Soal Ajakan Benci Produk Asing, Rocky Gerung Sebut Presiden 'Produk Gagal'

Dany Garjito, Aprilo Ade Wismoyo

Jum'at, 05 Maret 2021 | 13:48 WIB
Soal Ajakan Benci Produk Asing, Rocky Gerung Sebut Presiden 'Produk Gagal'
Rocky Gerung tanggapi ajakan benci produk asing (Youtube)

Suara.com - Pernyataan Presiden Jokowi tentang ajakan membenci produk asing menimbulkan beragam tanggapan dari berbagai tokoh. Salah satunya ialah Rocky Gerung, yang menanggapi pernyataan tersebut sebagai hal yang layak ditertawakan.

Dalam video berjudul 'Paradoks, Bilang Benci Tapi Semua Tetap Impor' yang diunggah di kanal Youtube Rocky Gerung Official (5/3/2021), Rocky menyoroti sikap yang ditunjukkan istana usai Jokowi mengeluarkan pernyataan tersebut.

Rocky menyebut, apa yang disampaikan oleh Presiden Jokowi menimbulkan keributan di kalangan menterinya. Termasuk Menteri Perdaganagn yang pasang badan atas ucapan Presiden Jokowi.

"Jadi kerumitan itu atau sebut saja kekonyolan presiden menyebabkan menterinya jadi ribut segala macem. menteri Pedagangan 'saya minta sekali lagi jangan diperpanjang', jadi ngapain sebenarnya," ujar Rocky.

Rocky mengkritik presiden tidak pernah konsisten dalam bernarasi. Sehingga menurutnya, mau siapapun yang pasang badan, orang akan tetap menilai inkonsisten. 

"Orang menilai memang presiden tidak pernah konsisten bahkan dalam narasi, apapun yang mau pasang badan seluruh kabinet orang tetap presiden ngaco aja tuh," lanjutnya.

Rocky Gerung tanggapi ajakan benci produk asing (Youtube)
Rocky Gerung tanggapi ajakan benci produk asing (Youtube)

Tak hanya itu, Rocky bahkan menyebut presiden sebagai produk lokal yang gagal dalam hal membuat narasi. Bagi Rocky, presiden gagal membaca dampak yang akan timbul dari pernyataannya.

"Kita harus anggap, presiden sebagai presiden lokal, produk lokal memang sebuah produk yang gagal juga, gagal membuat narasi, gagal untuk membaca akibat dari pernyataannya itu," ujar Rocky.

Rocky Gerung menggaris bawahi bahwa pernyataan Presiden Jokowi membenci produk lokal adalah tindakan menghina sistem perdagangan bebas. 

baca juga

"Jadi konsultan-konsultan beliau ini nggak bisa memberi sinyal pada presiden bahwa yang namanya pidato presiden itu akan dicatat bukan hanya di dalam negeri tapi juga di luar negeri," ucap Rocky.

"Maka akan terjadi boikot misalnya, masa membenci produk asing, itu kan menghina sistem perdagangan bebas" lanjut Rocky.

"Orang sebenarnya udah nggak peduli, siapa yang benci presiden? Nggak ada yang benci. Presiden bikin salah pun orang ketawain aja tuh," ucap Rocky.

Rocky menyebut adanya keadaan compang-camping di istana dalam hal mencari pembenaran. Ia lantas menyebut satu istana sebagai produk lokal yang gagal.

"Nah kesibukan mencari pembenaran itu yang membuat kita menduga lagi bahwa memang itu udah cmpang-camping di istana, tambal sulam komunikasinya" ujar Rocky.

"Juru bicara presiden udah nggak tahu lagi mau bikin apa karena dia juga memang terbatas sebagai produk lokal dai juga produk gagal, ya karena dia nggak bisa atasi kemacetan komunikasi, masa menteri perdagangan yang disuruh ralat komunikasi presiden" lanjutnya.

"Satu istana tuh produk lokal yang gagal sebenarnya tuh," ucapnya lagi.

Video selengkapnya dapat dilihat di sini.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jokowi: Sekarang Banyak Praktik Predatory Pricing, Hati-hati dengan Ini!

Jokowi: Sekarang Banyak Praktik Predatory Pricing, Hati-hati dengan Ini!

News | Jum'at, 05 Maret 2021 | 13:02 WIB

Jokowi: Silakan Teknologi Diambil dari Luar, Tapi Produksinya di Indonesia

Jokowi: Silakan Teknologi Diambil dari Luar, Tapi Produksinya di Indonesia

News | Jum'at, 05 Maret 2021 | 12:57 WIB

Jokowi Marah Gegara Masih Impor: Kalau Saya Ngomong Gak Boleh, Gak Boleh!

Jokowi Marah Gegara Masih Impor: Kalau Saya Ngomong Gak Boleh, Gak Boleh!

News | Jum'at, 05 Maret 2021 | 11:52 WIB

Jokowi: Gitu Aja Rame, Bolehkan Tak Suka Produk Asing

Jokowi: Gitu Aja Rame, Bolehkan Tak Suka Produk Asing

Bogor | Jum'at, 05 Maret 2021 | 11:29 WIB

Jokowi: Saya Ngomong Benci Produk Asing Kok Ramai

Jokowi: Saya Ngomong Benci Produk Asing Kok Ramai

News | Jum'at, 05 Maret 2021 | 11:22 WIB

Bupati Bogor Dukung Jokowi Benci Produk Asing: Demi UMKM

Bupati Bogor Dukung Jokowi Benci Produk Asing: Demi UMKM

Bogor | Jum'at, 05 Maret 2021 | 11:22 WIB

Terkini

Pelajar Palembang Viral Usai Pamer Revolver saat Konvoi, Ternyata Senpira Dibeli dari Facebook

Pelajar Palembang Viral Usai Pamer Revolver saat Konvoi, Ternyata Senpira Dibeli dari Facebook

Sumsel | Selasa, 18 Agustus 2026 | 23:58 WIB

Nama Bupati PALI Muncul di Kasus Suap Audit BPK, KPK Periksa Asgianto Sebagai Saksi

Nama Bupati PALI Muncul di Kasus Suap Audit BPK, KPK Periksa Asgianto Sebagai Saksi

Sumsel | Selasa, 18 Agustus 2026 | 23:43 WIB

Kondisi Terbaru Gunung Semeru, Enam Kali Erupsi dalam Sehari dan Masih Berstatus Siaga

Kondisi Terbaru Gunung Semeru, Enam Kali Erupsi dalam Sehari dan Masih Berstatus Siaga

Sumsel | Selasa, 18 Agustus 2026 | 23:32 WIB

Detik-detik Narapidana Narkoba Diborgol Usai Bebas karena Remisi 17 Agustus, Ada Apa?

Detik-detik Narapidana Narkoba Diborgol Usai Bebas karena Remisi 17 Agustus, Ada Apa?

Sumsel | Selasa, 18 Agustus 2026 | 23:22 WIB

Dedi Mulyadi Sindir Birokrasi Minta Dihormati: Rapat Habis Puluhan Juta, Tapi Rakyat Tetap Menderita

Dedi Mulyadi Sindir Birokrasi Minta Dihormati: Rapat Habis Puluhan Juta, Tapi Rakyat Tetap Menderita

Jabar | Selasa, 18 Agustus 2026 | 23:21 WIB

Koreksi Data Pidato Presiden: 6 Fakta Realitas Hidup Susanah, Kuli Kain Majun Asal Cileungsi Bogor

Koreksi Data Pidato Presiden: 6 Fakta Realitas Hidup Susanah, Kuli Kain Majun Asal Cileungsi Bogor

Jabar | Selasa, 18 Agustus 2026 | 23:16 WIB

Bantah Isu Pisah dari NKRI, Ini 6 Pesan Penting Sultan Banten ke-18 untuk Masyarakat

Bantah Isu Pisah dari NKRI, Ini 6 Pesan Penting Sultan Banten ke-18 untuk Masyarakat

Banten | Selasa, 18 Agustus 2026 | 23:08 WIB

Penerbangan Langsung Palembang-Bandung Kembali Hadir, Ini Jadwal dan Harga Tiket Citilink

Penerbangan Langsung Palembang-Bandung Kembali Hadir, Ini Jadwal dan Harga Tiket Citilink

Sumsel | Selasa, 18 Agustus 2026 | 23:03 WIB

Oknum Petugas Bandara Terlibat Penyelundupan 22 Kg Emas Batangan

Oknum Petugas Bandara Terlibat Penyelundupan 22 Kg Emas Batangan

Banten | Selasa, 18 Agustus 2026 | 22:58 WIB

Mati Lampu hingga 4 Jam, Cek Daftar Wilayah di Palembang yang Terdampak Pemadaman PLN

Mati Lampu hingga 4 Jam, Cek Daftar Wilayah di Palembang yang Terdampak Pemadaman PLN

Sumsel | Selasa, 18 Agustus 2026 | 22:50 WIB

×