Wismoyo | Suara.com

Kamis, 25 Februari 2021 | 07:55 WIB
Video Mahfud Ultimatum Pejabat soal Kerumunan Viral, Mustofa: Halo Prof!
Menko Polhukam Mahfud MD.[Antara]

Suara.com - Polemik kerumunan warga di NTT yang terjadi saat Presiden melakukan kunjungan kerja masih terus bergulir dan dibahas oleh banyak pihak. Mantan caleg PAN Mustofa Nahrawardaya pun turut memberikan cuitan terkait hal ini.

Dalam sebuah cuitan yang diunggah pada Rabu (24/2/2021) Mustofa memperlihatkan sebuah video berisi pernyataan Mahfud MD soal kerumunan massa. Ia lantas menyapa Mahfud diduga untuk mengingatkannya soal pernyataan tersebut.

"Halo Prof Mahfud MD...." tulis Mustofa dalam cuitannya.

Dalam video tersebut, Mahfud tampak memberikan sebuah ultimatum bagi kepala daerah, pejabat publik, aparat, dan masyarakat terkait kerumunan massa.

Ia menyebut pemerintah akan menindak tegas dan menegakkan hukum apabila masih ada pihak yang melakukan pengumpulan masa dalam jumlah besar.

"Pemerintah memperingatkan kepada para kepala daerah, pejabat publik, aparat, dan masyarakat di seluruh Indonesia," ucap Mahfud.

"Bahwa pemerintah akan menindak tegas dan melakukan penegakkan hukum bila masih melakukan pengumpulan masa dalam jumlah besar," lanjutnya.

Video pernyataan Mahfud MD soal kerumunan massa (twitter.com/@TofaTofa_id)
Video pernyataan Mahfud MD soal kerumunan massa (twitter.com/@TofaTofa_id)

Menanggapi video tersebut, para warganet lantas menuliskan beragam komentar. Sebagian besar dari mereka meminta Mahfud untuk konsisten dengan pernyataannya tersebut.

Ada pula yang yakin bahwa Mahfud akan menjalankan komitmen yang disampaikan dalam video tersebut.

"Saya yakin Prof. Mahfud orangnya konsisten... Jangan pernah diuji-uji... Beliau akan tetap pada komitmennya," tulis warganet dengan akun @Apew***.

"Betul Prof @mohmahfudmd tindak tegas pelanggar prokes yang mengumpulkan massa tanpa pandang bulu," tulis warganet lain dengan akun @saling_nase****.

"Hukuman cuma buat kepala daerah, aparat hukum dan masyarakat pak, bukan untuk kepala negara. Bukan begtu pak @mohmahfudmd??" tulis warganet dengan akun @IqbalLe***.

"Yang terhormat Prof. Mahfud bagaimana dengan kejadian yang di NTT kemarin apakah akan ditindak? Mohon keadilan bisa ditegakkan di negeri tercinta kita ini," tulis warganet lain dengan akun @isilh***.

Video selengkapnya dapat dilihat di sini.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Satgas IDI Soroti Kerumunan Jokowi di Maumere

Satgas IDI Soroti Kerumunan Jokowi di Maumere

News | Kamis, 25 Februari 2021 | 07:03 WIB

Buntut Kerumunan Massa di NTT, Jokowi akan Dilaporkan ke Polisi Hari Ini

Buntut Kerumunan Massa di NTT, Jokowi akan Dilaporkan ke Polisi Hari Ini

News | Kamis, 25 Februari 2021 | 06:56 WIB

Apa Beda Kerumunan Presiden Jokowi di NTT dengan Kasus Rizieq Shihab?

Apa Beda Kerumunan Presiden Jokowi di NTT dengan Kasus Rizieq Shihab?

Kaltim | Rabu, 24 Februari 2021 | 22:14 WIB

30 Rumah Terdampak Tanggul Citarum Jebol, Jokowi: Perbaiki Secepatnya

30 Rumah Terdampak Tanggul Citarum Jebol, Jokowi: Perbaiki Secepatnya

News | Rabu, 24 Februari 2021 | 21:26 WIB

Soal Kerumunan, KSP: Tak Mungkin Presiden Jokowi Datang Sepi-sepi Saja

Soal Kerumunan, KSP: Tak Mungkin Presiden Jokowi Datang Sepi-sepi Saja

News | Rabu, 24 Februari 2021 | 21:21 WIB

Ferdinand: Kerumunan Jokowi di NTT Sangat Berbeda dengan Kasus Rizieq

Ferdinand: Kerumunan Jokowi di NTT Sangat Berbeda dengan Kasus Rizieq

Hits | Rabu, 24 Februari 2021 | 20:53 WIB

Terkini

Cerita Perantau Tempuh Perjalanan Panjang hingga Apresiasi Pemerintah atas Kelancaran Mudik Lebaran

Cerita Perantau Tempuh Perjalanan Panjang hingga Apresiasi Pemerintah atas Kelancaran Mudik Lebaran

News | Jum'at, 27 Maret 2026 | 18:58 WIB

Kebijakan WFH Sekali Sepekan untuk Hemat BBM, Pramono: DKI Jakarta Tunggu Arahan Pusat

Kebijakan WFH Sekali Sepekan untuk Hemat BBM, Pramono: DKI Jakarta Tunggu Arahan Pusat

News | Jum'at, 27 Maret 2026 | 18:57 WIB

PM Malaysia Anwar Ibrahim ke Jakarta, Ingin Bertemu Prabowo Bahas Dampak Konflik Asia Barat

PM Malaysia Anwar Ibrahim ke Jakarta, Ingin Bertemu Prabowo Bahas Dampak Konflik Asia Barat

News | Jum'at, 27 Maret 2026 | 17:52 WIB

Imbauan Hemat LPG dari Menteri ESDM Tuai Respons Pedagang: Kalau Diirit Bisa Kacau Jualannya!

Imbauan Hemat LPG dari Menteri ESDM Tuai Respons Pedagang: Kalau Diirit Bisa Kacau Jualannya!

News | Jum'at, 27 Maret 2026 | 17:47 WIB

DPR Ingatkan RI Jaga Politik Bebas Aktif di Tengah Ketegangan di Selat Hormuz

DPR Ingatkan RI Jaga Politik Bebas Aktif di Tengah Ketegangan di Selat Hormuz

News | Jum'at, 27 Maret 2026 | 17:46 WIB

Kecelakaan di Jatim Melonjak 78 Persen Saat Lebaran, Kapolda: Seimbang dengan Pergerakan Arus

Kecelakaan di Jatim Melonjak 78 Persen Saat Lebaran, Kapolda: Seimbang dengan Pergerakan Arus

News | Jum'at, 27 Maret 2026 | 17:37 WIB

Indonesia Siapkan Draft Element Paper untuk Perbaiki Tata Kelola Royalti Digital Global

Indonesia Siapkan Draft Element Paper untuk Perbaiki Tata Kelola Royalti Digital Global

News | Jum'at, 27 Maret 2026 | 17:27 WIB

Uni Emirat Arab: Amerika Harus Tuntaskan Iran, Tak Boleh Gencatan Senjata

Uni Emirat Arab: Amerika Harus Tuntaskan Iran, Tak Boleh Gencatan Senjata

News | Jum'at, 27 Maret 2026 | 17:24 WIB

Tergiur Penggandaan Black Dollar, WNA Korea Tertipu Duo Liberia di Jakarta

Tergiur Penggandaan Black Dollar, WNA Korea Tertipu Duo Liberia di Jakarta

News | Jum'at, 27 Maret 2026 | 17:22 WIB

1.251 Dapur MBG Kena Sanksi, DPR Desak Pengawasan dan Sertifikasi Diperketat

1.251 Dapur MBG Kena Sanksi, DPR Desak Pengawasan dan Sertifikasi Diperketat

News | Jum'at, 27 Maret 2026 | 17:17 WIB