Jadi Salah Satu Korban Penembakan Colorado, Polisi Ini Tinggalkan 7 Anak

Dany Garjito | Hikmawan Muhamad Firdaus | Suara.com

Selasa, 23 Maret 2021 | 15:04 WIB
Jadi Salah Satu Korban Penembakan Colorado, Polisi Ini Tinggalkan 7 Anak
Petugas keamanan menyisir area toko swalayan King Soopers yang menjadi lokasi penembakan massal, di Boulder, Colorado, Denver, Amerika Serikat, Senin (22/3/2021). [ANTARA FOTO/REUTERS/Kevin Mohatt/foc]

Suara.com - Seorang anggota polisi Amerika Serikat yang tewas dalam insiden penembakan di supermarket Colorado pada hari Senin (22/3) memiliki tujuh anak dan sedang berjuang menghidupi keluarganya.

Menyadur US News, Selasa (23/3/2021) insiden penembakan di Boulder, Colorado, menewaskan 10 orang, termasuk seorang anggota polisi.

Pihak berwenang mengatakan dalam konferensi pers pada Senin malam waktu setempat seorang tersangka sudah ditangkapkan dan dalam kondisi terluka.

Petugas Eric Talley adalah yang pertama di tempat kejadian dan menjadi korban penembakan, kata Kepala Polisi Boulder Maris Herold, menyebutnya sebagai salah satu petugas yang "heroik."

Menurut ayah Talley, petugas 51 tahun tersebut telah bergabung dengan polisi lebih dari satu dekade lalu dan akan mencari pekerjaan baru.

"Dia sedang mencari pekerjaan untuk tidak berada di garis depan dan belajar menjadi operator pesawat tak berawak. Dia tidak ingin membuat keluarganya mengalami hal seperti ini," kata Homer Talley.

"Dia punya tujuh anak. Yang termuda berusia tujuh tahun. Dia mencintai anak-anaknya dan keluarganya lebih dari apa pun." sambungnya.

Di tengah curahan kesedihan, seorang pria bernama Jeremy Herko yang mengatakan bertemu Talley di akademi, menggambarkannya sebagai salah satu sahabatnya.

"Dia adalah seorang Kristen yang taat, dia harus membeli mobil 15 penumpang untuk mengangkut semua anaknya, dan dia adalah orang yang paling baik di dunia," tulis Herko di akun Facebook-nya.

Departemen Kepolisian Boulder men-tweet foto Talley mengenakan seragam. "Istirahat Dalam damai, Petugas Eric Talley. Pelayanan Anda tidak akan pernah dilupakan," tulisnya.

Talley pernah tampil dalam sebuah artikel di tahun 2013 sebagai salah satu dari tiga petugas polisi yang membantu menyelamatkan bebek yang terjebak di selokan.

Dia mengarungi air sedalam betis untuk menyelamatkan bebek dari pipa, menurut artikel di surat kabar Boulder Daily Camera.

Talley adalah petugas keenam dalam sejarah Departemen Kepolisian Boulder dan petugas pertama yang tewas saat menjalankan tugas sejak 1994, Boulder Daily Camera melaporkan.

"Dia, bagaimanapun juga, adalah salah satu petugas luar biasa di Departemen Kepolisian Boulder dan hidupnya terlalu pendek," kata Michael Dougherty, jaksa wilayah Boulder County.

Insiden di Boulder menandai penembakan massal mematikan kedua di AS dalam seminggu, menyusul kejaidan pekan lalu yang menewaskan delapan orang di daerah Atlanta.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pengunjung Swalayan Ungkap Detik-detik Pria Bersenjata Bunuh 10 Orang di AS

Pengunjung Swalayan Ungkap Detik-detik Pria Bersenjata Bunuh 10 Orang di AS

News | Selasa, 23 Maret 2021 | 13:30 WIB

Tak Cuma Polisi, Penembakan Brutal di AS Tewaskan 9 Orang Lainnya

Tak Cuma Polisi, Penembakan Brutal di AS Tewaskan 9 Orang Lainnya

News | Selasa, 23 Maret 2021 | 12:18 WIB

Aksi Penembakan Massal di Supermarket Colorado, 3 Orang Terkapar

Aksi Penembakan Massal di Supermarket Colorado, 3 Orang Terkapar

News | Selasa, 23 Maret 2021 | 10:35 WIB

Terkini

Cegah TPO, Kantor Imigrasi Palopo dan Pemkab Toraja Utara Bentuk Desa Binaan

Cegah TPO, Kantor Imigrasi Palopo dan Pemkab Toraja Utara Bentuk Desa Binaan

News | Rabu, 20 Mei 2026 | 16:14 WIB

Anggaran MBG Dipangkas, JPPI Minta Dana Pendidikan Fokus untuk Sekolah Rusak dan Guru

Anggaran MBG Dipangkas, JPPI Minta Dana Pendidikan Fokus untuk Sekolah Rusak dan Guru

News | Rabu, 20 Mei 2026 | 16:14 WIB

Medan Cukup Menantang, Ditjen Imigrasi Usul Buka Kantor di Toraja Utara

Medan Cukup Menantang, Ditjen Imigrasi Usul Buka Kantor di Toraja Utara

News | Rabu, 20 Mei 2026 | 16:13 WIB

Menlu Ungkap Kendala Pembebasan 9 WNI di Israel: RI Pakai Jalur Turki, Yordania, dan Lembaga HAM

Menlu Ungkap Kendala Pembebasan 9 WNI di Israel: RI Pakai Jalur Turki, Yordania, dan Lembaga HAM

News | Rabu, 20 Mei 2026 | 15:48 WIB

Menlu Sugiono: Penangkapan 9 WNI Misi Gaza oleh Israel Adalah Pelanggaran Kemanusiaan

Menlu Sugiono: Penangkapan 9 WNI Misi Gaza oleh Israel Adalah Pelanggaran Kemanusiaan

News | Rabu, 20 Mei 2026 | 15:46 WIB

Prabowo Ungkap Pernah Dibantu Megawati saat Masih 'Luntang-Lantung'

Prabowo Ungkap Pernah Dibantu Megawati saat Masih 'Luntang-Lantung'

News | Rabu, 20 Mei 2026 | 15:41 WIB

Duka Mendalam saat Teroris Tembaki Masjid San Diego, Bocah Selamat Ungkap Detik-Detik Mencekam

Duka Mendalam saat Teroris Tembaki Masjid San Diego, Bocah Selamat Ungkap Detik-Detik Mencekam

News | Rabu, 20 Mei 2026 | 15:33 WIB

Prabowo ke PDIP: Alangkah Manisnya Kalau Semua Partai di Pemerintah

Prabowo ke PDIP: Alangkah Manisnya Kalau Semua Partai di Pemerintah

News | Rabu, 20 Mei 2026 | 15:13 WIB

KPK Terbitkan 2 Sprindik Baru dalam Pengembangan Kasus Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko

KPK Terbitkan 2 Sprindik Baru dalam Pengembangan Kasus Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko

News | Rabu, 20 Mei 2026 | 15:08 WIB

JPPI Sentil Pemerintah: Kasih Anak Makan Gratis Tak Otomatis Ubah Program Pangan Jadi Pendidikan

JPPI Sentil Pemerintah: Kasih Anak Makan Gratis Tak Otomatis Ubah Program Pangan Jadi Pendidikan

News | Rabu, 20 Mei 2026 | 14:44 WIB