Praktisi: Saat Ini Terjadi Degradasi Media Massa yang Sangat Besar, Kenapa?

Siswanto

Minggu, 21 Maret 2021 | 17:30 WIB
Praktisi: Saat Ini Terjadi Degradasi Media Massa yang Sangat Besar, Kenapa?
Ilustrasi media. (Shutterstock)

Suara.com - Saat ini terjadi anomali media sehingga membuat persoalan menjadi rumit karena orang tidak paham membedakan kebenaran atas sebuah informasi, kata praktisi komunikasi yang juga CEO Mediatrustpr Luthfi Subagio. 

"Kita sekarang di era anomali media. Anomali media membuat persoalan jadi sulit. Kenapa? Sekarang ini tidak paham mana media dengan sumber yang benar dan mana yang tidak," katanya dalam diskusi "Bermedsos Secara Smart dan Bijak" oleh Majelis Pustaka, Informasi dan Humas  Pimpinan Cabang Istimewa Muhammadiyah Malaysia, Sabtu (20/3/2021), malam.

Mantan pimpinan redaksi Radar Surabaya mengatakan saat ini media online dan media cetak mengambil sumber berita dari media sosial dan terkadang netizen juga dijadikan sumber berita.

"Ini degradasi media yang sangat besar. Kenapa? Karena posisi sumber tidak pada tempat yang seharusnya. Diganti oleh posisi 'chit chat' yang kira-kira tidak bermutu sehingga wajar kalau media itu turun grade-nya (kelas)," katanya.

Ketika media turun kelas, ujar mantan anggota KPID Jatim itu, maka yang terancam adalah kepercayaan terhadap media.

"Kalau kita lihat medsos ada Whatsapp, ada Facebook, ada Twitter, ada Linkedin dan lain-lain. Biasanya medsos saya namakan kaos kaki karena orang memakai semuanya. Kita enggak ngerti kembali ke khittah medsos itu seperti apa. Kenapa? Asal pakai," katanya.

Luthfi mengatakan orang mamandang medsos kalau dipandang dari samping bagus dan dipandang dari atas bagus namun dipandang dari depan jelek.

"Ini menimbulkan suatu persepsi yang beragam yang kemudian di situ medsos tidak bisa berdiri sendiri, kalau media berdiri sendiri sebagai satu kesatuan dari beragam orang, maka medsos ini kumpulan orang yang belum tentu benar," katanya.

Pada kesempatan tersebut Luthfi memaparkan data terbaru dari sebuah lembaga yang memaparkan bahwa saat ini populasi penduduk 274,9 juta jiwa, pengguna mobile 345 juta (125,6 persen), pengguna internet 202,6 (73,7 persen), pengguna medos paling besar 25 hingga 34 tahun, laki-laki 19,3 persen dan perempuan 14,8 persen.

baca juga

Setelah pandemik berjalan, ujar dia, pengguna internet naik 15,5 persen (27 juta), penggunaan medsos naik 6,3 persen (10 juta) dan waktu rata-rata bermedsos tiga jam, 15 menit sedangkan waktu membaca print maupun online satu jam 38 menit.

"Rata-rata pengguna internet usia 16 hingga 64 tahun yakni delapan jam 52 menit. Lebih semarak membaca medsos daripada membaca buku," katanya.

Pada saat tersebut Luthfi meminta peserta membaca media tidak hanya dari satu sumber berita namun beberapa media untuk mendapatkan informasi yang sebenarnya karena kepemilikan masing-masing media berbeda.

Diskusi tersebut didukung oleh LKBN Antara Biro Kuala Lumpur, Visi Peradaban dan Warung Soto Lamongan, salah satu unit usaha Majelis Ekonomi dan Kewirausaaan PCIM Malaysia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dewan Pers Akui Teknologi AI Jadi 'New Normal' Bagi Industri Media RI

Dewan Pers Akui Teknologi AI Jadi 'New Normal' Bagi Industri Media RI

News | Kamis, 22 Oktober 2026 | 13:24 WIB

Inilah Pemenang Anugerah Karya Jurnalistik BPJS Kesehatan 2026

Inilah Pemenang Anugerah Karya Jurnalistik BPJS Kesehatan 2026

Bisnis | Jum'at, 18 September 2026 | 21:47 WIB

Paradoks Belanja Iklan Rp60 Triliun: Pesta Pora Korporasi dan Senjakala Media Massa

Paradoks Belanja Iklan Rp60 Triliun: Pesta Pora Korporasi dan Senjakala Media Massa

Your Say | Senin, 20 Juli 2026 | 11:35 WIB

Sepekan Terakhir, Isu Kekerasan Masif Hiasi Pemberitaan Media Online

Sepekan Terakhir, Isu Kekerasan Masif Hiasi Pemberitaan Media Online

News | Senin, 01 September 2025 | 23:10 WIB

Hendri Satrio Sebut Momen Keos Ini Jadi Waktu Tepat Pemerintah Komunikasi Dengan Media Massa

Hendri Satrio Sebut Momen Keos Ini Jadi Waktu Tepat Pemerintah Komunikasi Dengan Media Massa

News | Senin, 01 September 2025 | 16:26 WIB

Tsunami Informasi Mengancam Akal Sehat : Pakar Ungkap Dampak Mengerikan Misinformasi di Era Digital!

Tsunami Informasi Mengancam Akal Sehat : Pakar Ungkap Dampak Mengerikan Misinformasi di Era Digital!

Tekno | Jum'at, 22 Agustus 2025 | 12:37 WIB

Kisah Mayat Mendatangi Kantor Media Massa dalam Buku Klop karya Putu Wijaya

Kisah Mayat Mendatangi Kantor Media Massa dalam Buku Klop karya Putu Wijaya

Your Say | Jum'at, 25 April 2025 | 08:43 WIB

Puluhan Media Nasional Bergabung dalam UPH Media Gathering 2025 Lewat Cooking Competition

Puluhan Media Nasional Bergabung dalam UPH Media Gathering 2025 Lewat Cooking Competition

Lifestyle | Selasa, 22 April 2025 | 19:51 WIB

Sosok Wartawan Peter Rohi, Pernah Dikirimi Kepala Manusia di Era Orde Baru

Sosok Wartawan Peter Rohi, Pernah Dikirimi Kepala Manusia di Era Orde Baru

Lifestyle | Minggu, 23 Maret 2025 | 10:32 WIB

PHK Massal di VOA: Kontraktor Terancam Deportasi, Misi Kebebasan Pers Hancur?

PHK Massal di VOA: Kontraktor Terancam Deportasi, Misi Kebebasan Pers Hancur?

News | Senin, 17 Maret 2025 | 13:48 WIB

Terkini

Tak Selalu Mulus, Ini 5 Drakor yang Terseret Kontroversi Sepanjang 2026

Tak Selalu Mulus, Ini 5 Drakor yang Terseret Kontroversi Sepanjang 2026

Your Say | Sabtu, 07 November 2026 | 19:45 WIB

Bukan Rem atau Gas Total: Menentukan Kecepatan AI Berbasis Risiko

Bukan Rem atau Gas Total: Menentukan Kecepatan AI Berbasis Risiko

Your Say | Sabtu, 07 November 2026 | 19:25 WIB

Sabet Emas BWF World Junior Championships 2026, 3 Bintang PB Djarum Terima Bonus Total Rp200 Juta

Sabet Emas BWF World Junior Championships 2026, 3 Bintang PB Djarum Terima Bonus Total Rp200 Juta

Sport | Sabtu, 07 November 2026 | 19:23 WIB

Sulap Kontrakan Jadi Sarang Prostitusi, Perempuan 53 Tahun di Baturaja Diciduk Polisi

Sulap Kontrakan Jadi Sarang Prostitusi, Perempuan 53 Tahun di Baturaja Diciduk Polisi

Sumsel | Sabtu, 07 November 2026 | 19:10 WIB

Melawan Trauma Body Shaming dalam Novel The Boy I Knew From YouTube

Melawan Trauma Body Shaming dalam Novel The Boy I Knew From YouTube

Your Say | Sabtu, 07 November 2026 | 19:05 WIB

Sulap Sampah Plastik Menjadi Kostum Jutaan Rupiah, Kisah Gotong Royong Kampung Pancasila Gunungsari

Sulap Sampah Plastik Menjadi Kostum Jutaan Rupiah, Kisah Gotong Royong Kampung Pancasila Gunungsari

Jatim | Sabtu, 07 November 2026 | 19:02 WIB

Kemiskinan Struktural Punya Dampak ke Anak dan Pendapatan Keluarga

Kemiskinan Struktural Punya Dampak ke Anak dan Pendapatan Keluarga

Your Say | Sabtu, 07 November 2026 | 19:00 WIB

Kenapa Polo Indonesia Murah? Ini 5 Hal yang Membedakan dari Ralph Lauren

Kenapa Polo Indonesia Murah? Ini 5 Hal yang Membedakan dari Ralph Lauren

Lifestyle | Sabtu, 07 November 2026 | 18:59 WIB

Rosiade Padel Tournament 2026 Sabet Dua Rekor MURI, Erick Thohir: Menpora Saja Susah Dapat

Rosiade Padel Tournament 2026 Sabet Dua Rekor MURI, Erick Thohir: Menpora Saja Susah Dapat

Sport | Sabtu, 07 November 2026 | 18:59 WIB

Rosiade Padel Tournament Seri 3, Tetap Gratis Demi Lahirkan Atlet Berprestasi

Rosiade Padel Tournament Seri 3, Tetap Gratis Demi Lahirkan Atlet Berprestasi

Sport | Sabtu, 07 November 2026 | 18:54 WIB

×