Pejabat Tingkatkan Keamanan Capitol Sejak Teori Konspirasi 4 Maret Meluas

Reza Gunadha, Rima Suliastini

Rabu, 03 Maret 2021 | 20:48 WIB
Pejabat Tingkatkan Keamanan Capitol Sejak Teori Konspirasi 4 Maret Meluas
Field of Flags" menyala di National Mall saat Gedung Capitol AS dipersiapkan untuk pelantikan Presiden terpilih Joe Biden di Washington, AS, Senin (18/1/2021). [Foto/AFP]

Suara.com - Kepolisian Capitol AS meningkatkan keamanan karena teori konspirasi QAnon yang menyebut 4 Maret sebagai 'hari yang sebenarnya' menyebar. Sebelumnya, isu ini menyebut Donald Trump akan menjadi presiden lagi pada 4 Maret.

Menyadur NBC News Rabu (03/03), Timothy Blodgett mengatakan bahwa kantornya dan Kepolisian Capitol sedang memantau informasi terkait potensi protes pada 4 Maret.

"Sebagai tindakan pencegahan untuk mendukung keselamatan dan keamanan Anggota dan staf, USCP akan memiliki personel tambahan yang ditempatkan di seluruh Capitol Grounds," kata pesan itu.

"Selain itu, Garda Nasional terus mempertahankan kehadiran di halaman Capitol untuk mendukung USCP dengan mempertahankan postur keamanan yang ditingkatkan."

"Arti penting tanggal itu dilaporkan menurun dalam beberapa hari terakhir," tulis Blodgett. Tidak ada indikasi bahwa kelompok mana pun akan pergi ke DC untuk protes atau melakukan tindakan kekerasan, katanya.

Field of flags terlihat di National Mall di depan gedung U.S Capitol menjelang upacara pelantikan Presiden terpilih Joe Biden di Washington, AS, (19/1/2021). ANTARA FOTO/REUTERS / Allison Shelley/aww.
Field of flags terlihat di National Mall di depan gedung U.S Capitol menjelang upacara pelantikan Presiden terpilih Joe Biden di Washington, AS, (19/1/2021). ANTARA FOTO/REUTERS / Allison Shelley/aww.

Anggota Kongres dan anggota staf diminta untuk membawa identifikasi, melaporkan setiap ancaman atau aktivitas yang mencurigakan dan menyimpan nomor darurat.

Dari informasi FBI diketahui bahwa hari Kamis akan menjadi titik kumpul untuk kelompok-kelompok sayap kanan.

Pelantikan Joe Biden dan kerusuhan gedung Capitol menyebabkan keretakan di sayap kanan. Beberapa ekstremis menyerang pendukung QAnon, bahkan pengikut QAnon sendiri mulai mempertanyakan gerakan tersebut.

Banyak orang lainnya tetap menjadi pengikut QAnon, setelah mengadopsi Kamis sebagai hari 'yang sebenarnya' Mereka yakin Demokrat akan ditangkap secara massal atau hari ketika Trump akan dilantik kembali sebagai presiden.

baca juga

Gerakan "warga negara yang berdaulat" adalah sebuah gerakan konspirasi berusia 50 tahun yang sebagian besar terdiri dari pengunjuk rasa pajak radikal yang percaya bahwa belum ada presiden yang sah sejak Ulysses S. Grant, yang dilantik pada 4 Maret 1869.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Percaya Teori Konspirasi, Apoteker Ini Rusak Ratusan Vaksin Covid-19

Percaya Teori Konspirasi, Apoteker Ini Rusak Ratusan Vaksin Covid-19

Health | Kamis, 28 Januari 2021 | 10:19 WIB

Penyebar Teori Konspirasi Putin Derita Parkinson Ditangkap Polisi

Penyebar Teori Konspirasi Putin Derita Parkinson Ditangkap Polisi

News | Senin, 07 Desember 2020 | 21:17 WIB

Deretan Teori Konspirasi Vaksin Covid-19, Apa Saja?

Deretan Teori Konspirasi Vaksin Covid-19, Apa Saja?

Batam | Sabtu, 05 Desember 2020 | 21:18 WIB

Dianggap Sebarkan Teori Konspirasi Covid-19, Film Ini Banjir Kecaman

Dianggap Sebarkan Teori Konspirasi Covid-19, Film Ini Banjir Kecaman

News | Kamis, 19 November 2020 | 16:53 WIB

Bill Gates, Sosok Jenius di Balik Microsoft yang Dibayangi Teori Konspirasi

Bill Gates, Sosok Jenius di Balik Microsoft yang Dibayangi Teori Konspirasi

Video | Kamis, 19 November 2020 | 08:00 WIB

Facebook dan TikTok Blokir Penyebaran Tagar Teori Konspirasi Pilpres AS

Facebook dan TikTok Blokir Penyebaran Tagar Teori Konspirasi Pilpres AS

Tekno | Minggu, 08 November 2020 | 10:59 WIB

Terkini

Indonesia Bangun AI Factory Terbesar di ASEAN Bersama NVIDIA, Siap Jadi Hub AI Regional!

Indonesia Bangun AI Factory Terbesar di ASEAN Bersama NVIDIA, Siap Jadi Hub AI Regional!

Tekno | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 14:40 WIB

Kasus Yurizal, DPR Minta Kemenkes Sanksi Nakes yang Terbukti Langgar Etik

Kasus Yurizal, DPR Minta Kemenkes Sanksi Nakes yang Terbukti Langgar Etik

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 14:40 WIB

Foto Detik-detik Siswa Sembunyi di Bawah Meja saat Penembakan Brutal di Sekolah Nonthaburi Thailand

Foto Detik-detik Siswa Sembunyi di Bawah Meja saat Penembakan Brutal di Sekolah Nonthaburi Thailand

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 14:40 WIB

Teka-teki Ratusan Senjata di Sekolah Islam Harapan Ibu, Pengurus Baru Ngaku Tak Tahu Asal-usulnya

Teka-teki Ratusan Senjata di Sekolah Islam Harapan Ibu, Pengurus Baru Ngaku Tak Tahu Asal-usulnya

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 14:38 WIB

Perkuat Ekosistem Pesisir, TelkomGroup Tanam 20 Ribu Bibit Mangrove

Perkuat Ekosistem Pesisir, TelkomGroup Tanam 20 Ribu Bibit Mangrove

Bisnis | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 14:33 WIB

5 HP RAM 12 GB Terbaik, Multitasking Anti-Lemot Cocok untuk Content Creator

5 HP RAM 12 GB Terbaik, Multitasking Anti-Lemot Cocok untuk Content Creator

Your Say | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 14:30 WIB

Perempuan Era Digital: Merdeka Memilih atau Masih Terbebani Standar Medsos?

Perempuan Era Digital: Merdeka Memilih atau Masih Terbebani Standar Medsos?

Your Say | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 14:30 WIB

Jangan Asal Bilang Maaf! Pelajaran Berharga dari "I'm Sorry You Got Mad"

Jangan Asal Bilang Maaf! Pelajaran Berharga dari "I'm Sorry You Got Mad"

Your Say | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 14:30 WIB

Siswa Thailand Bunuh Kakek Nenek di Rumah, Setelah Itu Bantai 7 Orang di Sekolahnya

Siswa Thailand Bunuh Kakek Nenek di Rumah, Setelah Itu Bantai 7 Orang di Sekolahnya

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 14:26 WIB

Kabar Norman Joesoef Masuk Kabinet, DPR Siap Kerja Sama dengan Wamenhan Pilihan Prabowo

Kabar Norman Joesoef Masuk Kabinet, DPR Siap Kerja Sama dengan Wamenhan Pilihan Prabowo

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 14:25 WIB

×