Kelompok Sipil Myanmar: 183 Orang Tewas Sejak Kudeta Militer

Bangun Santoso

Selasa, 16 Maret 2021 | 11:59 WIB
Kelompok Sipil Myanmar: 183 Orang Tewas Sejak Kudeta Militer
Polisi Myanmar menyemprotkan meriam air ke pengunjuk rasa.[ANTARA FOTO/REUTERS/Stringer]

Suara.com - Kelompok masyarakat sipil pengawas tahanan politik di Myanmar menyebutkan, sedikitnya 183 orang tewas sejak kudeta militer 1 Februari lalu. Dari jumlah itu, 20 di antaranya tewas pada Senin (15/3/2021) kemarin.

“Korban tewas meningkat secara drastis,” ujar Asosiasi Pendamping untuk Tahanan Politik (AAPP) dalam laporannya pada Selasa.

AAPP juga mengatakan sampai dengan Senin, total 2.175 orang telah ditangkap, didakwa atau dijatuhi hukuman sehubungan dengan kudeta militer.

AAPP mengatakan sebagian besar warga tewas pada Senin berasal dari para demonstran anti-kudeta.

Tapi AAPP mencatat beberapa warga sipil ikut tewas padahal mereka tidak ikut dalam demonstrasi.

“AAPP telah mendokumentasikan pembunuhan terhadap orang-orang biasa yang bahkan tidak berpartisipasi dalam protes,” terang AAPP.

Junta militer, lapor AAPP, juga telah mematikan koneksi internet seluler di seluruh negeri sejak tadi malam dan memutus aliran listrik di beberapa kota.

“Pelanggaran hak asasi manusia dan kekerasan bisa menjadi lebih buruk di saat kegelapan malam tanpa komunikasi online,” kata AAPP.

Rezim kudeta Myanmar sebelumnya menambah pemberlakuan darurat militer di sembilan kota di Yangon dan Mandalay pada Senin, sehari setelah pasukan keamanan menembak mati hampir 40 pengunjuk rasa menuntut pemulihan pemerintahan sipil.

baca juga

Saluran TV pemerintah MRTV dan Myawaddy mengumumkan darurat militer di kota-kota Aungmyay Thazan, Chan Aye Thazan, Maha Aung Myay, Pyi Gyi Tagon, dan Chan Mya Thazi di Mandalay, kota terbesar kedua di Myanmar.

Darurat militer juga diumumkan di kota-kota Dagon Utara, Okalapa Utara, Dagon Selatan, dan Dagon Seik Kan Yangon. (Sumber: Anadolu)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pemerintah Taiwan Sarankan Warganya Pasang Bendera Agar Tak Dikira China

Pemerintah Taiwan Sarankan Warganya Pasang Bendera Agar Tak Dikira China

News | Senin, 15 Maret 2021 | 22:17 WIB

Sejak Kudeta Militer, Warga Myanmar Bikin Tato sebagai Bentuk Protes

Sejak Kudeta Militer, Warga Myanmar Bikin Tato sebagai Bentuk Protes

News | Senin, 15 Maret 2021 | 14:54 WIB

Puluhan Orang Tewas dalam Insiden Kebakaran Pabrik China di Myanmar

Puluhan Orang Tewas dalam Insiden Kebakaran Pabrik China di Myanmar

News | Senin, 15 Maret 2021 | 14:54 WIB

Fadli Zon : Situasi Memanas, BKSAP DPR Kutuk Rezim Kudeta Myanmar

Fadli Zon : Situasi Memanas, BKSAP DPR Kutuk Rezim Kudeta Myanmar

DPR | Senin, 15 Maret 2021 | 09:39 WIB

Jadi Hari Paling Berdarah, 39 Tewas Saat Demo Menentang Kudeta Myanmar

Jadi Hari Paling Berdarah, 39 Tewas Saat Demo Menentang Kudeta Myanmar

News | Senin, 15 Maret 2021 | 08:57 WIB

Dibela Rakyat, Suu Kyi Justru Diduga Korupsi Hingga Rp8,5 Milyar

Dibela Rakyat, Suu Kyi Justru Diduga Korupsi Hingga Rp8,5 Milyar

Batam | Senin, 15 Maret 2021 | 08:06 WIB

Ogah Gabung Junta, Lebih dari 200 Polisi Myanmar Melarikan Diri ke India

Ogah Gabung Junta, Lebih dari 200 Polisi Myanmar Melarikan Diri ke India

News | Sabtu, 13 Maret 2021 | 14:39 WIB

Terkini

Cabai Tembus Rp118 Ribu, Mentan Tak Mau Harga Pangan Lepas Kendali

Cabai Tembus Rp118 Ribu, Mentan Tak Mau Harga Pangan Lepas Kendali

Bisnis | Senin, 05 Oktober 2026 | 18:05 WIB

Pajak Transaksi Digital Luar Negeri Resmi Berlaku, Game Online-AI Kini Kena PPN

Pajak Transaksi Digital Luar Negeri Resmi Berlaku, Game Online-AI Kini Kena PPN

Bisnis | Senin, 05 Oktober 2026 | 18:03 WIB

Herman Deru Siapkan Rp10 Juta untuk Tangkap Pelaku Karhutla, Bisakah Hentikan Asap?

Herman Deru Siapkan Rp10 Juta untuk Tangkap Pelaku Karhutla, Bisakah Hentikan Asap?

Sumsel | Senin, 05 Oktober 2026 | 18:03 WIB

Bukan Operasi Militer Penuh, Menko Dudung Pilih Pendekatan Kultural di Papua

Bukan Operasi Militer Penuh, Menko Dudung Pilih Pendekatan Kultural di Papua

News | Senin, 05 Oktober 2026 | 18:03 WIB

Hybrid Sea Wall Rp10 Miliar Dikerjakan di Sayung, Giant Sea Wall Pantura Segera Menyusul

Hybrid Sea Wall Rp10 Miliar Dikerjakan di Sayung, Giant Sea Wall Pantura Segera Menyusul

Jawa Tengah | Senin, 05 Oktober 2026 | 18:01 WIB

'Catatan Merah' Kontras di HUT ke-81 TNI: Ratusan Kekerasan Prajurit, Angkatan Darat Terbanyak

'Catatan Merah' Kontras di HUT ke-81 TNI: Ratusan Kekerasan Prajurit, Angkatan Darat Terbanyak

News | Senin, 05 Oktober 2026 | 18:00 WIB

Masuk Kabinet dan Wantimpres, Golkar Segera Surati KPU Terkait PAW Sarmuji dan Bamsoet

Masuk Kabinet dan Wantimpres, Golkar Segera Surati KPU Terkait PAW Sarmuji dan Bamsoet

News | Senin, 05 Oktober 2026 | 17:54 WIB

Pajak E-commerce Resmi Berlaku usai Sempat Ditunda Purbaya, Seller Shopee dkk Kena Pungutan PPh 22

Pajak E-commerce Resmi Berlaku usai Sempat Ditunda Purbaya, Seller Shopee dkk Kena Pungutan PPh 22

Bisnis | Senin, 05 Oktober 2026 | 17:53 WIB

Ngaku Takut Bertemu Menteri PPPA, Pratikno Ungkap Isu Paling Berat Selama Menjabat Menko PMK

Ngaku Takut Bertemu Menteri PPPA, Pratikno Ungkap Isu Paling Berat Selama Menjabat Menko PMK

News | Senin, 05 Oktober 2026 | 17:53 WIB

Prabowo Terima Kunjungan Presiden FIFA di Istana Merdeka, Apa Saja yang Dibahas?

Prabowo Terima Kunjungan Presiden FIFA di Istana Merdeka, Apa Saja yang Dibahas?

News | Senin, 05 Oktober 2026 | 17:53 WIB

×