SBY Bicara Isu Kudeta, Max Sopacua: Orang yang Dikagumi Kok Sebar Ketakutan

Agung Sandy Lesmana, Bagaskara Isdiansyah

Kamis, 25 Februari 2021 | 20:48 WIB
SBY Bicara Isu Kudeta, Max Sopacua: Orang yang Dikagumi Kok Sebar Ketakutan
Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). [bidik layar/suara/com]

Suara.com - Pendiri partai dan eks Wakil Ketua Umum Partai Demokrat, Max Sopacua menyebut Ketua Majelis Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) telah menebar ketakutan kepada para kader partainya sendiri usai menyatakan bakal turun gunung menghadapi isu kudeta posisi ketua umum.

"SBY kelihatannya menebarkan ketakutan mengenai masalah KLB ini kan menebarkan ketakutan ke seluruh masyarakat Demokrat di seluruh indonesia baik itu DPD, DPC, ranting anak ranting sampai anggota DPR, DPRD Provinsi hingga kabupaten/kota," kata Max saat dihubungi Suara.com, Kamis (25/2/2021).

Pasalnya, Max menilai, SBY telah salah menyebut bahwa dorongan diadakannya Kongres Luar Biasa atau KLB akan mengobrak-abrik isi kepengurusan partai saat ini. Menurutnya, KLB dilakukan bukan atas hal tersebut melainkan untuk mengembalikan partai ke jalan yang benar.

"Mana ada orang kayak begitu. Sebagai salah satu orang kami kagumi selama ini kok menebarkan ketakutan. Kalau misalnya ingin membangun kepercayaan tidak begitu caranya kalau ingin membangun kepercayaan partai Demokrat di daerah-daerah kepada keluarganya tidak begitu caranya tapi dengan perbuatan bukan dengan cara sepreti itu," tuturnya.

Max Sopacua. (Foto: Antara)
Max Sopacua. (Foto: Antara)

Lebih lanjut, Max mengatakan, setiap kader yang mendorong KLB dilakukan yakni untuk kepentingan perbaikan partai. Demokrat dirasa kekinian sudah melenceng dari cita-cita awal dibangun.

"Tapi KLB yang ingin dikakukan ini KLB demi meluruskan kembali garis perjuangan partai sejak awal dari seluruh. Partai bukan milik satu kelompok atau keluarga," tandasnya.

SBY Buka Suara

SBY sebelumnya enyebut jika gerakan kudeta yang ia sebut sebagai Gerakan Pengambilan Kepemimpinan Partai Demokrat (GPK PD) berhasil dilakukan maka demokrasi Indonesia akan alami krisis besar. Pasalnya gerakan tersebut salah satu tujuannya untuk kepentingan pencalonan Pilpres 2024.

Pernyataan SBY tersebut disampaikan dalam sebuah video yang berisi arahan untuk semua kader Partai Demokrat. Awalnya SBY menyinggung adanya sosok pejabat negara aktif dalam GPK PD. Ia mengaku tak yakin jika sosok pejabat itu memimpin Demokrat bisa cinta terhadap partai.

baca juga

"Saya juga tidak yakin orang luar itu mau berkorban dan berjuang demi kita semua karena tidak ada darahnya, tidak ada keringatnya, tidak ada jasanya dan tidak ada pula pengorbanannya," kata SBY dalam sebuah video arahan untuk kader yang diterima Suara.com, Rabu (24/2/2021).

Menurutnya, para pelaku GPK PD termasuk pejabat negara yang ia singgung hanya ingin kekuasaan semata. Kekuasaan yang instan didapatkan dengan cara yang tidak halal.

"Kekuasaan yang hendak dipergunakan untuk maju sebagai calon presiden 2024 mendatang. Kalau itu terjadi gelaplah bumi Indonesia tercinta. Kalau gerakan jahat ini terbiarkan atau dibiarkan, keadilan etika dan aturan main serta demokrasi kita berada dalam krisis besar," tuturnya.

SBY mengatakan, krisis besar tersebut terjadi karena sebuah partai politik yang puluhan tahun di bangun dan dibina dengan segala dinamika dan pasang surutnya, tiba-tiba dengan kekuatan uang dan kekuatan kekuasaan bisa direbut dan diambil alih begitu saja.

"Kalau ini terjadi negara kita ini seperti hidup di hutan rimba yang kuat menang yang lemah kalah. Salah benar nomor dua. Hal begitu tentu sangat mencederai rasa keadilan kalau keadilan diinjak-injak jangan harapkan ada kedamaian. No justice no peace," tandasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Megawati Panik Isu Kudeta di PDIP, Puan Maharani Bantah: Gak Ada!

Megawati Panik Isu Kudeta di PDIP, Puan Maharani Bantah: Gak Ada!

News | Kamis, 15 Agustus 2024 | 16:24 WIB

Terkini

Jelajah IDW 2026 Sambil Bikin Konten, Pengunjung Berpeluang Bawa Pulang Hadiah

Jelajah IDW 2026 Sambil Bikin Konten, Pengunjung Berpeluang Bawa Pulang Hadiah

Jakarta | Rabu, 23 September 2026 | 23:52 WIB

Tak Berhenti di Pelatihan, Dosen IKADO Dampingi Warga Simo Gunung Kembangkan Bisnis Digital

Tak Berhenti di Pelatihan, Dosen IKADO Dampingi Warga Simo Gunung Kembangkan Bisnis Digital

Jatim | Rabu, 23 September 2026 | 23:46 WIB

Harris Arthur Hedar Lantik 120 Pengurus Peradi Profesional di Sultra, Titip Pesan Ini

Harris Arthur Hedar Lantik 120 Pengurus Peradi Profesional di Sultra, Titip Pesan Ini

Sulsel | Rabu, 23 September 2026 | 23:41 WIB

Revisi UU Keuangan Negara Momentum Memecah Ambiguitas Pengertian Kerugian Negara

Revisi UU Keuangan Negara Momentum Memecah Ambiguitas Pengertian Kerugian Negara

Jabar | Rabu, 23 September 2026 | 23:35 WIB

Ombudsman Temukan Miras di 'Kamar Khusus' Lapas Cibinong, Diduga Dihuni Narapidana Kelas Kakap

Ombudsman Temukan Miras di 'Kamar Khusus' Lapas Cibinong, Diduga Dihuni Narapidana Kelas Kakap

Jabar | Rabu, 23 September 2026 | 23:21 WIB

Dugaan Keracunan MBG Hantam Batang, 276 Orang Jadi Korban

Dugaan Keracunan MBG Hantam Batang, 276 Orang Jadi Korban

Jawa Tengah | Rabu, 23 September 2026 | 23:05 WIB

Cari Hotel untuk Liburan? Ini Empat Pilihan dengan Pengalaman yang Berbeda

Cari Hotel untuk Liburan? Ini Empat Pilihan dengan Pengalaman yang Berbeda

Lifestyle | Rabu, 23 September 2026 | 22:47 WIB

Toyota Indonesia Akan Luncurkan Mobil Baru Tahun Ini

Toyota Indonesia Akan Luncurkan Mobil Baru Tahun Ini

Otomotif | Rabu, 23 September 2026 | 22:44 WIB

Bawaslu Akui Tak Pernah Dapat Laporan Soal Pendidikan Gibran pada Pilpres 2024

Bawaslu Akui Tak Pernah Dapat Laporan Soal Pendidikan Gibran pada Pilpres 2024

News | Rabu, 23 September 2026 | 22:27 WIB

Dari Goma hingga Menchi Katsu, Cita Rasa Jepang Makin Akrab dengan Selera Indonesia

Dari Goma hingga Menchi Katsu, Cita Rasa Jepang Makin Akrab dengan Selera Indonesia

Lifestyle | Rabu, 23 September 2026 | 22:26 WIB

×