Pulang Dilantik, Rumah Bupati Jember Hendy Siswanto Malah Kebanjiran

Iwan Supriyatna | Suara.com

Sabtu, 27 Februari 2021 | 06:51 WIB
Pulang Dilantik, Rumah Bupati Jember Hendy Siswanto Malah Kebanjiran
Ilustrasi rumah terendam banjir. (Antara)

Suara.com - Banjir dilaporkan merendam 143 rumah di Kabupaten Jember, Jawa Timur pada Jumat (26/2/2021) malam, bahkan banjir merendam rumah pribadi Bupati Jember Hendy Siswanto yang berada di Kelurahan Jember Kidul.

Saat terjadi bencana banjir, Bupati Jember Hendy Siswanto dan Wakil Bupati Jember M. Balya Firjaun Barlaman yang baru dilantik Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa masih dalam perjalanan menuju ke Kabupaten Jember.

"Total yang terdampak banjir sebanyak 143 rumah, empat fasilitas ibadah, satu rumah rusak sedang, satu rumah rusak ringan, dan satu jembatan rusak berat, namun sebagian titik banjir sudah surut," kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jember M. Satuki di Jember, Sabtu (27/2/2021).

Berdasarkan data BPBD Jember tercatat ada tujuh lokasi yang terdampak bencana banjir akibat luapan Sungai Jompo dan tingginya curah hujan yang mengguyur wilayah setempat.

Lokasi pertama di kawasan Kreongan, Kelurahan Jember Lor, Kecamatan Patrang terdapat 77 rumah terendam air setinggi 10-60 cm; kemudian lokasi kedua di Jalan Kasuari (Gudang Kimia Farma), Kelurahan Kedawung, Kecamatan Patrang terdapat 12 rumah terendam air 30-50 cm dan satu mushala terendam air, serta satu rumah rusak ringan.

Lokasi ketiga di lingkungan Tempean, Desa Rambipuji, Kecamatan Rambipuji terdapat 21 rumah terendam air 10-20 cm dan dua mushala terendam air; kemudian Jalan Sunan Bonang Kelurahan Jember Kidul, Kecamatan Kaliwates terdapat satu rumah terendam air 5-10 cm.

Banjir juga menggenangi di lingkungan Kauman RT02/ RW12, Kelurahan Kepatihan, Kecamatan Kaliwates yang menyebabkan satu rumah rusak sedang karena kamar belakang dan dapurnya ambrol.

Lokasi keenam di Desa Klungkung, Kecamatan Sukorambi menyebabkan satu jembatan penghubung sementara rusak berat, sehingga tidak bisa dilalui karena tergerus luapan air sungai yang cukup deras. Dan lokasi terakhir di Desa Sukorejo, Kecamatan Bangsalsari tercatat 32 rumah terendam air 20-50 cm dan satu mushala terendam air.

"Petugas BPBD sudah melakukan assessment dan mengevakuasi warga yang sementara tidak bisa menempati rumahnya karena tergenang banjir," katanya.

Selain itu, lanjut dia, Tagana Dinsos mendirikan Dapur Umum di Mako Tagana, kemudian BPBD mendistribusikan 5 dus paket lauk pauk dan 10 liter minyak goreng untuk Dapur Umum Tagana, serta mendistribusikan bantuan matras, perlengkapan bayi dan makanan ringan. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

110 Rumah Terdampak Banjir di Jabar Bakal Diperbaiki, Ini Cara Pengajuannya

110 Rumah Terdampak Banjir di Jabar Bakal Diperbaiki, Ini Cara Pengajuannya

Bekaci | Jum'at, 26 Februari 2021 | 20:42 WIB

Jabar Perbaiki 110 Unit Rumah Rusak Akibat Banjir, Termasuk di Bekasi

Jabar Perbaiki 110 Unit Rumah Rusak Akibat Banjir, Termasuk di Bekasi

Bekaci | Jum'at, 26 Februari 2021 | 20:20 WIB

Kabupaten Pekalongan Masih Terendam Banjir

Kabupaten Pekalongan Masih Terendam Banjir

Foto | Jum'at, 26 Februari 2021 | 19:10 WIB

Terkini

Kasus Pegawai KPK Gadungan Peras Sahroni, Ketua KPK Minta Tunggu Hasil Pemeriksaan Polisi

Kasus Pegawai KPK Gadungan Peras Sahroni, Ketua KPK Minta Tunggu Hasil Pemeriksaan Polisi

News | Sabtu, 11 April 2026 | 15:18 WIB

Jakarta Jadi Kota Paling Aman ke-2 di ASEAN, Tapi Pramono Akui Masih Ada Premanisme

Jakarta Jadi Kota Paling Aman ke-2 di ASEAN, Tapi Pramono Akui Masih Ada Premanisme

News | Sabtu, 11 April 2026 | 15:10 WIB

Pramono Anung Larang Ondel-Ondel Ngamen di Jalan Jakarta, Ini Alasannya

Pramono Anung Larang Ondel-Ondel Ngamen di Jalan Jakarta, Ini Alasannya

News | Sabtu, 11 April 2026 | 15:02 WIB

DPRD DKI Bentuk Pansus, Target Jakarta Bebas Sampah 2030

DPRD DKI Bentuk Pansus, Target Jakarta Bebas Sampah 2030

News | Sabtu, 11 April 2026 | 12:51 WIB

Sampah Setinggi 6 Meter di Pasar Induk Kramat Jati Berhasil Dibersihkan

Sampah Setinggi 6 Meter di Pasar Induk Kramat Jati Berhasil Dibersihkan

News | Sabtu, 11 April 2026 | 12:39 WIB

Terjaring OTT, Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo Tiba di Gedung KPK Pagi Ini

Terjaring OTT, Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo Tiba di Gedung KPK Pagi Ini

News | Sabtu, 11 April 2026 | 11:56 WIB

Ada Lebaran Betawi, Berikut Rekayasa Lalu Lintas di Lapangan Banteng

Ada Lebaran Betawi, Berikut Rekayasa Lalu Lintas di Lapangan Banteng

News | Sabtu, 11 April 2026 | 11:05 WIB

OTT KPK di Tulungagung: Selain Bupati Gatut Sunu Wibowo, 15 Orang Juga Diamankan

OTT KPK di Tulungagung: Selain Bupati Gatut Sunu Wibowo, 15 Orang Juga Diamankan

News | Sabtu, 11 April 2026 | 10:26 WIB

Tiba di Pakistan, Tim Perunding Iran Ingatkan Pengalaman Pahit Dikhianati AS

Tiba di Pakistan, Tim Perunding Iran Ingatkan Pengalaman Pahit Dikhianati AS

News | Sabtu, 11 April 2026 | 09:49 WIB

Jaga Kelestarian Alam, Ekowisata Mangrove di Lombok Timur Ini 'Mengalah' Demi Napas Lingkungan

Jaga Kelestarian Alam, Ekowisata Mangrove di Lombok Timur Ini 'Mengalah' Demi Napas Lingkungan

News | Sabtu, 11 April 2026 | 08:24 WIB