Cerita Islah PPP; Via Telepon Suharso, Djan Faridz Ingin Izin ke Megawati

Chandra Iswinarno, Novian Ardiansyah

Jum'at, 19 Maret 2021 | 16:08 WIB
Cerita Islah PPP; Via Telepon Suharso, Djan Faridz Ingin Izin ke Megawati
Mantan Ketua PPP Muktamar Jakarta, Djan Faridz. [Suara.com/Bowo Raharjo]

Suara.com - Djan Faridz menceritakan awal mula dirinya islah dengan Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Suharso Monoarfa. Djan mengungkapkan, diajak bergabung secara langsung oleh Suharso, meski hanya melalui sambungan telepon.

Ketua Umum PPP Muktamar Jakarta hingga 2018 ini mengakui hubungannya dengan Suharso memang sudah sangat dekat dan bersahabat, bahkan sejak mereka masih muda dan sama-sama berada si dunia bisnis.

Sehingga bukan hal aneh lagi, jika keduanya kerap saling komunikasi menggunakan telepon. Bahkan untuk urusan penting, kepengurusan partai.

"Jadi ketika beliau meminta saya untuk duduk kembali ke PPP bergabung dengan beliau itu, beliau itu bukan datang ke saya dengan cara baik-baik, beliau itu cukup telepon sama saya perintah," ujar Djan disusul dengan tawa dalam diskusi yang tayang di akun YouTube Republika Merdeka Online, Jumat (19/3/2021).

Djan kemudian melanjutkan, isi percakapan Suharso saat meminta dirinya bergabung PPP.

"Eh lu jangan sendirian aja, gua sendirian kerja, lu ikut, gitu loh. Jadi gayanya bercanda," kata Djan mengulang ajakam Suharso melalui telepon.

Mendengar ajakan Suharso, Djan sempat mempertimbangkannya lebih dulu. Mengingat, kata Djan, posisinya yang menjadi penasihat kehormatan Menteri Hukum dan Ham (Menkumham). Sehingga waktu itu, dia merasa perlu lebih dahulu meminta izin kepada Megawati Soekarnoputri.

"Karena Ibu Megawati itu dekat dengan saya. Beliau memang sudah melarang saya untuk berpolitik, hingga saya sudah langsung setelah beliau itu beberapa menit ya Pak Suharso, saya lapor Pak Menteri saya bilang, saya nggak usah ke Bu Mega ya kalau sudah diizinin pak menteri," kata Djan.

Setelah pertimbangan tersebut, pada akhirnya Djan menerima tawaran Suharso untuk bergabung bersama PPP. Salah satu alasan Djan bersedia bergabung ialah keinginan melihat PPP bersatu kembali, sekaligus lebih memperkuat PPP sebagai partai Islam.

baca juga

"Jadi alhamdulillah beliau memberi saya jabatan anggota dewan kehormatan, terima kasih Pak Suharso. Mudah-mudahan dengan jabatan ini saya bisa membantu PPP yang kita cintai bersama, hingga PPP ini kembali jaya seperti zaman sebelum ini, menjadi semangat juang kita untuk bersatu dan kawan-kawan dari tempat saya sudah meminta untuk bergabung," tutur Djan.

Harapan Djan Faridz untuk PPP

Djan Faridz berharap, partainya bisa lebih memberikan manfaat. Terlebih setelah adanya islah seusai dualisme melanda partai berlambang Kakbah tersebut.

Hal itu disampaikan Djan saat memberikan sambutan singkat dalam acara rapat pimpinan nasional (rapimnas) I PPP, Jumat (12/3/2021).

Saat menyampaikan pidato, Djan didampingi oleh Ketua Umum PPP Suharso Monarfa.

"Jangan sampai kita semua sudah bersatu, saya sudah bersatu dengan beliau (Suharso), terus manfaat buat PPP-nya kurang. Jadi ini tantangan kita ke depan. Insyaallah dengan doa beliau dan kiai-kiai yang ada di seluruh Indonesia PPP bisa kembali jaya. amin," kata Djan.

Mendengar Djan Faridz menyampaikan hal tersebut, tampak raut wajah Suharso terlihat gembira.

Suharso bahkan sempat tertawa, yang kemudian juga diikuti dengan kader lain yang hadir secara fisik.

Sebelumnya, Djan Faridz mengatakan dirinya siap membantu Suharso dalam memimpin PPP ke depan.

Meski pernah merasakan dualisme kepemimpinan, Djan menilai yang terpenting saat ini adalah keberadaan PPP ke depan demi kemaslahatan umat.

"Puji syukur kepada Allah SWT, yang sahabat tercinta menjadi dan memimpin PPP. Selain doa saya siap kok bantu beliau. Kita harus melihat ke depan, bagaimana PPP tetap eksis di dunia politik, dan manfaat untuk umat Islam khususnya," ujarnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gelar Rapimnas, PPP Catat Lima Rekomendasi untuk Pemerintah

Gelar Rapimnas, PPP Catat Lima Rekomendasi untuk Pemerintah

News | Sabtu, 13 Maret 2021 | 19:25 WIB

Setelah Pecah PPP Bersatu Lagi, Suharso: Kita Sudah Lelah Dengan Hal Itu

Setelah Pecah PPP Bersatu Lagi, Suharso: Kita Sudah Lelah Dengan Hal Itu

News | Jum'at, 12 Maret 2021 | 18:13 WIB

Islah, Djan Faridz ke Suharso: PPP Harus Bermanfaat Setelah Bersatu

Islah, Djan Faridz ke Suharso: PPP Harus Bermanfaat Setelah Bersatu

News | Jum'at, 12 Maret 2021 | 16:42 WIB

Terkini

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:16 WIB

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Jogja | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:04 WIB

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:25 WIB

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Bola | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:00 WIB

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:59 WIB

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:35 WIB

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Video | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:30 WIB

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:00 WIB

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:47 WIB

×