Febri Diansyah ke KPK: Semoga Tak Terganggu Postingan Pimpinan Tampak Genit

Rifan Aditya , Hernawan

Sabtu, 27 Februari 2021 | 14:28 WIB
Febri Diansyah ke KPK: Semoga Tak Terganggu Postingan Pimpinan Tampak Genit
Febri Diansyah mundur dari Kepala Biro Hubungan Masyarakat KPK. [Antara/Benardy Ferdiansyah]

Suara.com - Eks Juru Bicara KPK Febri Diansyah memberi selamat kepada tim penyelidik KPK yang menurut dia kembali berhasil menunjukkan taji.

Pasalnya diketahui bahwa KPK menangkap Gubernur Sulawesi Selatan Nurdin Abdullah di Makassar pada Sabtu (27/2/2021) sekira pukul 03.00 WITA

Febri Diansyah mengapresiasi kinerja lembaga pimpinan Firli Bahuri ini. Dia juga berharap agar penanganan kasusnya tidak terganggu oleh satu dengan hal lain.

Dalam hal ini, Febri Diansyah menyinggung adanya postingan pimpinan yang tampak genit di media sosial. Meski begitu, dia tidak menjelaskan lebih mendetail siapa sosok yang dimaksud.

"Selamat untuk tim penyelidik KPK yang menunjukkan kembali kerja kerasnya di OTT malam ini. Semoga penanganan kasus tidak terganggu dengan postingan pjmpinan yang tampak genit di medsos mengumumkan sebelum ekspose atau gelar perkara dilakukan," tulis Febri seperti dikutip Suara.com dari jejaring Twitter miliknya, Sabtu (27/2/2021).

Cuitan Febri Diansyah untuk KPK (Twitter/Febridiansyah).
Cuitan Febri Diansyah untuk KPK (Twitter/Febridiansyah).

Febri Diansyah kemudian mengatakan, kerja keras tim KPK sejatinya perlu diapresiasi. Namun, dia menduga upaya itu langsung diboncengi narasi tertentu yang seolah menyudutkan KPK.

"Sebagai sebuah kerja keras tim pegawai KPK, OTT perlu diapresiasi. Namun, tampaknya ini langsung dibocengi untuk bangun narasi 'KPK tidak dilemahkan'," tukas Febri.

"Jangan buru-buru, ingat beberapa OTT kemarin yang menyisakan nama seperti Harun Masiku? Politisi-politisi dalam kasus suap Bansos Covid-19?" sambung dia.

Meski begitu, kata Febri Diansyah, perkara tersebut merupakan tantangan konsistensi KPK menangani korupsi.

baca juga

Tak pelak, dia menyarankan agar publik terus mengawal KPK dengan kuat agar bisa bekerja secara benar.

Febri Diansyah mengaku menunggu hasil OTT ini. Dia berharap nantinya informasi perkembangan disampaikan secara proporsional dan semua pihak yang terlibat harus diusut.

"Kita tunggu hasil OTT ini. Semoga informasi perkembangannya disampaikan secara proporsional. Semua pihak yang terlibat harus diusut," tandasnya.

Kronologi

Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel) ditangkap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) atas dugaan kasus korupsi. Dia diciduk di Rumah Jabatan Gubernur Sulsel di Jalan Jendral Sudirman, Kota Makassar, sekitar pukul 03.00 Wita dini hari, Sabtu (27/2/2021).

"Benar (Nurdin Abdullah) terkait dugaan tindak pidana korupsi," ujar Plt juru bicara KPK, Ali Fikri, Sabtu (27/2/2021).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Harta Kekayaan Nurdin Abdullah Rp 51,3 M, Punya 54 Tanah dan Bangunan

Harta Kekayaan Nurdin Abdullah Rp 51,3 M, Punya 54 Tanah dan Bangunan

News | Sabtu, 27 Februari 2021 | 12:51 WIB

Intip Garasi Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah yang Tertangkap KPK, Cuma Ini!

Intip Garasi Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah yang Tertangkap KPK, Cuma Ini!

Otomotif | Sabtu, 27 Februari 2021 | 12:22 WIB

Ditulis Selama 13 Tahun, Buku Kritik Fahri Hamzah ke KPK Ada 1.000 Halaman

Ditulis Selama 13 Tahun, Buku Kritik Fahri Hamzah ke KPK Ada 1.000 Halaman

Jogja | Sabtu, 27 Februari 2021 | 12:44 WIB

Terkini

1.276 SPPG Di-Suspend, 654 Lainnya Terancam Tutup Permanen: Ada Apa dengan Dapur MBG?

1.276 SPPG Di-Suspend, 654 Lainnya Terancam Tutup Permanen: Ada Apa dengan Dapur MBG?

News | Kamis, 17 September 2026 | 07:00 WIB

The Walk Hadir di Serpong, Satukan Kuliner dan Beauty dalam Satu Destinasi Lifestyle

The Walk Hadir di Serpong, Satukan Kuliner dan Beauty dalam Satu Destinasi Lifestyle

Lifestyle | Kamis, 17 September 2026 | 02:04 WIB

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Bali | Rabu, 16 September 2026 | 23:24 WIB

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 23:11 WIB

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 23:10 WIB

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Sumsel | Rabu, 16 September 2026 | 23:00 WIB

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:55 WIB

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 22:49 WIB

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:41 WIB

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Bri | Rabu, 16 September 2026 | 22:39 WIB

×