Jadi Hari Paling Berdarah, 39 Tewas Saat Demo Menentang Kudeta Myanmar

Bangun Santoso

Senin, 15 Maret 2021 | 08:57 WIB
Jadi Hari Paling Berdarah, 39 Tewas Saat Demo Menentang Kudeta Myanmar
Pengunjuk rasa mengacungkan salam tiga jari selama demonstrasi menentang kudeta militer di Yangon, Myanmar, Sabtu (6/2/2021). [YE AUNG THU / AFP]

Suara.com - Hari Minggu (14/3/2021) menjadi hari paling berdarah di Myanmar. Dilaporkan, pasukan keamanan di negeri itu menewaskan sedikitnya 39 orang.

Menurut sejumlah laporan, 22 di antaranya tewas di pinggiran Yangon, kota utama di negara itu. Minggu menjadi hari paling berdarah dalam protes-protes menentang junta yang merebut kekuasaan lewat kudeta 1 Februari.

Menurut kantor berita Reuters, mengutip kelompok advokasi Asosiasi Bantuan bagi Tahanan Politik (AAPP), pasukan keamanan menembaki para demonstran di Hlaingthaya, yang banyak ditempati pabrik-pabrik milik China. China dianggap dan mendukung junta Myanmar junta.

Pihak berwenang telah memberlakukan darurat militer di Hlaingthaya.

Mengutip TV militer, Myawadday, Reuters melaporkan pasukan keamanan bertindak setelah empat pabrik garmen dan sebuah pabrik pupuk dibakar dan sekitar 2.000 orang menghalang-halangi truk pemadam kebakaran. Kepulan asap hitam membubung di wilayah itu.

Seorang juru bicara junta belum menjawab permintaan untuk berkomentar.

AAPP mengatakan 16 demonstran lainnya dan seorang polisi tewas di kota-kota lain.

Hari paling berdarah sebelumnya adalah 3 Maret, ketika 38 kematian dilaporkan di seluruh Myanmar.

Protes-protes memasuki minggu ketujuh setelah militer menahan pemimpin de fakto Aung Sung Suu Kyi dan merebut kekuasaan.

baca juga

Kata AAPP, sejak itu, pasukan keamanan telah menewaskan 126 orang. Pasukan keamanan juga menahan lebih dari 2.150 hingga Sabtu (13/3). Sejauh ini baru 300 orang yang dibebaskan. (Sumber: VOA Indonesia)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dibela Rakyat, Suu Kyi Justru Diduga Korupsi Hingga Rp8,5 Milyar

Dibela Rakyat, Suu Kyi Justru Diduga Korupsi Hingga Rp8,5 Milyar

Batam | Senin, 15 Maret 2021 | 08:06 WIB

Ogah Gabung Junta, Lebih dari 200 Polisi Myanmar Melarikan Diri ke India

Ogah Gabung Junta, Lebih dari 200 Polisi Myanmar Melarikan Diri ke India

News | Sabtu, 13 Maret 2021 | 14:39 WIB

Kudeta Myanmar: Militer Terapkan Taktik Pertempuran Hadapi Pengunjuk Rasa

Kudeta Myanmar: Militer Terapkan Taktik Pertempuran Hadapi Pengunjuk Rasa

News | Sabtu, 13 Maret 2021 | 14:10 WIB

Myanmar Masih Kacau, Korea Selatan Stop Kerjasama Pertahanan

Myanmar Masih Kacau, Korea Selatan Stop Kerjasama Pertahanan

News | Sabtu, 13 Maret 2021 | 11:27 WIB

Aksi Solidaritas untuk  Rakyat Myanmar

Aksi Solidaritas untuk Rakyat Myanmar

Foto | Sabtu, 13 Maret 2021 | 08:23 WIB

Biarawati Myanmar Berlutut di Depan Polisi Bersenjata

Biarawati Myanmar Berlutut di Depan Polisi Bersenjata

Foto | Jum'at, 12 Maret 2021 | 13:49 WIB

Militer Myanmar Tuduh Aung San Suu Kyi Terima Suap Rp8,6 Miliar dan Emas

Militer Myanmar Tuduh Aung San Suu Kyi Terima Suap Rp8,6 Miliar dan Emas

News | Jum'at, 12 Maret 2021 | 11:50 WIB

Terkini

Tersangka Kasus Korupsi Haji Asrul Aziz Ajukan Penangguhan Penahanan

Tersangka Kasus Korupsi Haji Asrul Aziz Ajukan Penangguhan Penahanan

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:07 WIB

Aksi di DPR, PB HMI MPO Angkat Patung Jelangkung dan Serukan 'Pembebasan Nasional'

Aksi di DPR, PB HMI MPO Angkat Patung Jelangkung dan Serukan 'Pembebasan Nasional'

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 16:59 WIB

Bukan Urusan Politik, Mensesneg Bongkar Isi Pertemuan Didit Hediprasetyo dan Jokowi

Bukan Urusan Politik, Mensesneg Bongkar Isi Pertemuan Didit Hediprasetyo dan Jokowi

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 16:59 WIB

LPDB Koperasi Perkuat Ekosistem Koperasi, KKMP Sampangan dan KUD Usaha Mina Jadi Contoh Usaha Produk

LPDB Koperasi Perkuat Ekosistem Koperasi, KKMP Sampangan dan KUD Usaha Mina Jadi Contoh Usaha Produk

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 16:55 WIB

WFH dari Hambalang, Prabowo Bahas Naturalisasi hingga Masa Depan Timnas Indonesia

WFH dari Hambalang, Prabowo Bahas Naturalisasi hingga Masa Depan Timnas Indonesia

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 16:44 WIB

Geruduk DPR, Mahasiswa Desak Evaluasi Program MBG dan Kebijakan Anggaran

Geruduk DPR, Mahasiswa Desak Evaluasi Program MBG dan Kebijakan Anggaran

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 16:34 WIB

Rekayasa Kematian Gagal! Brigadir Rizka Sintiani Divonis 10 Tahun usai Terbukti Bunuh Suami

Rekayasa Kematian Gagal! Brigadir Rizka Sintiani Divonis 10 Tahun usai Terbukti Bunuh Suami

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 16:23 WIB

Haul Akbar HUT Jakarta, KAI Buka Alternatif Naik-Turun di Stasiun Jatinegara Mulai Sore Ini

Haul Akbar HUT Jakarta, KAI Buka Alternatif Naik-Turun di Stasiun Jatinegara Mulai Sore Ini

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 16:11 WIB

KPK Periksa Gus Yaqut sebagai Saksi untuk Tiga Tersangka Lain di Kasus Korupsi Kuota Haji

KPK Periksa Gus Yaqut sebagai Saksi untuk Tiga Tersangka Lain di Kasus Korupsi Kuota Haji

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 15:56 WIB

Bappenas: Pakai AI, Polri Bisa Ungkap Kejahatan 20 Tahun Lalu dengan Presisi!

Bappenas: Pakai AI, Polri Bisa Ungkap Kejahatan 20 Tahun Lalu dengan Presisi!

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 15:53 WIB