Ferdinand: Sedih Lihat Partai yang Pernah Saya Bela Saling Telanjangi

Rifan Aditya | Hernawan | Suara.com

Kamis, 04 Maret 2021 | 09:49 WIB
Ferdinand: Sedih Lihat Partai yang Pernah Saya Bela Saling Telanjangi
Politikus Partai Demokrat Ferdinand Hutahaean mengkritisi Anies Baswedan lewat kicauannya. (Instagram/@ferdinand_hutahaean)

Suara.com - Polemik yang terjadi di dalam tubuh Partai Demokrat belakangan ini menjadi sorotan berbagai kalangan, termasuk Politisi Ferdinand Hutahaean.

Ferdinand Hutahaean yang dahulu pernah menjadi kader Partai Demokrat tersebut mengaku sedih melihat kini anggota partai saling menelanjangi.

Hal itu disampaikan oleh Ferdinand Hutahaean lewat jejaring Twitter pribadinya, @FerdinandHaean3 pada Kamis (4/3/2021).

Ferdinand Hutahaean merespons cuitan warganet berisi video perdebatan antara Max Sopacua dan Andi Mallarangeng.

"Aduh...! Pagi-pagi buka temlen nemu ginian," buka cuitan Ferdinand seperti dikutip Suara.com.

"Sedih melihat Partai yang pernah saya bela mati-matian saling menelanjangi seperti ini," sambungnya.

Ferdinand Hutahaean soal Partai Demokrat (Twitter).
Ferdinand Hutahaean soal Partai Demokrat (Twitter).

Perlu diketahui, Ferdinand Hutahaean hengkang dari Partai Demokrat. Dia mengajukan surat pengunduran diri ke DPP Partai Demokrat pada Oktober 2020 lalu.

Kicauan Ferdinand Hutahaean soal sedih melihat kondisi Partai Demokrat ditimpali berbagai macam komentar.

Pemilik akun @dh*****23 misalnya, dia bertanya apakah mungkin polemik ini merupakan strategi Partai Demokrat untuk menarik simpati.

"Bang ini satu strategi partai kali. Seakan kisruh. Dan teraniaya. Sehingga banyak simpatik. Kalau pendapat saya biarkan urusan internal. Kalau mengurus yang kecil saja tidak bisa, komo ngurus rakyat negara. Gitu aja," ujarnya.

Namun, Ferdinand Hutahaean tampaknya tidak setuju apabila itu hanya strategi saja. Pasalnya, dia mengklaim paham kondisi sebenarnya.

"Tidak, bukan, ini bukan strategi, saya paham betul yang terjadi ini memang kisruh yang salah treatment akhirnya jadi besar," kata Ferdinand.

Max Sopacua dan Andi Mallarangeng.

Ferdinand Hutahaean merespons cuitan warganet yang menyematkan cuplikan video perdebatan Max Sopacua dan Andi Mallarangeng.

Sekretaris Majelis Tinggi Partai Demokrat Andi Mallarangeng menyebut Max Sopacua bukan lagi kader Demokrat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Buntut Isu Kudeta Partai, Marzuki Alie Polisikan 5 Politisi Demokrat

Buntut Isu Kudeta Partai, Marzuki Alie Polisikan 5 Politisi Demokrat

Bali | Kamis, 04 Maret 2021 | 09:32 WIB

Marzuki Alie Batal Gugat Partai Demokrat, Pilih Bikin Laporan ke Polisi

Marzuki Alie Batal Gugat Partai Demokrat, Pilih Bikin Laporan ke Polisi

News | Kamis, 04 Maret 2021 | 08:40 WIB

Debat Panas! Soal Ketum AHY, Jansen ke Mark Sopacua Bersumpah Demi Tuhan

Debat Panas! Soal Ketum AHY, Jansen ke Mark Sopacua Bersumpah Demi Tuhan

News | Kamis, 04 Maret 2021 | 08:43 WIB

Terkini

Amerika Serikat Siapkan 10.000 Tentara Tambahan Antisipasi Perang Lanjutan Melawan Iran

Amerika Serikat Siapkan 10.000 Tentara Tambahan Antisipasi Perang Lanjutan Melawan Iran

News | Kamis, 16 April 2026 | 18:09 WIB

Kasus Dugaan Pelecehan Seksual di UBL Memanas, Dosen Terduga Pelaku Laporkan Balik Mahasiswi

Kasus Dugaan Pelecehan Seksual di UBL Memanas, Dosen Terduga Pelaku Laporkan Balik Mahasiswi

News | Kamis, 16 April 2026 | 18:09 WIB

Walhi Soroti Pertemuan Satgas PKH dengan Gubernur Sherly Tjoanda, Ada Apa?

Walhi Soroti Pertemuan Satgas PKH dengan Gubernur Sherly Tjoanda, Ada Apa?

News | Kamis, 16 April 2026 | 18:05 WIB

RUU Pemilu Jadi Tarik Ulur: Demokrat Nilai Tak Perlu Buru-Buru, Golkar Minta Segera Dibahas

RUU Pemilu Jadi Tarik Ulur: Demokrat Nilai Tak Perlu Buru-Buru, Golkar Minta Segera Dibahas

News | Kamis, 16 April 2026 | 18:04 WIB

Israel Diserang Jutaan Lebah, Warga Zionis Ketakutan Yakin Itu Kiriman dari Tuhan

Israel Diserang Jutaan Lebah, Warga Zionis Ketakutan Yakin Itu Kiriman dari Tuhan

News | Kamis, 16 April 2026 | 17:55 WIB

Perang Bikin Harga-harga Naik, Kaesang Lobi Dubes Iran Buka Jalur Selat Hormuz untuk Pertamina

Perang Bikin Harga-harga Naik, Kaesang Lobi Dubes Iran Buka Jalur Selat Hormuz untuk Pertamina

News | Kamis, 16 April 2026 | 17:46 WIB

DPM Perdokjasi Resmi Bekerja Sama dengan 13 Asuransi untuk Perkuat Penilaian Klaim

DPM Perdokjasi Resmi Bekerja Sama dengan 13 Asuransi untuk Perkuat Penilaian Klaim

News | Kamis, 16 April 2026 | 17:44 WIB

Polisi Selidiki Kasus Begal Viral di Gunung Sahari Meski Korban Belum Melapor

Polisi Selidiki Kasus Begal Viral di Gunung Sahari Meski Korban Belum Melapor

News | Kamis, 16 April 2026 | 17:38 WIB

Kemkomdigi Beberkan 7 Ancaman Digital yang Bisa Rusak Mental Anak: PP Tunas Hadir Untuk Melindungi

Kemkomdigi Beberkan 7 Ancaman Digital yang Bisa Rusak Mental Anak: PP Tunas Hadir Untuk Melindungi

News | Kamis, 16 April 2026 | 17:24 WIB

Bukti Awal Sudah di Kantong! Polda Metro Jaya Siap Usut Skandal Pelecehan Seksual Mahasiswa FH UI

Bukti Awal Sudah di Kantong! Polda Metro Jaya Siap Usut Skandal Pelecehan Seksual Mahasiswa FH UI

News | Kamis, 16 April 2026 | 17:20 WIB