Terkenal Pemilih, Pangeran Harry Akhirnya Kerja di Layanan Kesehatan Mental

Reza Gunadha, Rima Suliastini

Rabu, 24 Maret 2021 | 16:09 WIB
Terkenal Pemilih, Pangeran Harry Akhirnya Kerja di Layanan Kesehatan Mental
Pangeran Harry. (Instagram/@sussexroyal)

Suara.com - Pangeran Harry sudah setahun keluar sebagai Anggota Senior Kerajaan Inggris. Dalam wawancaranya dengan Oprah Winfrey, dia berkata tak lagi mendapat sokongan keuangan dari keluarganya.

Dalam wawancara yang sama, Meghan Markle juga curhat dengan Oprah tentang kesehatan mentalnya yang buruk saat di Inggris. Ia ingin bunuh diri dan tak diizinkan menghubungi profesional karena nama baik keluarga suaminya.

Kini, setelah wawancara kontroversial itu mengudara, Pangeran Harry mulai melihat umpan balik. Adik calon Raja Inggris ini dapat tawaran pekerjaan dari BetterUp, perusahaan yang fokus pada layanan kesehatan mental.

Menyadur Global News Rabu (24/03) Pangeran Harry kini menjabat sebagai chief impact officer di salah satu perusahaan teknologi di Lembah Silikon California itu.

Pangeran Harry dan Meghan Markle. (YouTube/Today)
Pangeran Harry dan Meghan Markle. (YouTube/Today)

"Sebagai Chief Impact Officer pertama BetterUp, tujuan saya adalah untuk mengangkat dialog kritis seputar kesehatan mental, membangun komunitas yang mendukung dan penuh kasih, dan menumbuhkan lingkungan untuk percakapan yang jujur dan rentan," kata Pangeran Harry dalam pernyataan yang dirilis oleh perusahaannya.

"Harapan saya adalah membantu orang-orang mengembangkan kekuatan batin, ketahanan dan kepercayaan diri mereka."

Dia menambahkan bahwa telah bekerja dengan pelatih BetterUp dan menganggapnya sebagai pengalaman yang tak ternilai.

Makna rahasia di balik baju Meghan Markle saat diwawancara Oprah Winfrey. (Instagram/@cbstv)
Makna rahasia di balik baju Meghan Markle saat diwawancara Oprah Winfrey. (Instagram/@cbstv)

CEO BetterUp Alexi Robichaux mengatakan dia tertarik pada "model inspirasi dan pengaruh melalui tindakan" sang pangeran.

"Sebagai warga dunia sejati, dia telah mengabdikan pekerjaan hidupnya untuk memperhatikan beragam kebutuhan orang di mana pun dan mengadvokasi inisiatif kesehatan mental," kata Robichaux dalam pernyataan perusahaan.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pilih Mundur, Harry dan Meghan Markle Ditinggal Direktur Yayasan Archewell

Pilih Mundur, Harry dan Meghan Markle Ditinggal Direktur Yayasan Archewell

Lifestyle | Rabu, 24 Maret 2021 | 09:10 WIB

Meghan Markle Ngaku, Tak Ada Pernikahan Rahasia Sebelum Royal Wedding

Meghan Markle Ngaku, Tak Ada Pernikahan Rahasia Sebelum Royal Wedding

News | Selasa, 23 Maret 2021 | 14:55 WIB

Waduh, Kate Middleton Pernah Dibuat Menangis Sama Pangeran Harry

Waduh, Kate Middleton Pernah Dibuat Menangis Sama Pangeran Harry

Bogor | Minggu, 21 Maret 2021 | 09:10 WIB

Terkini

Bom Molotov di Koja Dipicu Cemburu, Ibu Bonceng Anak Jadi Korban Salah Sasaran

Bom Molotov di Koja Dipicu Cemburu, Ibu Bonceng Anak Jadi Korban Salah Sasaran

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 13:59 WIB

Mikroplastik dan Ledaka Alga Berbahaya: Bagaimana Polusi Plastik Ganggu Keseimbangan Ekosistem

Mikroplastik dan Ledaka Alga Berbahaya: Bagaimana Polusi Plastik Ganggu Keseimbangan Ekosistem

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 13:58 WIB

Greenpeace Cs Sorot APRIL Group, Sebut Pemasok Barunya Perusak Hutan

Greenpeace Cs Sorot APRIL Group, Sebut Pemasok Barunya Perusak Hutan

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 13:55 WIB

Pelemparan Bom Molotov di Koja Terekam CCTV, Diduga Dilakukan 4 Orang

Pelemparan Bom Molotov di Koja Terekam CCTV, Diduga Dilakukan 4 Orang

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 13:34 WIB

Tak Bisa Sembunyi! Polda Jabar Gandeng Meta Lacak Jejak Taufik Penyiksa Kekasih di Rancaekek

Tak Bisa Sembunyi! Polda Jabar Gandeng Meta Lacak Jejak Taufik Penyiksa Kekasih di Rancaekek

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 13:32 WIB

Bukan di Jalanan! Pengamat Sebut Pengerahan Siswa Batam Dukung MBG Justru Rusak Citra Program

Bukan di Jalanan! Pengamat Sebut Pengerahan Siswa Batam Dukung MBG Justru Rusak Citra Program

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 13:30 WIB

Nadiem Sebut Pengadaan Chromebook Darurat Gegara Covid-19: Guru Teriak Minta Laptop

Nadiem Sebut Pengadaan Chromebook Darurat Gegara Covid-19: Guru Teriak Minta Laptop

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 13:27 WIB

Sepakat! Selat Hormuz Dikelola Iran, Bentuk Jalur Komunikasi Darurat dengan AS

Sepakat! Selat Hormuz Dikelola Iran, Bentuk Jalur Komunikasi Darurat dengan AS

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 13:23 WIB

Mimpi Bebas Banjir! Akhirnya Pompa Rawa Buaya akan Dibangun Setelah Bertahun-tahun Diabaikan

Mimpi Bebas Banjir! Akhirnya Pompa Rawa Buaya akan Dibangun Setelah Bertahun-tahun Diabaikan

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 13:09 WIB

Gubernur Bank Iran: Kami Tak Wajib Beli Produk Amerika Setelah Damai

Gubernur Bank Iran: Kami Tak Wajib Beli Produk Amerika Setelah Damai

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 13:07 WIB