alexametrics

Coba Tebak Apa yang Ditemukan Tim Jaksa Agung di Apartemen Jimmy Sutopo

Siswanto
Coba Tebak Apa yang Ditemukan Tim Jaksa Agung di Apartemen Jimmy Sutopo
Direktur PT Jakarta Emiten Investor Relation, Jimmy Sutopo (tengah), saat hendak ditahan usai ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus korupsi PT Asabri. ANTARA/ HO-Humas Kejaksaan Agung

Direktur Jakarta Emiten Investor Relation, Jimmy Sutopo, merupakan satu dari sembilan tersangka kasus dugaan korupsi dan tindak pidana pencucian uang di Asabri.

Suara.com - Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung, Leonard Eben Ezer Simanjuntak, mengatakan tim jaksa Direktorat Penyidikan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus menemukan sebanyak 36 lukisan diduga berlapis emas dari apartemen Jimmy Sutopo, salah satu tersangka kasus dugaan korupsi Asabri.

Ke 36 lukisan diduga berlapis emas itu ditemukan dari hasil penggeledahan mereka ke sejumlah aset Asabri.

"Salah satu hasil pengeledahan terhadap aset Apartemen Raffles di lantai 36 D ditemukan lukisan yang diduga berlapis emas sebanyak 36 buah yang diduga merupakan hasil dari kejahatan tindak pidana pencucian uang dengan pridicate crime tindak pidana korupsi yang dilakukan oleh tersangka JS," kata Simanjuntak.

Direktur Jakarta Emiten Investor Relation, Jimmy Sutopo, merupakan satu dari sembilan tersangka kasus dugaan korupsi dan tindak pidana pencucian uang di Asabri.

Baca Juga: Wow! Ini Daftar Sitaan Kasus Asabri: Ferrari, Kapal hingga Tambang Nikel

Simanjuntak mengungkapkan, penggeledahan itu untuk menemukan barang bukti terkait tindak pidana korupsi Asabri. Pengeledahan dilakukan di beberapa tempat milik JS, tersangka kasus dugaan korupsi dan pencucian uang di Asabri yang diduga menyebabkan kerugian keuangan negara kurang lebih Rp23 triliun.

Beberapa tempat yang sempat dilakukan penggeledahan dalam perkara atas nama tersangka JS antara lain, penggeledahan terhadap save deposit box atas nama Christopher Pandu Winata dengan nomor SDB : B808, yang berada di Kantor Cabang Mangkuluhur Bank KEB Hana Indonesia di Jalan Jenderal Gatot Subroto, kavling 1-3, Jakarta.

Penggeledahan berikutnya di Apartement Raffles Residences, lantai 36 D, dengan alamat Jalan Prof. Dr. Satrio, kavling 3-5, Kuningan, Jakarta Selatan.

Selanjutnya penggeledahan tempat di Gandaria 8 Office Tower, lantai 9, yang beralamat di Jalan Sultan Iskandar Muda 10, Kebayoran Lama Utara, Kecamatan Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan.

Lokasi penggeledahan terakhir di Bumiputera Sekuritas selaku anak perusahaan AJB Bumiputera 1912, yang beralamat di Wisma Bumiputera Lantai 17, Jalan Jenderal Sudirman Kavling 75, Jakarta Selatan.

Baca Juga: Kasus Asabri, 7 Petinggi Perusahaan Sekuritas Diperiksa Kejagung

"Selanjutnya terhadap apartemen dan barang berharga di dalamnya dilakukan penyegelan dan akan dilakukan penilaian harga lukisan tersebut oleh kurator dan akan dilanjutkan dengan penyitaan baik terhadap apartemen maupun lukisan tersebut," kata Simanjuntak.

Selain itu, Tim penyidik Jampidsus Kejagung sempat pula menggeledah di Apartemen Ambassador Residences, lantai 6 H, Jalan Denpasar Raya, Kuningan, Karet Kuningan, Setiabudi, Jakarta Selatan, dalam perkara atas nama tesangka Benny Tjokrosaputro.

Sejauh ini Jampidsus Kejaksaan Agung telah menetapkan sembilan tersangka dalam penyidikan kasus dugaan korupsi dalam pengelolaan keuangan dan dana investasi oleh Asabri. [Antara]

Komentar