5 April 2021, Sejumlah Sekolah di Jateng Lakukan Pembelajaran Tatap Muka

Fabiola Febrinastri | Suara.com

Senin, 22 Maret 2021 | 14:44 WIB
5 April 2021, Sejumlah Sekolah di Jateng Lakukan Pembelajaran Tatap Muka
Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo. (Dok : Pemprov Jateng)

Suara.com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah (Jateng) akhirnya memutuskan, pada 5 April 2021, uji coba pembelajaran tatap muka (PTM) tahap pertama berlaku di 140 sekolah tingkat SMP, SMA SMK dan MA.

“Tatap muka akan dilakukan di 35 SMP, 35 SMA, 35 SMK dan 35 MA, di masing-masing wilayah di Jawa Tengah. Untuk SD, TK dan PAUD belum dilakukan, karena ada masukan dari para ahli, termasuk Ikatan Dokter Indonesia (IDI) untuk menunda dulu," kata Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo, saat ditemui di rumah dinasnya, Jateng, Senin (22/3/2021).

Setelah uji coba pertama dilaksanakan, maka akan dilakukan evaluasi pada 19-23 April 2021. Uji coba tahap kedua akan digelar pada 26 April - 7 Mei 2021,dengan penambahan jumlah sekolah atau penambahan siswa.

"Sementara tanggal 12 Juli sampai September, akan dilakukan uji coba tahap ketiga, yang diharapkan sudah ada adaptasi baru. Bisa saja nanti sekolahnya ditambah atau jumlah siswanya yang ditambah dalam pelaksanaan itu," jelasnya.

Terkait pelaksanaannya, Ganjar menyebut akan diterapkan ketentuan ketat dan mempertimbangkan kondisi wilayah secara epidemologis. Dinas Kesehatan dan Satgas akan terus melakukan pemantauan dan pendampingan pelaksanaan program ini.

Selain itu, pihak sekolah dan orang tua siswa diminta kooperatif dengan wajib melakukan protokol kesehatan dari siswa berangkat, di dalam sekolah, hingga pulang ke rumah.

"Semua guru yang melaksanakan PTM, saya minta divaksin, agar mereka aman. Saya sudah minta Disdikbud dan Dinkes menginventarisasi sekolah yang akan melaksanakan tatap muka dan melakukan vaksinasi secepatnya," kata Ganjar.

"Semua sekolah yang menggelar PTM juga harus menyiapkan sarana prasarana protokol kesehatan. SOP (Standard Operating Procedure) harus ketat, dan kami akan minta laporan harian dari pelaksanaan itu," lanjutnya.

Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Jateng, Hari Wuljanto menambahkan, setiap sekolah yang akan menggelar PTM wajib mematuhi pedoman pembinaan pengawasan satuan pendidikan yang dikeluarkan Kemenkes. Nantinya, pihaknya akan menggandeng instansi terkait dalam hal pengawasan.

"Kami sudah menggelar rapat koordinasi dengan lintas sektoral, termasuk kabupaten/kota dan Kemenag terkait hal ini. Mereka sudah mengusulkan nama-nama sekolah yang akan melakukan PTM," kata Hari.

Tidak menutup kemungkinan, ada kabupaten/kota yang mengusulkan lebih dari satu jenjang pendidikan PTM. Hal itu, nantinya diserahkan kepada bupati/wali kota dengan pengawasan ketat dan pendampingan dari Pemprov.

"Kalau ada satu siswa saja yang positif, maka PTM harus ditutup. Sekolah yang terdapat kasus positif, harus memperbaiki prokesnya, memenuhi sarana prasarananya dan jika setelah evaluasi dimungkinkan untuk dibuka kembali, maka akan dibuka. Jadi fleksibel," ucapnya.

Dalam pelaksanaan PTM nanti, Hari mengatakan bahwa pelaksanaan PTM hanya diikuti 70-110 siswa per sekolah. Jam pembelajaran tidak lebih dari 4 jam sehari, dengan satu mata pelajaran maksimal 30 menit tanpa istirahat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Di Jateng, Menteri BUMN: Lansia Jadi Prioritas Program Percepatan Vaksinasi

Di Jateng, Menteri BUMN: Lansia Jadi Prioritas Program Percepatan Vaksinasi

News | Senin, 22 Maret 2021 | 11:37 WIB

Tak Ada Pemaksaan Pembelajaran Tatap Muka di Bekasi

Tak Ada Pemaksaan Pembelajaran Tatap Muka di Bekasi

Bekaci | Senin, 22 Maret 2021 | 07:30 WIB

Aturan Lengkap Pembelajaran Tatap Muka di Bekasi

Aturan Lengkap Pembelajaran Tatap Muka di Bekasi

Bekaci | Minggu, 21 Maret 2021 | 22:36 WIB

Syarat Pelajar Bisa Ikut Pembelajaran Tatap Muka di Bekasi

Syarat Pelajar Bisa Ikut Pembelajaran Tatap Muka di Bekasi

Bekaci | Minggu, 21 Maret 2021 | 20:34 WIB

Ganjar Pranowo Siapkan Rencana Cadangan Vaksinasi Saat Ramadhan

Ganjar Pranowo Siapkan Rencana Cadangan Vaksinasi Saat Ramadhan

Jawa Tengah | Minggu, 21 Maret 2021 | 19:37 WIB

110 Sekolah di Kota Bekasi Boleh Gelar Pembelajaran Tatap Muka Mulai Besok

110 Sekolah di Kota Bekasi Boleh Gelar Pembelajaran Tatap Muka Mulai Besok

Bekaci | Minggu, 21 Maret 2021 | 18:42 WIB

Terkini

Digeruduk Yakuza Mangenes, Pengasuh Ponpes Pekalongan Ditangkap usai Diduga Cabuli 25 Santri

Digeruduk Yakuza Mangenes, Pengasuh Ponpes Pekalongan Ditangkap usai Diduga Cabuli 25 Santri

News | Rabu, 27 Mei 2026 | 22:54 WIB

Iduladha 1447 H, Kemensos Salurkan 295 Ekor Hewan Kurban ke Berbagai Wilayah Indonesia

Iduladha 1447 H, Kemensos Salurkan 295 Ekor Hewan Kurban ke Berbagai Wilayah Indonesia

News | Rabu, 27 Mei 2026 | 20:56 WIB

Bukan Cuma Pagar Canggih, Gang Haji Jeni Kini Punya 'Smart Geprek' Pengubah Sampah Jadi Cuan

Bukan Cuma Pagar Canggih, Gang Haji Jeni Kini Punya 'Smart Geprek' Pengubah Sampah Jadi Cuan

News | Rabu, 27 Mei 2026 | 20:43 WIB

Gedung Putih Bangun Arena Baku Pukul untuk Rayakan HUT ke-250 AS dan Ulang Tahun Trump

Gedung Putih Bangun Arena Baku Pukul untuk Rayakan HUT ke-250 AS dan Ulang Tahun Trump

News | Rabu, 27 Mei 2026 | 20:29 WIB

Alarm Bahaya! Ratusan Siswa di 26 Provinsi Terpapar Radikalisme Lewat Medsos dan Game Online

Alarm Bahaya! Ratusan Siswa di 26 Provinsi Terpapar Radikalisme Lewat Medsos dan Game Online

News | Rabu, 27 Mei 2026 | 20:00 WIB

Ketua MUI Soal Sapi Kurban Prabowo Pakai APBN: Sah Secara Syar'i

Ketua MUI Soal Sapi Kurban Prabowo Pakai APBN: Sah Secara Syar'i

News | Rabu, 27 Mei 2026 | 19:44 WIB

DPR Murka! Skandal Riset Palsu WNI di Denmark Hancurkan Marwah Akademisi RI

DPR Murka! Skandal Riset Palsu WNI di Denmark Hancurkan Marwah Akademisi RI

News | Rabu, 27 Mei 2026 | 19:30 WIB

Sapi Kurban Pak Suardi 'Ngambek' Saat Mau Dipotong, Damkar DKI Sampai Turun Tangan

Sapi Kurban Pak Suardi 'Ngambek' Saat Mau Dipotong, Damkar DKI Sampai Turun Tangan

News | Rabu, 27 Mei 2026 | 18:40 WIB

Tipu-Tipu 'Paranormal Sakti' di Duren Sawit, Motor Korban Raib Usai Ritual Paku

Tipu-Tipu 'Paranormal Sakti' di Duren Sawit, Motor Korban Raib Usai Ritual Paku

News | Rabu, 27 Mei 2026 | 18:34 WIB

Vila dan Homestay Wajib Punya NIB Mulai 1 Agustus, yang Ilegal Bakal Dicoret dari Aplikasi

Vila dan Homestay Wajib Punya NIB Mulai 1 Agustus, yang Ilegal Bakal Dicoret dari Aplikasi

News | Rabu, 27 Mei 2026 | 18:27 WIB