Survei 65 Persen Anak Muda Puas Kinerja Jokowi, Pengamat: Meragukan

Erick Tanjung | Ummi Hadyah Saleh | Suara.com

Rabu, 24 Maret 2021 | 05:00 WIB
Survei 65 Persen Anak Muda Puas Kinerja Jokowi, Pengamat: Meragukan
Presiden Jokowi [Foto: Biro Pers Istana]

Suara.com - Pengamat Politik sekaligus Direktur Eksekutif Indonesia Political Review, Ujang Komaruddin meragukan hasil survei yang menyebut 65 persen kalangan anak muda puas dengan kinerja Presiden Joko Widodo. Pasalnya, kata Ujang, banyak kaum milenial yang merasakan dampak buruk dari Undang-undang Cipta Kerja.

"Saya sih ragu dengan hal-hal yang itu. Karena hari ini banyak juga milenial yang terdampak akibat UU Cipta Kerja Omnibuslaw," ujar Ujang kepada Suara.com, Selasa (23/3/2021).

Bahkan, lanjutnya, banyak kelangan masyarakat yang kecewa dengan Omnimbuslaw yang digagas Jokowi tersebut. Sehingga berbanding terbalik dengan hasil survei yang menunjukkan kepuasan terhadap kinerja Jokowi.

"Banyak yang kecewa disaat kecewa, tapi hasil survei menganggap puas. Tapi saya tidak menyalahi survei," ucap dia.

Ujang menuturkan sah-sah saja jika ada yang menyebut 60 persen lebih hasil survei puas terhadap kinerja Jokowi asal objektif dan bisa dipertanggungjawabkan. Menurutnya banyak survei-survei yang sengaja dibuat untuk mengiring opini masyarakat.

"Saya akan bilang objektif asal dilakukan dengan benar, bisa dipertanggungjawabkan hasilnya sah-sah saja. Tapi tidak sedikit lembaga survei juga yang melakukan surveinya yang mohon maaf pesenan dan lain-lain itu yang kami khawatirkan," kata dia.

Dalam sebuah video yang diunggah di kanal Youtube Rocky Gerung Official, Senin (22/3) wartawan senior Hersubeno Arief menyebutkan hasil survei dari sebuah lembaga yang menyebut lebih dari 50 persen anak muda puas dengan kinerja Jokowi.

Rocky Gerung lantas menanggapi hasil survei tersebut dengan nada tak percaya.

Ia menyebut jika benar 65 persen anak muda Indonesia puas dengan kinerja Jokowi, maka 65 persen anak muda Indonesia tak pernah baca koran dan memahami permasalahan-permasalahan bangsa.

"65 persen anak muda di Indonesia puas dengan kinerja dan yang tidak puas itu anak muda di DKI Jakarta. Orang kemudain jadi mikir ini pasti dikaitkan dengan Anies Baswedan," ujar Hersubeno.

"Kalau dikatakan 65 persen anak muda puas dengan kinerja Presiden Jokowi, itu artinya 65 persen anak muda Indonesia tidak pernah baca koran, tidak pernah tahu kasus pengambilalihan Partai Demokrat, tidak pernah tahu problem kartel beras, tidak pernah tahu korupsi yang terus dibiarkan, tidak pernah tahu bahwa Habib Rizieq itu dianiaya," ujar Rocky.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pengamat Sebut Ada Kader PDIP Ingin Jokowi Jadi Ketum Gantikan Megawati

Pengamat Sebut Ada Kader PDIP Ingin Jokowi Jadi Ketum Gantikan Megawati

Riau | Selasa, 23 Maret 2021 | 18:06 WIB

Jokowi Pastikan Vaksin AstraZeneca Halal dan Dapat Digunakan

Jokowi Pastikan Vaksin AstraZeneca Halal dan Dapat Digunakan

News | Senin, 22 Maret 2021 | 18:26 WIB

Bahas Pilpres 2024, Pengamat Politik Ini Pamer Baju Dukungan Jokowi-Prabowo

Bahas Pilpres 2024, Pengamat Politik Ini Pamer Baju Dukungan Jokowi-Prabowo

News | Senin, 22 Maret 2021 | 14:52 WIB

Terkini

3 Prajurit TNI Tewas dalam Serangan Israel dan Ledakan di Lebanon, PBB Mengutuk Keras

3 Prajurit TNI Tewas dalam Serangan Israel dan Ledakan di Lebanon, PBB Mengutuk Keras

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 09:21 WIB

Zebra Cross Pac-Man Viral, Pemprov DKI Akhirnya Bangun 5 Penyeberangan Baru di Tebet

Zebra Cross Pac-Man Viral, Pemprov DKI Akhirnya Bangun 5 Penyeberangan Baru di Tebet

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 08:56 WIB

Kasus Amsal Sitepu: Saat Kreativitas Dinilai Rp0 dan Berujung Tuntutan 2 Tahun Penjara

Kasus Amsal Sitepu: Saat Kreativitas Dinilai Rp0 dan Berujung Tuntutan 2 Tahun Penjara

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 08:38 WIB

Prajurit TNI Gugur di Lebanon Bertambah, Ledakan Hantam Konvoi UNIFIL saat Misi Perdamaian

Prajurit TNI Gugur di Lebanon Bertambah, Ledakan Hantam Konvoi UNIFIL saat Misi Perdamaian

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 08:32 WIB

Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Jenazah Praka Farizal Segera Dipulangkan ke Indonesia

Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Jenazah Praka Farizal Segera Dipulangkan ke Indonesia

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 07:56 WIB

3 Prajurit TNI Gugur Akibat Serangan Israel, Publik Menantikan Sikap Tegas Prabowo

3 Prajurit TNI Gugur Akibat Serangan Israel, Publik Menantikan Sikap Tegas Prabowo

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 07:35 WIB

Sempat Viral Zebra Cross Hilang, Pemprov DKI Akhirnya Bikin 5 Titik di Tebet

Sempat Viral Zebra Cross Hilang, Pemprov DKI Akhirnya Bikin 5 Titik di Tebet

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 07:33 WIB

Pakar Pidana: Kasus Penyiraman Aktivis KontraS Harus Diadili di Peradilan Umum

Pakar Pidana: Kasus Penyiraman Aktivis KontraS Harus Diadili di Peradilan Umum

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 07:29 WIB

Kasus Amsal Sitepu Disorot DPR: Kriminalisasi terhadap Pekerja Kreatif adalah Keterbelakangan Hukum

Kasus Amsal Sitepu Disorot DPR: Kriminalisasi terhadap Pekerja Kreatif adalah Keterbelakangan Hukum

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 07:27 WIB

Babak Baru Korupsi Kuota Haji: KPK Tetapkan Petinggi Maktour dan Ketum Kesthuri Sebagai Tersangka

Babak Baru Korupsi Kuota Haji: KPK Tetapkan Petinggi Maktour dan Ketum Kesthuri Sebagai Tersangka

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 00:33 WIB