KPAI: Banyak Siswa Putus Sekolah Selama Pandemi Covid-19

Bangun Santoso, Stephanus Aranditio

Minggu, 07 Maret 2021 | 12:39 WIB
KPAI: Banyak Siswa Putus Sekolah Selama Pandemi Covid-19
Komisioner Bidang Pendidikan KPAI, Retno Listyarti. (suara.com/Ria Rizki)

Suara.com - Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) mengungkapkan, bahwa angka putus sekolah terjadi peningkatan selama pandemi covid-19, terlebih sejak Januari 2021 hingga saat ini.

Anggota KPAI Retno Listyarti mengatakan sedikitnya ada lima alasan yang menyebabkan anak putus sekolah, yaitu karena menikah, bekerja, menunggak Iuran SPP, kecanduan game online dan meninggal dunia.

"Pandemi Covid-19 sudah berlangsung setahun, seharusnya pemerintah daerah sudah dapat memetakan permasalahan pendidikan di wilayahnya, namun KPAI justru menemukan data-data lapangan yang menunjukan angka putus sekolah cukup tinggi, terutama menimpa anak-anak yang berasal dari keluarga miskin,” kata Retno, Minggu (7/3/2021).

Retno merinci jumlah siswa yang putus sekolah karena menikah selama dua bulan mencapai 33 orang dari Kabupaten Seluma, Kota Bengkulu dan Kabupaten Bima, rata-rata masih duduk di kelas XII dan sebentar lagi lulus sekolah.

Mereka kebanyakan menikah tanpa sepengetahuan pihak sekolah karena masih pembelajaran jarak jauh, pernikahan mereka baru ketahuan setelah guru bimbingan konseling melakukan kunjungan ke rumah.

Kemudian, sejumlah siswa SMK dan SMP terpaksa bekerja untuk membantu ekonomi keluarganya yang terdampak pandemi seperti satu siswa SMPN Cimahi yang bekerja sebagai tukang bangunan dan satu siswa di Jakarta yang bekerja di percetakan karena orang tuanya tak mampu lagi membayar karyawan.

Ketiga, banyak siswa putus sekolah karena menunggak SPP selama berbulan-bulan, sedikitnya ada 34 kasus yang 90 persennya bersasal dari sekolah swasta.

Alasan selanjutnya, banyak siswa yang kecanduan gim online bahkan ada satu siswa yang terpaksa cuti sekolah selama satu tahun untuk proses pemulihan secara psikologi.

"Kisah dari para guru di beberapa daerah juga menunjukkan fakta yang mengejutkan, bahwa anak-anak yang pagi hari tidak muncul di PJJ online ternyata masih tidur karena main game online hingga menjelang subuh," ucapnya.

baca juga

Terakhir, KPAI juga menemukan sejumlah siswa meninggal dunia seperti satu kasus di SMAN Kabupaten Bima yang terseret bencana banjir, lalu satu siswa di SMK Swasta Jakarta yang meninggal karena kecelakaan motor.

"Secara data KPAI ada dua siswa yang meninggal selama semester genap tahun ajaran 2020/2021," tutup Retno.

Oleh sebab itu KPAI meminta pemerintah pusat dan daerah segera menindaklanjuti temuan ini dengan berbagai strategi intervensi pencegahan siswa putus sekolah di masa pandemi Covid-19.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sepi Job Gegara Pandemi Covid-19, Brisia Jodie Jualan Baju Bekas

Sepi Job Gegara Pandemi Covid-19, Brisia Jodie Jualan Baju Bekas

Entertainment | Minggu, 07 Maret 2021 | 12:28 WIB

Ditemukan dari Tracing, Puluhan Warga Kaliurang Timur Positif Covid-19

Ditemukan dari Tracing, Puluhan Warga Kaliurang Timur Positif Covid-19

Jogja | Minggu, 07 Maret 2021 | 12:19 WIB

Update Covid-19 Global: Kasus Aktif India Terbanyak Lagi di Asia

Update Covid-19 Global: Kasus Aktif India Terbanyak Lagi di Asia

Health | Minggu, 07 Maret 2021 | 11:35 WIB

Update 7 Maret 2021: RSD Wisma Atlet Rawat 4.139 Pasien Covid-19

Update 7 Maret 2021: RSD Wisma Atlet Rawat 4.139 Pasien Covid-19

News | Minggu, 07 Maret 2021 | 11:34 WIB

Pandemi Covid-19 di Bali: Akhir Pekan, Kesembuhan Bertambah 219 Pasien

Pandemi Covid-19 di Bali: Akhir Pekan, Kesembuhan Bertambah 219 Pasien

Bali | Minggu, 07 Maret 2021 | 11:20 WIB

Dear Pak Anies, Guru di Jakarta Ngeluh Vaksinasi Pendidikan di DKI Lamban

Dear Pak Anies, Guru di Jakarta Ngeluh Vaksinasi Pendidikan di DKI Lamban

Jakarta | Minggu, 07 Maret 2021 | 09:31 WIB

Golongan Darah O Berisiko Kecil Komplikasi Organ Akibat Virus Corona

Golongan Darah O Berisiko Kecil Komplikasi Organ Akibat Virus Corona

Health | Minggu, 07 Maret 2021 | 08:52 WIB

Terkini

Bukan Cuma Iseng, Pelaku Teror Bom SDN Srengseng Sawah Ternyata Pernah Ancam Pak RT

Bukan Cuma Iseng, Pelaku Teror Bom SDN Srengseng Sawah Ternyata Pernah Ancam Pak RT

News | Senin, 13 Juli 2026 | 22:35 WIB

Pilu! Korban Rudapaksa Jagakarsa Melahirkan, Bayi Terpaksa Diserahkan ke Dinsos

Pilu! Korban Rudapaksa Jagakarsa Melahirkan, Bayi Terpaksa Diserahkan ke Dinsos

News | Senin, 13 Juli 2026 | 21:52 WIB

Jadi Tersangka, Kejagung Klaim Febrie Adriansyah Mundur Sukarela dan Tak Lagi Dikawal TNI

Jadi Tersangka, Kejagung Klaim Febrie Adriansyah Mundur Sukarela dan Tak Lagi Dikawal TNI

News | Senin, 13 Juli 2026 | 21:50 WIB

Skandal Korupsi Lingkaran Prabowo, Uji Transparansi dan Integritas Penegakan Hukum

Skandal Korupsi Lingkaran Prabowo, Uji Transparansi dan Integritas Penegakan Hukum

News | Senin, 13 Juli 2026 | 21:39 WIB

Prabowo Perintahkan Harga Khusus BBM untuk Nelayan Kapal 30200 GT

Prabowo Perintahkan Harga Khusus BBM untuk Nelayan Kapal 30200 GT

News | Senin, 13 Juli 2026 | 21:28 WIB

Pimpinan Ponpes Pembakar Santri Segera Ditahan, Polisi Ungkap Fakta Miris Sejak 2005

Pimpinan Ponpes Pembakar Santri Segera Ditahan, Polisi Ungkap Fakta Miris Sejak 2005

News | Senin, 13 Juli 2026 | 21:06 WIB

DPR Cium Aroma Intervensi Elite Kasus Pembakaran Santri Lombok, Singgung Jaringan Nahdlatul Wathan

DPR Cium Aroma Intervensi Elite Kasus Pembakaran Santri Lombok, Singgung Jaringan Nahdlatul Wathan

News | Senin, 13 Juli 2026 | 20:58 WIB

BNI Lakukan Serangkaian Penguatan Tata Kelola Penyaluran KUR

BNI Lakukan Serangkaian Penguatan Tata Kelola Penyaluran KUR

News | Senin, 13 Juli 2026 | 20:30 WIB

Kejagung Bantah Febrie Adriansyah Umrah Usai Tersangka: Sudah Dicekal, Masih di Indonesia

Kejagung Bantah Febrie Adriansyah Umrah Usai Tersangka: Sudah Dicekal, Masih di Indonesia

News | Senin, 13 Juli 2026 | 20:10 WIB

KPK Masih Buka Peluang Supervisi Kasus Eks Jampidsus Febrie Adriansyah, Siap Pantau

KPK Masih Buka Peluang Supervisi Kasus Eks Jampidsus Febrie Adriansyah, Siap Pantau

News | Senin, 13 Juli 2026 | 20:05 WIB

×