Kerajaan Inggris Tanggapi Serius Wawancara Meghan dan Harry

Siswanto | BBC | Suara.com

Rabu, 10 Maret 2021 | 11:17 WIB
Kerajaan Inggris Tanggapi Serius Wawancara Meghan dan Harry
BBC

Suara.com - Kerajaan Inggris menyebut sejumlah isu yang diangkat dalam wawancara televisi Pangeran Harry dan istrinya, Meghan, mengkhawatirkan, khususnya yang menyangkut masalah ras.

Ini adalah pernyataan pertama Istana Kerajaan Inggris sejak wawancara Harry dan Meghan dengan pembawa acara Oprah Winfrey disiarkan di Amerika Serikat, 7 Maret lalu..

"Ingatan tentang kejadian mungkin berbeda-beda," begitu kata pihak Istana Buckingham dalam pernyataan tertulis. Walau begitu, mereka menyebut akan menangani persoalan itu secara privat.

Dalam wawancara dengan Oprah, Meghan berkata bahwa Harry ditanyai seorang anggota keluarga tentang "seberapa gelap" kulit putra mereka, Archie. Meghan tidak menyebut nama orang yang bertanya kepada Harry itu.

Dalam sesi tanya-jawab yang sama, Pangeran Harry mengklarifikasi kepada Oprah bahwa cerita yang mereka paparkan tidak mengarah kepada Ratu Elizabeth II dan Pangeran Philip.

Pihak kerajaan mengatakan, pasangan yang bergelar Duke dan Duchess of Sussex itu akan "selalu menjadi anggota keluarga yang sangat dicintai".

Tanggapan dari Istana Buckingham ini muncul setelah pertemuan khusus yang melibatkan bangsawan senior digelar. Pihak kerajaan dalam beberapa hari terakhir berada di bawah tekanan untuk menanggapi wawancara.

"Seluruh keluarga kerajaan sedih mengetahui cerita sepenuhnya tentang betapa menantang Harry dan Meghan menjalani beberapa tahun terakhir ini," kata pihak Istana Buckhingham.

Pernyataan ini keluar satu setengah hari sejak wawancara Harry dan Meghan ditayangkan pertama kali di Amerika Serikat.

"Masalah yang diangkat, terutama ras, sangat memprihatinkan. Meski beberapa ingatan tentang kejadian mungkin berbeda, hal itu ditanggapi dengan sangat serius dan akan ditangani oleh keluarga secara privat.

"Harry, Meghan, dan Archie akan selalu menjadi anggota keluarga yang sangat dicintai," begitu pernyataan pihak kerajaan.

Para bangsawan Kerajaan Inggris diyakini ingin secara berhati-hati mempertimbangkan tanggapan mereka. Mereka juga disebut ingin memberikan kesempatan kepada publik Inggris untuk menonton wawancara Harry dan Meghan terlebih dahulu.

Di Inggris, wawancara itu disiarkan Senin malam kemarin.

Para bangsawan Kerajaan Inggris disebut-sebut menganggap ini sebagai masalah keluarga. Mereka juga diyakini ingin diberi kesempatan untuk membahas masalah tersebut secara tertutup.


'Nuansa meredakan ketegangan dengan sedikit sanggahan'

Analisis oleh Sarah Campbell, koresponden BBC untuk Kerajaan Inggris

Meskipun mungkin, tidak pernah ada kepastian bahwa Ratu akan mengeluarkan pernyataan untuk menanggapi wawancara yang diberikan oleh cucu dan istrinya itu.

Risikonya adalah bahwa tanggapan apa pun akan menambah narasi bahwa "kerajaan dirundung krisis". Narasi itu diberitakan pada halaman depan media massa dan di layar televisi seluruh dunia.

Namun setelah sempat membahas klaim Harry dan Meghan, empat kalimat singkat yang dikeluarkan pihak kerajaan menyampaikan pesan bahwa ini adalah urusan privat keluarga dan tuduhan spesifik tidak akan diungkap ke publik.

Nuansa pernyataan itu seperti ingin menenangkan situasi, dengan menyebut bahwa Harry dan Meghan adalah anggota keluarga yang sangat dicintai.

Ada semacam sanggahan kecil dalam pernyataan bahwa ingatan tentang kejadian mungkin berbeda-beda", tapi ada juga jaminan dari kerajaan bahwa persoalan ini akan ditanggapi secara serius.

Dan kita bisa yakin bahwa, setidaknya sejauh menyangkut bangsawan Inggris, upaya apa pun untuk menjalin kembali hubungan di antara mereka akan dilakukan di luar jangkauan publik.


Selama kunjungan di London sebelumnya, Pangeran Charles tidak menanggapi ketika ditanya apakah dia sudah menyaksikan wawancara putra dan menantunya.

Wawancara itu sudah ditayangkan di Inggris, Senin malam kemarin, dan ditonton sekitar 11,1 juta orang.

Dalam wawancara itu, Meghan menyebut pernah mengalami saat-saat ketika dia "tidak ingin hidup lagi" karena sikap keluarga kerajaan terhadapnya.

Meghan berkata pernah meminta bantuan dari Istana Buckingham, tapi hingga kini tidak menerima yang dia harapkan.

Meghan juga menceritakan bahwa pertanyaan"seberapa gelap kulit Archie ketika lahir" muncul bersamaan dengan pembicaraan untuk tidak memberikan gelar kerajaan dan perlindungan polisi kepadanya.

Di bawah aturan yang berlaku sejak tahun 1917, anak yang lahir dari Harry dan Meghan tidak secara otomatis akan menjadi pangeran atau putri, kecuali Ratu Elizabeth campur tangan terhadap regulasi tersebut.

Saat ditanya oleh Oprah apakah ada kekhawatiran bahwa Archie akan terlalu coklat dan akan menjadi masalah, Meghan berkata, "Jika itu asumsi yang Anda buat, itu asumsi yang cukup aman."

Namun Harry dan Meghan menolak mengatakan siapa anggota keluarga yang mengeluarkan pernyataan itu.

"Saya tidak akan pernah membagikan percakapan itu kepada pihak luar," kata Pangeran Harry.

"Pada saat itu, situasinya canggung, saya sedikit terkejut."

Harry juga menyebut kondisinya menyakitkan karena tidak ada seorang pun dari keluarganya yang pernah berbicara untuk mendukung Meghan, terutama setelah berita utama dan artikel dengan "nada kolonial" bermunculan.

Pemimpin Partai Buruh, Sir Keir Starmer, berkata bahwa tuduhan Meghan tentang rasisme dan dukungan kesehatan mental yang minim harus ditanggapi "dengan sangat serius" oleh pihak kerajaan.

Adapun, Perdana Menteri Boris Johnson disebut telah menyaksikan wawancara Harry dan Meghan. Namun dia menolak berkomentar terkait hal itu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Terlibat Epstein Files? Kerajaan Inggris Buka Suara setelah Prince Andrew Ditangkap

Terlibat Epstein Files? Kerajaan Inggris Buka Suara setelah Prince Andrew Ditangkap

Tekno | Jum'at, 20 Februari 2026 | 13:51 WIB

Meghan Markle Bikin Geram Pangeran William: Video di Terowongan Diana Jadi Sorotan!

Meghan Markle Bikin Geram Pangeran William: Video di Terowongan Diana Jadi Sorotan!

Your Say | Kamis, 09 Oktober 2025 | 14:54 WIB

Etika Trump Dipertanyakan! Raja Charles III Dibelakangi saat Kunjungan Kenegaraan

Etika Trump Dipertanyakan! Raja Charles III Dibelakangi saat Kunjungan Kenegaraan

Video | Sabtu, 20 September 2025 | 10:05 WIB

Segini Kekayaan Pangeran Harry yang Gelar Kerajaannya Bakal Dicabut

Segini Kekayaan Pangeran Harry yang Gelar Kerajaannya Bakal Dicabut

Bisnis | Minggu, 04 Mei 2025 | 09:17 WIB

'With Love, Meghan' dan Transformasi Meghan Sussex di Netflix

'With Love, Meghan' dan Transformasi Meghan Sussex di Netflix

Your Say | Rabu, 19 Maret 2025 | 16:43 WIB

Pangeran Harry Tegaskan Tak Akan Kembali ke Kerajaan, Ternyata Ini Alasannya!

Pangeran Harry Tegaskan Tak Akan Kembali ke Kerajaan, Ternyata Ini Alasannya!

News | Jum'at, 31 Januari 2025 | 16:46 WIB

Pangeran Harry dan Meghan Markle Disebut Sebagai 'Turis Bencana' Setelah Kunjungi Korban Kebakaran di California

Pangeran Harry dan Meghan Markle Disebut Sebagai 'Turis Bencana' Setelah Kunjungi Korban Kebakaran di California

News | Selasa, 14 Januari 2025 | 09:15 WIB

Meghan Markle dan Pangeran Harry Siap Tampung Orang Terdekat yang Terpaksa Ngungsi Akibat Kebakaran LA

Meghan Markle dan Pangeran Harry Siap Tampung Orang Terdekat yang Terpaksa Ngungsi Akibat Kebakaran LA

Lifestyle | Sabtu, 11 Januari 2025 | 16:29 WIB

Kebakaran Melanda California, Rumah Mewah Harry dan Meghan Terancam Jadi Abu

Kebakaran Melanda California, Rumah Mewah Harry dan Meghan Terancam Jadi Abu

News | Kamis, 09 Januari 2025 | 19:09 WIB

Ayah Meghan Markle Kritik Perceraian Putrinya dengan Suami Pertama: Saya Sangat Menyukai Trevor

Ayah Meghan Markle Kritik Perceraian Putrinya dengan Suami Pertama: Saya Sangat Menyukai Trevor

News | Selasa, 07 Januari 2025 | 16:37 WIB

Terkini

Tok! Eks Sekretaris MA Nurhadi Divonis 5 Tahun Penjara dan Wajib Bayar Uang Pengganti Rp137 Miliar

Tok! Eks Sekretaris MA Nurhadi Divonis 5 Tahun Penjara dan Wajib Bayar Uang Pengganti Rp137 Miliar

News | Rabu, 01 April 2026 | 16:31 WIB

3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Apa yang akan Dilakukan Pemerintah Indonesia?

3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Apa yang akan Dilakukan Pemerintah Indonesia?

News | Rabu, 01 April 2026 | 16:19 WIB

Konflik Timur Tengah Ganggu Pariwisata RI, 770 Penerbangan Batal dan Potensi 60 Ribu Wisman Hilang

Konflik Timur Tengah Ganggu Pariwisata RI, 770 Penerbangan Batal dan Potensi 60 Ribu Wisman Hilang

News | Rabu, 01 April 2026 | 16:17 WIB

Targetkan 17,6 Juta Wisman di 2026, Menpar Siapkan Strategi Mitigasi di Tengah Gejolak Global

Targetkan 17,6 Juta Wisman di 2026, Menpar Siapkan Strategi Mitigasi di Tengah Gejolak Global

News | Rabu, 01 April 2026 | 16:17 WIB

Bantah Pernyataan Nadiem, Jaksa Sebut Rekomendasi JPN Tak Dilaksanakan di Pengadaan Chromebook

Bantah Pernyataan Nadiem, Jaksa Sebut Rekomendasi JPN Tak Dilaksanakan di Pengadaan Chromebook

News | Rabu, 01 April 2026 | 16:10 WIB

Aksi Tenang Nenek Beruban Curi TV 30 Inci di Jatinegara Viral, Korban Tak Tega Lapor Polisi

Aksi Tenang Nenek Beruban Curi TV 30 Inci di Jatinegara Viral, Korban Tak Tega Lapor Polisi

News | Rabu, 01 April 2026 | 16:05 WIB

Panglima TNI: Tiga Prajurit yang Gugur di Lebanon Terima Santunan Miliaran dan Pangkat Anumerta

Panglima TNI: Tiga Prajurit yang Gugur di Lebanon Terima Santunan Miliaran dan Pangkat Anumerta

News | Rabu, 01 April 2026 | 16:05 WIB

Paus Leo XIV: Yesus Tolak Doa Orang Pemicu Perang

Paus Leo XIV: Yesus Tolak Doa Orang Pemicu Perang

News | Rabu, 01 April 2026 | 15:55 WIB

Indonesia-Jepang Perkuat Kerja Sama Kehutanan, Dorong Investasi Karbon

Indonesia-Jepang Perkuat Kerja Sama Kehutanan, Dorong Investasi Karbon

News | Rabu, 01 April 2026 | 15:55 WIB

Tetap Komit Jaga Perdamaian: RI Desak PBB Investigasi Serangan di Lebanon, Minta Israel Setop Agresi

Tetap Komit Jaga Perdamaian: RI Desak PBB Investigasi Serangan di Lebanon, Minta Israel Setop Agresi

News | Rabu, 01 April 2026 | 15:46 WIB