Halau Aparat Junta Myanmar, Massa Buat Jemuran Pakaian Dalam Wanita

Reza Gunadha, Hikmawan Muhamad Firdaus

Sabtu, 06 Maret 2021 | 16:55 WIB
Halau Aparat Junta Myanmar, Massa Buat Jemuran Pakaian Dalam Wanita
"Jemuran" di tengah kota Myanmar yang dibuat oleh massa untuk mengalau petugas.[Twitter]

Suara.com - Para demonstran di Myanmar kini menggunakan jemuran sarung dan pakaian dalam wanita untuk menghalau aparat yang diterjunkan junta, dalam taktik yang memanfaatkan takhayul.

Myanmar menjadi kacau sejak militer menahan sejumlah pemimpin dari kalangan sipil dan merebut kekuasaan pada 1 Februari.

Tindakan kalangan jenderal militer tersebut memicu aksi protes massa yang kemudian ingin dihentikan oleh junta dengan kekuatan yang semakin mematikan.

Aparat telah menggunakan gas air mata, granat kejut, peluru karet, dan terkadang bahkan peluru tajam untuk melawan pengunjuk rasa.

Tidak mau kalah, para demonstran kemudian merespons dengan taktik imajinatif mereka sendiri namun bersikeras tetap dalam koridor aksi damai.

Menyadur Bussines Times, Sabtu (6/3) taktik yang terbaru adalah dengan menggantung pakaian dalam wanita dan rok panjang yang menyerupai kain sarung - atau longyis - di tali jemuran di seberang jalan.

Menurut tradisi lama Myanmar, bagian bawah wanita dan pakaian yang menutupinya dapat menguras tenaga - yang dikenal sebagai "hpone" - dari pria.

"Jika mereka menggunakan longyi wanita, itu berarti hp mereka rusak," kata aktivis Thinzar Shunlei Yi kepada AFP.

Beberapa tentara tidak mau menyentuh pakaian wanita tersebut karena takut hal itu dapat merusak peluang mereka di garis depan.

"Ketika masyarakat menggantung longyi di atas tali, (polisi dan tentara) tidak bisa turun ke jalan, mereka tidak bisa menyeberanginya, dan mereka harus menurunkannya," kata Thinzar Shunlei Yi.

Wanita sekarang menggunakan takhayul sebagai strategi pertahanan. Tali jemuran yang menggantung longyis dan celana dalam kini menghiasi Kota Yangon.

Bukan cuma itu, dari kotapraja San Chaung yang ramai hingga pinggiran kota juga dihiasi dengan "jemuran" pakaian dalam wanita.

Sebuah potret yang dibagikan di Facebook menunjukkan seorang tentara berdiri di atas sebuah truk untuk memindahkan jemuran tersebut.

Beberapa longyis juga dipasang foto pemimpin junta Min Aung Hlaing, dalam taktik takhayul lebih lanjut. Pengunjuk rasa percaya itu bisa memperlambat pasukan keamanan yang enggan menginjak fotonya.

Bukan cuma itu, massa yang berunjuk rasa di Myanmar juga mengadopsi beberapa taktik yang dilakukan oleh demonstran prodemokrasi Hong Kong dan Thailand.

"Kami tetap pada prinsip kami sendiri, yaitu tanpa kekerasan ... kami perlu menunda kekerasan itu kepada kami untuk memastikan kami memiliki lebih sedikit luka dari mereka." ujar Thinzar Shunlei Yi, salah satu demonstran.

Sejak kudeta, lebih dari 50 warga sipil telah terbunuh, menurut PBB. Pada Rabu, seorang gadis 19 tahun tertembak oleh peluru tajam petugas yang menjadi hari paling berdarah.

Junta membantah bertanggung jawab atas hilangnya nyawa dalam protes, dengan media pemerintah pada hari Jumat mengatakan "kasus kematian karena senjata api kecil tidak terkait dengan pasukan keamanan".

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sindikat Scam Myanmar Jerat Ribuan WNI, Modus Kerja Ilegal Lewat Thailand

Sindikat Scam Myanmar Jerat Ribuan WNI, Modus Kerja Ilegal Lewat Thailand

News | Senin, 20 Juli 2026 | 17:27 WIB

Kronologis Ayu dan Susi Disekap di Myanmar, Berawal dari Butuh Kerja

Kronologis Ayu dan Susi Disekap di Myanmar, Berawal dari Butuh Kerja

News | Senin, 20 Juli 2026 | 16:04 WIB

Diborgol di Myawaddy Myanmar, 2 WNI Disiksa Sindikat Scam dan Diperas Rp220 Juta

Diborgol di Myawaddy Myanmar, 2 WNI Disiksa Sindikat Scam dan Diperas Rp220 Juta

News | Minggu, 19 Juli 2026 | 13:07 WIB

Saham MARK Dilirik Investor, Kapasitas Produksi Terisi Penuh dan Dividen Melimpah

Saham MARK Dilirik Investor, Kapasitas Produksi Terisi Penuh dan Dividen Melimpah

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 11:46 WIB

Bansos Sarung dan Mukena Dikorupsi, Eks Legislator NTB Cuma Dituntut 2 Tahun Bui

Bansos Sarung dan Mukena Dikorupsi, Eks Legislator NTB Cuma Dituntut 2 Tahun Bui

News | Kamis, 11 Juni 2026 | 20:53 WIB

Menang 3-0 atas Myanmar, Nova Arianto Tetap Evaluasi Timnas Indonesia U-19

Menang 3-0 atas Myanmar, Nova Arianto Tetap Evaluasi Timnas Indonesia U-19

Bola | Selasa, 02 Juni 2026 | 10:17 WIB

Timnas Indonesia U-19 Menang Besar, Nova Arianto Belum Puas dengan Performa Pemain

Timnas Indonesia U-19 Menang Besar, Nova Arianto Belum Puas dengan Performa Pemain

Bola | Selasa, 02 Juni 2026 | 08:17 WIB

Hasil Piala AFF U-19 2026: Timnas Indonesia Bantai Myanmar

Hasil Piala AFF U-19 2026: Timnas Indonesia Bantai Myanmar

Bola | Senin, 01 Juni 2026 | 22:12 WIB

Fakta-fakta Laga Pertama Timnas Indonesia di Piala AFF U-19 2026, Sekuat Apa Myanmar?

Fakta-fakta Laga Pertama Timnas Indonesia di Piala AFF U-19 2026, Sekuat Apa Myanmar?

Bola | Senin, 01 Juni 2026 | 13:04 WIB

Jam Berapa Kick Off Timnas Indonesia vs Myanmar di Piala AFF U-19 2026 Malam Ini?

Jam Berapa Kick Off Timnas Indonesia vs Myanmar di Piala AFF U-19 2026 Malam Ini?

Bola | Senin, 01 Juni 2026 | 10:58 WIB

Terkini

Bahlil Semprot AMPI: Satu Periode Empat Kali Ganti Sekjen, Pengkaderan 'Enggak Jelas'

Bahlil Semprot AMPI: Satu Periode Empat Kali Ganti Sekjen, Pengkaderan 'Enggak Jelas'

News | Senin, 03 Agustus 2026 | 20:45 WIB

Proyek PSEL Legok Nangka Dimulai, Ditarget Sulap 2.131 Ton Sampah Bandung Jadi Listrik

Proyek PSEL Legok Nangka Dimulai, Ditarget Sulap 2.131 Ton Sampah Bandung Jadi Listrik

News | Senin, 03 Agustus 2026 | 20:35 WIB

Curang! John Herdman Usir Pelatih Vietnam Intip Pemanasan Timnas Indonesia

Curang! John Herdman Usir Pelatih Vietnam Intip Pemanasan Timnas Indonesia

Bola | Senin, 03 Agustus 2026 | 20:35 WIB

Lansia di Cakung Disekap Saat Hendak Salat Zuhur, Emas hingga HP Raib Digondol Perampok

Lansia di Cakung Disekap Saat Hendak Salat Zuhur, Emas hingga HP Raib Digondol Perampok

News | Senin, 03 Agustus 2026 | 20:26 WIB

Siapa Ece Andi? Penjual Cilok Pelabuhanratu yang Viral Karena 'Mirip' Lionel Messi

Siapa Ece Andi? Penjual Cilok Pelabuhanratu yang Viral Karena 'Mirip' Lionel Messi

Jabar | Senin, 03 Agustus 2026 | 20:25 WIB

Permudah Transaksi Mahasiswa Indonesia di Hong Kong, BNI Perluas Ekosistem Keuangan Digital

Permudah Transaksi Mahasiswa Indonesia di Hong Kong, BNI Perluas Ekosistem Keuangan Digital

Bisnis | Senin, 03 Agustus 2026 | 20:23 WIB

Digerebek di Denpasar, Pria Ini Simpan Ekstasi dan 5 Senpi Rakitan di Ruang Tamu

Digerebek di Denpasar, Pria Ini Simpan Ekstasi dan 5 Senpi Rakitan di Ruang Tamu

Bali | Senin, 03 Agustus 2026 | 20:20 WIB

Starting XI Timnas Indonesia vs Vietnam: Mitchell Baker Juru Gedor, Thom Haye Kunci

Starting XI Timnas Indonesia vs Vietnam: Mitchell Baker Juru Gedor, Thom Haye Kunci

Bola | Senin, 03 Agustus 2026 | 20:19 WIB

Bukan Pagar Malnya yang Salah, Diamnya Manajemen Dinilai Bikin Geram

Bukan Pagar Malnya yang Salah, Diamnya Manajemen Dinilai Bikin Geram

News | Senin, 03 Agustus 2026 | 20:17 WIB

Bobby Nasution: Sumut Siap Jadi Pusat Fashion Indonesia Lewat Wastra

Bobby Nasution: Sumut Siap Jadi Pusat Fashion Indonesia Lewat Wastra

News | Senin, 03 Agustus 2026 | 20:14 WIB

×