alexametrics

Ade Armando Sebut Anies Gubernur Terburuk dalam Sejarah Pemerintahan DKI

Dwi Bowo Raharjo | Yaumal Asri Adi Hutasuhut
Ade Armando Sebut Anies Gubernur Terburuk dalam Sejarah Pemerintahan DKI
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menerangkan kondisi banjir Jakarta lewat Pos Pantau Pintu Air Manggarai, Sabtu (20/2/2021). [ANTARA/Livia Kristianti]

Persoalan utamanya banjir di Jakarta adalah dihentikannya normalisasi sungai."

Suara.com - Pengamat Komunikasi Politik Universitas Indonesia (UI), Ade Armando, menyebut Gubernur Jakarta Anies Baswedan pemimpin terburuk dalam pemerintahan Ibu Kota.

“Saya menganggap bahwa Bapak Anies ini adalah Salah satu Gubernur DKI Jakarta terburuk performance-nya dalam sejarah pemerintahan provinsi DKI Jakarta,” kata Ade lewat video diskusi daring, Sabtu (27/2/2021).

Ade menuturkan, pernyataan itu disematkan kepada orang nomor satu di ibu kota karena kegagalannya dalam menangani beberapa persoalan. Conrtohnya seperti banjir yang hingga saat ini menurutnya tidak terselesaikan.

“Jadi memang sangat buruk sekali cara dia mengelola Jakarta, dan kesan setelah tiga setengah tahun terakhir ini segala hal yang seharusnya dilakukan dia tidak laku kan, hal yang dia tidak perlu dilakukan, dia lakukan,” ujar Ade.

Baca Juga: PSI Mau Interpelasi Anies, Riza: Silakan, Asal Jangan Ada Kepentingan Lain

Ade kemudian merujuk pada program naturalisasi sungai yang dijanjikan Anies pada saat kampanye. Ia menganggap salah satu program unggulan Anies itu tidak dilaksanakan dengan baik hingga saat ini.

“Persoalan utamanya banjir di Jakarta adalah dihentikannya normalisasi sungai yang tidak dilanjutkan sebagai mana yang dijanjikan Anies,” ujar Ade.

Ia kemudian menyinggung pihak yang menginginkan Anies maju di Pilpres 2024. Apalagi naman mantan mendikbud itu kerap disebut dalam lembaga survei.

“Jadi mengherankan, karena sebetulnya kita tahu bahwa Anies adalah salah satu sosok yang di gadang-gadang untuk menjadi pemimpin Indonesia,” ujarnya.

“Nah dalam hal ini misalnya, bicara tentang yang paling nyata adalah banjir yang tidak terselesaikan dan tidak terkendali atau tidak teratasi itu adalah sesuatu yang menurut saya sangat memalukan,” tambahnya.

Baca Juga: Pamer Tiga Penghargaan Dalam Satu Hari, Anies: Alhamdulillah

Komentar