alexametrics

Setahun Pandemi, Anies Lebih Banyak Habiskan Energi Tampil di TV

Erick Tanjung | Fakhri Fuadi Muflih
Setahun Pandemi, Anies Lebih Banyak Habiskan Energi Tampil di TV
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (ANTARA/Devi Nindy)

Anies selama menangani pandemi lebih banyak berkonflik dengan Pemerintah Pusat, ujar Gilbert.

Suara.com - Anggota DPRD DKI Jakarta dari fraksi PDI Perjuangan, Gilbert Simanjuntak menilai Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan belum maksimal dalam menangani pandemi Covid-19 setelah satu tahun berlangsung. Bahkan menurutnya Anies malah kebanyakan menghabiskan energinya untuk hal lain.

Menurut Gilbert, Anies selama menangani pandemi lebih banyak berkonflik dengan Pemerintah Pusat. Akhirnya ia malah sibuk memberikan keterangan dan klarifikasi di media massa.

"Lebih banyak berpolemik dengan Pusat, sehingga energinya habis untuk hal ini dan untuk tampil di TV. Anehnya hal itu direspon tidak baik oleh masyarakat dengan elektabilitas menurun," kata Gilbert kepada wartawan, Rabu (3/3/2021).

Selain itu, Anies yang kerap menggembar-gemborkan pengetesan, pelacakan, dan pengobatan (3T) juga tidak efektif. Sebab, dalam pelaksanaannya fungsi pelacakan tidak dijalankan dengan masif meski kapasitas pengetesan tinggi.

Baca Juga: Setahun Pandemi di Indonesia, Gelombang Pertama Belum Usai

Menurut Gilbert, seharusnya standar kemampuan pelacakan adalah satu orang positif, diperiksa 33 orang lainnya (1:33). Tapi sejauh yang dilaporkan Dinas Kesehatan pada Mei 2020 lalu, kemampuan DKI adalah 1:3.

"Testing juga banyak duplikasi data, karena tidak ada cleansing. Orang yang bisa berkali-kali dites, artinya tracing rendah," tuturnya.

Tak hanya itu, Anies juga dinilai kurang masif dalam melakukan pengawasan penerapan protokol kesehatan di pemukiman padat penduduk. Tempat rawan seperti pasar juga dinilai masih belum disiplin menerapkan prokes.

"Ketidaksiapan dalam dampak pandemi spt tempat perawatan ringan dan berat/ICU dan kuburan," pungkasnya.

Baca Juga: Covid dan Bencana, Jokowi: Satu Tahun Indonesia Diberi Pelajaran Luar Biasa

Komentar