Beri Informasi Denah Gedung Parlemen Jerman ke Rusia, Pria Ini Didakwa

Rendy Adrikni Sadikin | Hikmawan Muhamad Firdaus | Suara.com

Jum'at, 26 Februari 2021 | 14:29 WIB
Beri Informasi Denah Gedung Parlemen Jerman ke Rusia, Pria Ini Didakwa
Museum Bode, Museum Island Berlin. (Pixabay/Falco)

Suara.com - Seorang pria Jerman didakwa melakukan spionase karena diduga memberikan informasi tentang properti yang digunakan oleh parlemen Jerman kepada intelijen militer Rusia.

Menyadur Sky News, Jumat (26/2/2021) pria tersebut hanya diidentifikasi sebagai Jens F karena sesuai dengan aturan privasi Jerman, didakwa menjual informasi tentang denang gedung yang digunakan parlemen Jerman.

Tersangka bekerja untuk sebuah perusahaan yang telah berulang kali dikontrak untuk memeriksa peralatan listrik portabel oleh Bundestag, majelis rendah parlemen Jerman.

Jaksa federal Jerman mengatakan pria tersebut memiliki akses untuk membuka file PDF denah lantai properti yang terlibat.

Bundestag berbasis di gedung Reichstag, sebuah landmark Berlin, tetapi juga menggunakan beberapa situs lain sebagai kantor.

Pada titik tertentu sebelum awal September 2017, tersangka "memutuskan atas kemauannya sendiri" untuk memberikan informasi tentang properti tersebut kepada intelijen Rusia, kata jaksa penuntut.

Mereka menuduh pria tersebut mengirim file PDF kepada seorang pegawai Kedutaan Besar Rusia di Berlin, yang merupakan seorang perwira badan intelijen militer GRU Rusia.

Pada bulan Oktober, Uni Eropa menjatuhkan sanksi kepada dua pejabat Rusia dan sebagian dari badan GRU atas serangan siber terhadap parlemen Jerman pada tahun 2015.

Selain itu, seorang pria Rusia yang dituduh membunuh seorang pria Georgia di pusat kota Berlin atas perintah Moskow pada tahun 2019 diadili di Berlin.

Ketegangan semakin panas ketikan pemimpin oposisi Rusia Alexei Navalny, diterbangkan ke Jerman untuk dirawat setelah sakit akibat diracun, dan kemudian ditangkap segera setelah kembali ke Rusia.

Alexei Navalny jatuh sakit selama penerbangan domestik di Rusia pada 20 Agustus tahun lalu.

Setelah tes oleh Organisasi untuk Larangan Senjata Kimia mengkonfirmasi pria tersebut keracunan agen saraf novichok.

Menteri luar negeri Rusia Sergey Lavrov menuduh Jerman "tidak berencana untuk memberikan fakta apapun, terlepas dari semua kewajiban hukum dan internasional".

Enam anggota pemerintah Rusia diberi larangan perjalanan dan pembekuan aset dari Uni Eropa dan Inggris Raya setelah insiden tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kisah Korban Penyiksaan Suriah yang Temukan Keadilan di Jerman

Kisah Korban Penyiksaan Suriah yang Temukan Keadilan di Jerman

News | Kamis, 25 Februari 2021 | 15:20 WIB

Pengadilan Jerman Jatuhkan Putusan Bersejarah Terkait Penyiksaan di Suriah

Pengadilan Jerman Jatuhkan Putusan Bersejarah Terkait Penyiksaan di Suriah

News | Kamis, 25 Februari 2021 | 13:09 WIB

Wonderkid Bayern Munich Jamal Musiala Pilih Timnas Jerman Ketimbang Inggris

Wonderkid Bayern Munich Jamal Musiala Pilih Timnas Jerman Ketimbang Inggris

Bola | Rabu, 24 Februari 2021 | 22:18 WIB

Terkini

Kritik Pedas Idrus Marham: Komunikasi Menteri Prabowo Jeblok, Kebijakan Bagus Malah Salah Paham!

Kritik Pedas Idrus Marham: Komunikasi Menteri Prabowo Jeblok, Kebijakan Bagus Malah Salah Paham!

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 16:24 WIB

Gelar Lebaran Bersama Rakyat di Monas, Pemerintah Bagikan 100 Ribu Kupon Belanja

Gelar Lebaran Bersama Rakyat di Monas, Pemerintah Bagikan 100 Ribu Kupon Belanja

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 16:15 WIB

Satgas Damai Cartenz Ringkus Dua Anggota Jaringan Senjata dan Amunisi Ilegal di Jayapura

Satgas Damai Cartenz Ringkus Dua Anggota Jaringan Senjata dan Amunisi Ilegal di Jayapura

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 16:04 WIB

Komisi III DPR RI Gelar RDPU Terkait Dugaan Korupsi Videografer Amsal Sitepu

Komisi III DPR RI Gelar RDPU Terkait Dugaan Korupsi Videografer Amsal Sitepu

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 15:55 WIB

Serangan AS-Israel di Bandar Khamir Tewaskan 5 Warga Iran, Teheran Balas Hantam Fasilitas Aluminium

Serangan AS-Israel di Bandar Khamir Tewaskan 5 Warga Iran, Teheran Balas Hantam Fasilitas Aluminium

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 14:53 WIB

Presiden Prabowo Bertolak ke Jepang, Bahas Investasi hingga Temui Kaisar Naruhito

Presiden Prabowo Bertolak ke Jepang, Bahas Investasi hingga Temui Kaisar Naruhito

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 14:49 WIB

Rudal Houthi Yaman Hantam Israel di Hari ke-30 Perang Timur Tengah

Rudal Houthi Yaman Hantam Israel di Hari ke-30 Perang Timur Tengah

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 14:30 WIB

USS Tripoli Tiba di Timur Tengah Bawa Ribuan Marinir Saat Isu Serangan Darat ke Iran Memanas

USS Tripoli Tiba di Timur Tengah Bawa Ribuan Marinir Saat Isu Serangan Darat ke Iran Memanas

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 13:12 WIB

Harga BBM Filipina Melambung Tinggi Akibat Perang Iran, Sopir Jeepney Terancam Kelaparan

Harga BBM Filipina Melambung Tinggi Akibat Perang Iran, Sopir Jeepney Terancam Kelaparan

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 12:38 WIB

Pembatasan Medsos Anak Tak Cukup, IDAI Soroti Peran Orang Tua dan Kesenjangan Pendampingan

Pembatasan Medsos Anak Tak Cukup, IDAI Soroti Peran Orang Tua dan Kesenjangan Pendampingan

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 12:29 WIB