Doni Monardo: Indonesia Dapat Reagen Hasil Kerja Sama China dan Korsel

Erick Tanjung, Novian Ardiansyah

Senin, 15 Maret 2021 | 14:07 WIB
Doni Monardo: Indonesia Dapat Reagen Hasil Kerja Sama China dan Korsel
Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Letjen TNI Doni Monardo. [Ist]

Suara.com - Kepala BNPB sekaligus Ketua Satgas Penanganan Covid-19, Doni Monardo berbicara terkait Indonesia yang mendapat kemudahan mendapatkan alat tes Covid-19 berupa reagen. Setelah sebelumnya kesulitan bersaing dengan negara lain pada masa awal pandemi pada 2020.

Hal tersebut disampaikan Doni dalam paparannya dalam rapat kerja dengan Komisi IX DPR tentang evaluasi upaya penanggulangan Covid-19 selama satu tahun terakhir.

"Pada awalnya kami sangat sulit sekali untuk mendapat reagen, dan kami harus berebut dengan beberapa negara terutama negara-negara yang berasal dari Eropa dan Amerika. Dan reagen itu pada awalnya hanya tersedia di China dan Korea Selatan," kata Doni, Senin (15/3/2021).

Namun kesulitan mendapat reagen bisa dilalui. Doni berujar Indonesia pada akhirnya mendapat kemudahan akses mendatangkan reagen, melalui kerja sama antara kedutaan besar Indonesia dengan China dan Korea Selatan.

"Alhamdulillah kerja sama dengan kedubes kita di China dan juga di Korea Selatan bisa membantu pemerintah. Sehingga ketika kita kehabisan stok reagen kita dengan mudah bisa mendatangkan reagen dari China dan juga dari Korea Selatan," ujar Doni.

Sebelumnya, dalam wawancara dengan tim klub jurnalis investigas (KJI), Kamis (11/3) di kantornya, Doni mengungkap bagaimana dirinya harus mengambil kebijakan yang cepat dan terbaik dari yang terburuk untuk mengatasi pandemi.

AWAL tahun 2020, ketika banyak negara panik dan segera menerapkan beragam kebijakan untuk menanggulangi pandemi covid-19, Kementerian Kesehatan Indonesia masih terkesan santai.

Belakangan, setelah covid-19 benar-benar menjadi wabah yang melanda banyak daerah Indonesia, tugas pemberantasan dialihkan ke Badan Nasional Penanggulangan Bencana.

Doni Monardo, Kepala BNPB dan juga Ketua Satgas Penanganan Covid-19, mengakui hampir tak bisa lagi tidur nyenyak. Dia menuturkan, harus membuat berbagai kebijakan baru untuk menanggulangi virus tersebut.

baca juga

Doni, dalam melakoni tugas yang berat itu berkukuh setia pada satu prinsip: harus bisa memberikan keputusan cepat dan tepat.

Prinsip itulah yang diterapkannya pada setiap keputusan, termasuk soal pengadaan alat-alat Kesehatan yang berguna untuk mendeteksi maupun melawan covid-19, seperti hazmat, masker, dan juga reagen.

Pada praktiknya, banyak rintangan yang harus dihadapi Doni. Terutama soal reagen, yang pada awal pandemi, terbilang langka. Sementara persediaan reagen di dalam negeri, kian menipis.

Akhirnya, dia menerapkan kebijakan strategis, yakni melakukan penunjukan langsung kepada sejumlah perusahaan untuk memasok reagen.

Keputusan BNPB itu tepat. Tercatat hingga September 2020, mereka memunyai stok reagen mencapai 1.956.644 unit, dengan total dana anggaran Rp 549 miliar.

Namun belakangan, pengadaan tersebut menimbulkan persoalan. Sedikitnya 300 ribu unit reagen yang dipasok perusahaan-perusahaan rekanan, dikembalikan sejumlah laboratorium dan rumah sakit. Alasan mereka, reagen tersebut tidak dapat dipakai.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Reagen Sansure Diduga Bermasalah, BNPB Memastikan Pengadaan Transparan

Reagen Sansure Diduga Bermasalah, BNPB Memastikan Pengadaan Transparan

News | Senin, 15 Maret 2021 | 13:42 WIB

Doni Monardo Klaim Angka Kematian Dokter dan Nakes Covid-19 Menurun

Doni Monardo Klaim Angka Kematian Dokter dan Nakes Covid-19 Menurun

News | Senin, 15 Maret 2021 | 10:38 WIB

Doni Monardo: Kalau Saya Tak Ambil Keputusan, Mau jadi Apa Negara Kita?

Doni Monardo: Kalau Saya Tak Ambil Keputusan, Mau jadi Apa Negara Kita?

Liks | Senin, 15 Maret 2021 | 09:00 WIB

Terkini

Panglima TNI Cup 2026 Jadi Ajang Adu Nyali, Eks Menpora Dito Ariotedjo Ikut Pacu Jetski

Panglima TNI Cup 2026 Jadi Ajang Adu Nyali, Eks Menpora Dito Ariotedjo Ikut Pacu Jetski

Sport | Sabtu, 12 September 2026 | 23:24 WIB

Hari Ke-5 Pencarian Jurnalis Hilang, Tim SAR Temukan Helm dan Jerigen di Perairan Anyer

Hari Ke-5 Pencarian Jurnalis Hilang, Tim SAR Temukan Helm dan Jerigen di Perairan Anyer

News | Sabtu, 12 September 2026 | 22:11 WIB

Sindiran Pelatih Persib Usai Takluk di GBK: Persija Rayakan Kemenangan Seperti Juara Liga Champions

Sindiran Pelatih Persib Usai Takluk di GBK: Persija Rayakan Kemenangan Seperti Juara Liga Champions

Jabar | Sabtu, 12 September 2026 | 21:52 WIB

Titik Terang Hilangnya Jurnalis di Krakatau, Basarnas Temukan 4 Barang di Perairan Selat Sunda

Titik Terang Hilangnya Jurnalis di Krakatau, Basarnas Temukan 4 Barang di Perairan Selat Sunda

Banten | Sabtu, 12 September 2026 | 21:39 WIB

Laba Anjlok 19 Persen, Astra Jor-joran Akuisisi Tambang Emas di Awal 2026

Laba Anjlok 19 Persen, Astra Jor-joran Akuisisi Tambang Emas di Awal 2026

Bisnis | Sabtu, 12 September 2026 | 20:53 WIB

Kisah Perjuangan Tati Purwanti, Mantan PMI yang Sukses Kembangkan Bubur Cirebon di Taipei

Kisah Perjuangan Tati Purwanti, Mantan PMI yang Sukses Kembangkan Bubur Cirebon di Taipei

Bekaci | Sabtu, 12 September 2026 | 20:29 WIB

Dari Cirebon ke Taipei, Tati Purwanti Bawa Kuliner Lokal dan Tumbuh Bersama BRI

Dari Cirebon ke Taipei, Tati Purwanti Bawa Kuliner Lokal dan Tumbuh Bersama BRI

Jakarta | Sabtu, 12 September 2026 | 20:27 WIB

Bubur Cirebon Go International, Kisah Tati Purwanti Bangun Usaha di Taipei

Bubur Cirebon Go International, Kisah Tati Purwanti Bangun Usaha di Taipei

Jawa Tengah | Sabtu, 12 September 2026 | 20:25 WIB

Jejak Kontak Terakhir 8 Warga Hilang Terdeteksi di Pulau Sebesi, Kemkomdigi Telusuri Sinyal

Jejak Kontak Terakhir 8 Warga Hilang Terdeteksi di Pulau Sebesi, Kemkomdigi Telusuri Sinyal

Tekno | Sabtu, 12 September 2026 | 20:24 WIB

Komdigi Klaim 98,9% Wilayah Berpopulasi Sudah Tercover Seluler, Blank Spot Jadi Pekerjaan Berikutnya

Komdigi Klaim 98,9% Wilayah Berpopulasi Sudah Tercover Seluler, Blank Spot Jadi Pekerjaan Berikutnya

Tekno | Sabtu, 12 September 2026 | 20:23 WIB

×